Komisi Tinju Profesional Indonesia atau disingkat KTPI, adalah badan tinju nasional Indonesia yang didirikan di Indonesia, menyusul KTI dan ATI.

KTPI didirikan pada 30 Desember 2005 oleh banyak mantan pengurus KTI yang tidak setuju dengan terpilihnya kembali Anthon Sihombing sebagai Ketua Umum. Para pendiri KTPI antara lain: Dr. Tommy Halauwet, mantan Ketua KTI Jakarta, Ruhut Sitompul, mantan Ketua KTI, Daniel Bahari, Promotor Tinju, dll.

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Orang Jawa Suriname

Djojoseparto (PL) Oesman Wangsabesari (KTPI) Remy Karnadi (NDP) Jenny Warsodikromo (NDP) Refano Wongsoredjo (KTPI) yang kebetulan masih cucunya Sarmoedjie

Willy Soemita

menjabat sebagai ketua KTPI, pada tahun 2005, ia memberikan jabatan tersebut kepada Sonny Kertoidjojo menduduki jabatan kepemimpinan KTPI namun masih dididik

Kerukunan Tulodo Pranatan Inggil

Kerukunan Tulodo Pranatan Inggil (KTPI, dulunya Kaum Tani Persatuan Indonesia) adalah sebuah partai politik Jawa di Suriname. Partai politik ini didirikan

Iding Soemita

PI menjadi Kaum Tani Persatuan Indonesia (KTPI) sekaligus mengubah statusnya menjadi partai politik. KTPI menyertai pemilihan umum pertamanya pada Mei

Ongen Saknosiwi

yang menjadi juara dunia pada masanya. Juara Indonesia Kelas Bulu versi KTPI Juara WBC Asia Kelas Bulu - 2 kali Juara Dunia Kelas Bulu versi IBA Juara

Komisi Tinju Indonesia

saat itu, Anthon Sihombing, muncul dua badan tinju nasional baru, ATI dan KTPI, sebagai wujud ketidakpuasan insan tinju atas kepemimpinan Anthon Sihombing

Andrรฉ Soeperman

mundur sebagai Menteri Ekonomi dan digantikan oleh R.S. Soemodihardjo dari KTPI. Keadaan berubah di tengah tahun 1964 ketika August Riboet menggantikan Soemodihardjo

Politik Suriname

(Basis Partij voor Vernieuwing en Democratie) - didominasi etnis Hindustan KTPI (Kerukunan Tulada Pranatan Inggil) - didominasi etnis Jawa Koalisi A-Com