Koefisien Gini di seluruh dunia

Koefisien Gini adalah pengukuran yang dikembangkan oleh statistikus Italia, Corrado Gini, dan dipublikasikan pada tahun 1912 dalam karyanya, Variabilitร  e mutabilitร .

Koefisien ini biasanya digunakan untuk mengukur kesenjangan pendapatan dan kekayaan. Di seluruh dunia, koefisien bervariasi dari 0.25 (Denmark) hingga 0.70 (Namibia).

Koefisien gini memiliki indeks yang memiliki rentang nilai antara 0 sampai dengan 1. Nilai 0 berarti tidak ada kesenjangan ekonomi, atau perekonomian merata pada daerah tersebut. Sementara itu, nilai 1 menunjukkan nilai kesenjangan maksimal.[1]

Tabel Patokan Nilai Koefisien Gini[2]
Nilai Koefisien Distribusi Pendapatan
< 0,4 Tingkat ketimpangan rendah
0,4 - 0,5 Tingkat ketimpangan sedang
>0,5 Tingkat ketimpangan tinggi

Referensi

sunting
  1. ^ "Tingkat Ketimpangan (Indeks Gini) - Pojok Ekonomi". pojokperekonomian.grobogan.go.id. Diakses tanggal 2021-06-16.
  2. ^ "Gini Ratio" (PDF). DPR.go.id. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-12-10. Diakses tanggal 16 Juni 2021.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Corrado Gini

yang mengembangkan Koefisien Gini, singkatnya ialah 'ukuran ketimpangan dalam hal pendapatan didalam suatu masyarakat'. Selain itu, Gini adalah seorang pendukung

Daftar negara menurut kesetaraan pendapatan

wilayah-tak-merdeka berdasarkan ukuran-ukuran ketidaksetaraan pendapatan, termasuk koefisien Gini, menurut PBB, Bank Dunia, CIA, dan OECD. Karena pengamatan rumah tangga

Kesenjangan ekonomi

kesenjangan ekonomi. Di antara metode pengukuran kesenjagan yang ada, koefisien Gini merupakan indeks yang paling terkenal. Tabel berikut menampilkan pola

Soekarwo

melebihi rata-rata nasional sebesar 4,71 persen. Didukung dengan perbaikan koefisien Gini yang mengukur tingkat disparitas, pembangunan ekonomi Jatim diharapkan

Ekonomi Timor Leste

- Timor Leste | Data". data.worldbank.org. Diakses tanggal 9 Mei 2022. "Gini Index coefficient". CIA World Factbook. Diakses tanggal 9 Mei 2022. Timor

Ekonomi Malaysia

Malaysia". data.worldbank.org. Bank Dunia. Diakses tanggal 23 Mei 2022. "GINI index (World Bank estimate)". data.worldbank.org. World Bank. Diakses tanggal

Denmark

publik, ketimpangan pendapatan jauh lebih rendah. Menurut Eurostat, koefisien Gini Denmark untuk pendapatan sekali pakai adalah yang terendah ke-7 di antara

Kurva Lorenz

tingkat ketidakmerataan atau makin sempurna pembagian pendapatannya. Koefisien Gini adalah ketidakmerataan pembagian pendapatan dalam suatu rasio. Rasio