Falentino Sangian menunggangi Atardecer Nagari pada ajang Sawahlunto Derby 2023 | |
| Status konservasi | |
|---|---|
| Nama lain | |
| Negara asal | Indonesia |
| Distribusi | |
| Penggunaan | Pacuan kuda |
| Karakteristik | |
| Berat | Jantan: 450 kg |
| ย | Betina: 400 kg |
| Tinggi | Jantan: 165 cm |
| ย | Betina: 155 cm |
Equus ferus caballus | |
Kuda Pacu Indonesia (disingkat KPI) adalah ras kuda pacu asal Indonesia.[2] Ras ini berasal dari persilangan antara kuda jantan ras unggul (Thoroughbred) impor dengan kuda betina ras lokal. Buku silsilah untuk ras ini dibuat pada tahun 1995.[2]
Sejarah
suntingSekitar tahun 1971, kuda pacu ras unggul (Thoroughbred) Inggris diimpor ke Indonesia dari negara-negara Eropa, Amerika Serikat, dan utamannya dari Australia, yang mengimpor setidaknya 200 ekor kuda.[4]:474[5]:โ474โ Kuda jantan dari ras ini kemudian dikawin silang dengan kuda betina lokal Indonesia lewat sebuah proyek yang bertujuan menghasilkan kuda pacu yang lebih cepat dan lebih kuat di iklim tropis Indonesia. Buku silsilah untuk hasil persilangan tersebut mulai dibuat pada tahun 1995 dengan nama ras Kuda Pacu Indonesia. [4]:474[2]:โ474โ Ras ini didefinisikan sebagai persilangan generasi keempat (F4), dan dengan demikian secara nominal berasal dari rasio 15:1 dari dua jenis induk penyusunnya, yaitu ras unggul dan lokal.[3]:17[6]:17โ:โ36โ Kuda Pacu Indonesia diakui lewat Surat Keputusan Menteri Pertanian Indonesia pada tahun 2013.[7]
Ras kuda ini tersebar di berbagai pulau dan daerah Indonesia, seperti di Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, NTT dan NTB, sebagian besar Sulawesi, serta di Sumatra Barat.[2]
Ciri fisik
suntingKuda Pacu Indonesia merupakan hasil persilangan antara kuda ras unggul dan kuda lokal, hasil persilangan generasi ketiga dan keempat (F3/F4).[6][8]:โ36โ[8]
Tinggi rata-rata (dihitung dari bagian pundak) sekitar 155 cm untuk kuda betina dan 165 cm untuk kuda jantan atau kuda kebiri. Berat badan rata-ratanya masing-masing sekitar 400 kg dan 450 kg.[2]
Kegunaan
suntingKuda-kuda tersebut dibiakkan khusus untuk ajang pacuan kuda.[4]:474:โ474โ
Cahaya Nagari adalah kuda KPI pertama dan satu-satunya yang pernah memenangkan Indonesia Derby pada tahun 2010.[8]:โ201โ
Referensi
sunting- ^ a b Barbara Rischkowsky, Dafydd Pilling (editors) (2007). List of breeds documented in the Global Databank for Animal Genetic Resources, annex to The State of the World's Animal Genetic Resources for Food and Agriculture. Rome: Commission on Genetic Resources for Food and Agriculture, Food and Agriculture Organization of the United Nations. ISBN 9789251057629. Archived 23 June 2020.
- ^ a b c d e f g Breed data sheet: Kuda-Pacu Indonesia / Indonesia (Horse). Domestic Animal Diversity Information System of the Food and Agriculture Organization of the United Nations. Accessed November 2025.
- ^ a b Sofjan Sudardjat (2007). National Report on Animal Genetic Resources Indonesia: A Strategic Policy Document. Archived 16 June 2012. Annex to: Barbara Rischkowsky, Dafydd Pilling (editors) (2007). The State of the World's Animal Genetic Resources for Food and Agriculture. Rome: Commission on Genetic Resources for Food and Agriculture, Food and Agriculture Organization of the United Nations. ISBN 9789251057629. Archived 10 January 2017.
- ^ a b c Valerie Porter, Lawrence Alderson, Stephen J.G. Hall, D. Phillip Sponenberg (2016). Mason's World Encyclopedia of Livestock Breeds and Breeding (sixth edition). Wallingford: CABI. ISBN 9781780647944.
- ^ Sam Bressiac (12 June 1971). Somebody Nobody Talks About. The Bulletin. 93 (4759): 32. Accessed November 2025.
- ^ a b Santie Turangan, Umar Paputungan, Surtijono Edmundus Siswosubroto (April 2019). Body Dimension Factors Affecting Live Weight Estimation Accuracy of Indonesian Local-Thoroughbred Racing Horse. Research Journal of Life Science. 6 (1): 36โ45.
- ^ Aditia Maruli (25 July 2013). Kementan lakukan pelepasan rumpun kuda pacu indonesia (in Indonesian). Antara News. Archived 28 July 2013.
- ^ a b c Muladno, Soehadji, Sri Bandiati, Wirasmono Soekotjo, Oetari Soehardjono (2019). Sejarah Pembentukan Kuda Pacu Indonesia: Rumpun Baru Kuda Indonesia Karya Anak Bangsa (in Indonesian). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. ISBN 9786020622446. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama "kudapacu" didefinisikan berulang dengan isi berbeda