Anjing tanah
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Ordo: Orthoptera
Subordo: Ensifera
Infraordo: Gryllidea
Superfamili: Gryllotalpoidea
Famili: Gryllotalpidae
Saussure, 1870

Anjing tanah,[1] sesorok, sigasir,[2] gangsir, atau orong-orong[3] adalah serangga berukuran sedang, berwarna cokelat terang hingga gelap, memiliki kulit pelindung yang tebal yang hidup di dalam tanah, dengan sepasang tungkai depan termodifikasi berbentuk cangkul untuk menggali tanah dan berenang. Orang Jawa menyebutnya orong-orong, di tanah Sunda disebut gaang, sementara dalam bahasa Toba disebut singke. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai mole cricket, atau "jangkrik tikus mondok". Semua anggotanya termasuk dalam keluarga Gryllotalpidae. Serangga yang kadang-kadang ditemukan berlari cepat di sudut pekarangan ini dapat pula terbang hingga sejauh 8ย km dalam musim kawin. Hewan muda memiliki sayap yang pendek. Hewan ini aktif pada malam hari (nokturnal) dan pada musim dingin melakukan hibernasi. Pada musim kawin hewan ini dapat menghasilkan suara melalui mekanisme mirip jangkrik (dengan organ stridulasi), tetapi dengan suara yang jauh berbeda. Suaranya bersifat monoton, tanpa jeda, dan amat mengganggu pendengaran. Bila lubang persembunyiannya didekati, ia akan berhenti bersuara tetapi akan memulai lagi begitu merasa gangguan berlalu.

Anjing tanah memakan segala, meskipun pada dasarnya ia adalah karnivora. Menunya adalah larva-larva serangga lain atau cacing. Bila kekurangan makanan ia akan memakan akar dan rumput-rumputan. Akibat tindakan yang terakhir ini anjing tanah kadang-kadang digolongkan sebagai hama tanaman. Pemangsanya bermacam-macam, mulai dari burung, ayam, tikus, sigung, hingga rubah.

Daur hidup anjing tanah.

Anjing tanah adalah hewan yang agak jarang terlihat karena lebih suka bersembunyi dalam lubang dan aktif pada malam hari mencari makan. Habitat yang disukai adalah ladang yang kering, pekarangan, serta lapangan rumput. Hewan ini dapat ditemukan di semua tempat, kecuali daerah dekat kutub bumi.

Perannya dalam kehidupan manusia tidak terlalu penting. Hewan ini kadang-kadang digolongkan sebagai hama karena perilakunya merusak perakaran atau juga memakannya. Di Asia Timur hewan ini kadang-kadang digoreng dan disantap. Pemelihara burung juga menjadikan orong-orong sebagai bagian pakan hidup. Sekresi yang dihasilkan orong-orong di Cina menjadi bahan pengobatan, dan sekarang mulai diteliti khasiatnya secara farmasi.

Hewan ini juga digunakan dalam pengobatan tradisonal Korea untuk mengobati limfangitis, furunkel, urolitiasis dan retensi urin.[4]

Anjing tanah di beberapa tempat berstatus terancam punah karena peralihan habitat dan erosi tanah. Pembasmian akibat dianggap hama juga mengganggu kehidupannya.

Spesies

sunting

Terdapat sekitar 110 spesies anjing tanah.

Galeri

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Arti kata anjing tanah". Kamus Besar Bahasa Indonesia. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
  2. ^ "Arti kata sigasir". Kamus Besar Bahasa Indonesia. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
  3. ^ "Arti kata orong-orong (2)". Kamus Besar Bahasa Indonesia. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
  4. ^ Seabrooks, Lauren; Hu, Longqin (2017-07-01). "Insects: an underrepresented resource for the discovery of biologically active natural products". Acta Pharmaceutica Sinica B. 7 (4): 409โ€“426. doi:10.1016/j.apsb.2017.05.001. ISSNย 2211-3835.
  5. ^ Anjing tanah dalam prangko Seri Lingkungan Hidup 2008[pranala nonaktif permanen]

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Wereng

Bourgoin T. 1996-2014. FLOW (Fulgoromorpha Lists on The Web): a world knowledge base dedicated to Fulgoromorpha. [1] Lariviรจre, M.-C.; Fletcher, M.J.; Larochelle

Knowledge Graph

Knowledge Graph adalah sebuah basis pengetahuan yang digunakan oleh Google dan layanannya untuk meningkatkan hasil mesin pencarinya dengan informasi yang

Mozilla Thunderbird

pengembang. Forum MozillaZine untuk Mozilla Thunderbird Thunderbird Knowledge Base Thunderbird Features "Firefox's addons are written in JavaScript". Rietta

Percobaan

Eksperimen. Diakses 2 Mei 2010. Trochim, William M., Experimental Design. The Research Methods Knowledge Base, 2nd Edition. Experimental Reserach-A Guide.

Gzip

"How to Extract or Unzip .tar.gz Files in Linux | phoenixNAP KB". Knowledge Base by phoenixNAP (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-12-15

Daftar putar

Multimedia file types that Windows Media Player supports". Microsoft Knowledge Base. Microsoft. November 17, 2010. Diakses tanggal April 11, 2011. Lizzy

OpenDNS

"OpenDNS knowledge base: OpenDNS is not like Site Finder". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-06-30. Diakses tanggal 2009-12-05. "OpenDNS knowledge base: How

Futurolog

264-276 Sohail Inayatullah, ed., The Views of Futurists. Vol 4, "The Knowledge Base of Futures Studies." Brisbane, Foresight International, 2001 Futurist