📑 Table of Contents

Kondensat Bose–Einstein adalah sebuah fase benda yang terbentuk oleh boson didinginkan ke suhu yang mendekati nol mutlak. Kondensat pertama dibuat oleh Eric Cornell dan Carl Wieman pada 1995 di Universitas Colorado Boulder, menggunakan gas atom rubidium yang didinginkan sampai 170 nanoKelvin (nK). Dalam kondisi tersebut, sebagian besar atom jatuh ke keadaan kuantum terendah.

Kondensat Bose-Einstein, pertama kali diprediksi pada tahun 1920 oleh seorang fisikawan asal india yang bernama Setyendra Nath Bose dan kemudian dikaji ulang oleh Albert Einstein. Wujud materi ini dicapai dengan mendinginkan gas hingga suhu mendekati nol mutlak.pada suhu serendah itu, partikel-parikel menempati keadaan kuantum yang sama, membentuk "super atom"[1]

saat ini, para ilmuwan dari divisi ilmu biologi dan fisika (BPS) NASA melakukan penelitian sains kuantum di Jet Propulsion Laboratory NASA yang berada di pasadena, california. para penelitian ini menggunakan lingkungan luar angkasa untuk menjelajahi dunia mekanika kuantum yang aneh dengan cara yang tidak mungkin dilakukan di Bumi dan sejak 2018 telah memproduksi BEC ( Bose-Einstein Condensate ) menggunakan CAL ( Cold Atom Laboratory) di atas stasiun luar angkasa internasional. [2]

Lihat pula

sunting

Pranala luar

sunting

Referensi

sunting
  • S. N. Bose, Z. Phys. 26, 178 (1924)
  • A. Einstein, Sitz. Ber. Preuss. Akad. Wiss. (Berlin) 22, 261 (1924)
  • L.D. Landau, J. Phys. USSR 5, 71 (1941)
  • C. J. Pethick and H. Smith, "Bose-Einstein Condensation in Dilute Gases", Cambridge University Press, Cambridge, 2001.
  • Lev P. Pitaevskii and S. Stringari, "Bose-Einstein Condensation", Clarendon Press, Oxford, 2003.
  • Mackie M, Suominen KA, Javanainen J., "Mean-field theory of Feshbach-resonant interactions in 85Rb condensates." Phys Rev Lett. 2002 Oct 28;89(18):180403.
  • Oxford Experimental BEC Group. http://www-matterwave.physics.ox.ac.uk Diarsipkan 2010-10-13 di Wayback Machine.
  1. ^ Staff, ScienceAlert (2021-02-04). "Bose-Einstein Condensate: What Is The 'Fifth State of Matter'?". ScienceAlert (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-12.
  2. ^ Staff, ScienceAlert (2021-02-04). "Bose-Einstein Condensate: What Is The 'Fifth State of Matter'?". ScienceAlert (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-12.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Albert Einstein

Physik. Einstein juga menerbitkan artikelnya sendiri yang menjelaskan model dan implikasinya, di antaranya adalah fenomena kondensat Bose-Einstein, menjelaskan

Satyendra Nath Bose

tahun 1920-an. Hasilnya antara lain adalah statistik Bose–Einstein dan teori kondensat Bose-Einstein. Untuk mengingat jasanya, namanya dipakai untuk nama

Materi

gas – tetapi keadaan lain dimungkinkan, termasuk plasma, kondensat Bose–Einstein, kondensat fermionik, dan plasma kuark–gluon. Biasanya atom dapat dibayangkan

Carl Wieman

Pada tahun 1995—bersama dengan Eric Allin Cornell—ia menciptakan Kondensat Bose-Einstein. Wieman mendapatkan Sarjana Ilmiah pada 1973 dari Institut Teknologi

Eric Cornell

seorang fisikawan yang bersama Carl E. Wieman, sanggup mensintesis kondensat Bose-Einstein yang pertama pada tahun 1995. Untuk usaha mereka, Cornell, Wieman

Gretchen Campbell

menerima sejumlah penghargaan atas kontribusi penelitiannya mengenai kondensat Bose-Einstein. Saat ini, ia sedang menjalani penugasan di White House Office

Materi eksotis

keadaan yang hasilnya dikenal sebagai kondensat Bose-Einstein. Gas superdingin inilah yang dibicarakan Bose dan Einstein - materi eksotis yang tidak lagi menunjukkan

Atom

maupun intan. Pada suhu mendekati nol mutlak, atom dapat membentuk kondensat Bose-Einstein, di mana efek-efek mekanika kuantum yang biasanya hanya terpantau