Sungai Reka memasuki ponor yang terhubung ke gua bawah tanah ล kocjan, di Slovenia.

Ponor[1] atau langgah merupakan bukaan alami tempat masuknya aliran air permukaan ke dalam sistem gua bawah tanah. Ponor dapat ditemukan di bentang alam karst yang geologi dan geomorfologinya biasanya didominasi oleh batuan kapur yang berpori. Ponor dapat menguras air sungai atau danau secara terus menerus atau terkadang dapat berfungsi sebagai mata air, mirip dengan estavelles .[2] Secara morfologi, ponor berbentuk seperti lubang dan gua besar, retakan dan gua besar, jaringan retakan kecil, dan saluran sedimen aluvial .[2]

Keterangan

sunting

Sedangkan lubang amblas (doline) merupakan tekanan topografi permukaan dengan lubang atau rongga tepat di bawahnya, ponor merupakan semacam portal di mana aliran sungai atau danau permukaan mengalir sebagian atau seluruhnya di bawah tanah ke dalam sistem air tanah karst.[2] Pengikisan air yang stabil dapat membentuk atau memperbesar portal di batuan (terutama batu kapur ), di konglomerat, atau di material yang lebih longgar. Daerah karst dikenal dengan hilangnya air permukaan melalui ponor-ponor kecil dan munculnya kembali air setelah melewati sistem bawah tanah yang luas.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ "Ponor". Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
  2. ^ a b c d Bonacci, Ognjen (2004). "Ponor". Dalam Gunn, John (ed.). Encyclopedia of Caves and Karst Science (dalam bahasa Inggris). Taylor & Francis. hlm.ย 1282โ€“1284. ISBNย 978-1-57958-399-6.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Tumbang Langgah, Rungan Barat, Gunung Mas

Langgah adalah salah satu desa di wilayah Kecamatan Rungan Barat, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia. Desa Tumbang Langgah berbatasan

Penggogosan

lubang langgah atau dolina, sementara yang lainnya disebabkan oleh runtuhnya gua atau rongga di bawah tanah, dan sebagian besar lubang langgah terbentuk

Kerajaan Bali

Astasura Ratnabhumibanten (ca. 1337-1343 M) Gelar ini terbaca dalam prasasti Langgahan yang berangka tahun 1259 ร‡. Majapahit menaklukkan Bali 1343 M. Dalem Makambika

Kerajaan Bedahulu

Astasura Ratnabhumibanten (ca. 1337-1343 M) Gelar ini terbaca dalam prasasti Langgahan yang berangka tahun 1259 ร‡. Majapahit menaklukkan Bali 1343 M. Perlawanan

Daftar Raja Bali

Astasura Ratnabhumibanten (ca. 1337-1343 M) Gelar ini terbaca dalam prasasti Langgahan yang berangka tahun 1259 ร‡.[butuh sumber yang lebih baik] Majapahit menaklukkan

Mpu Kuturan

akhir pemerintahan Bali Kuno, Sri Astasura Ratna Bumi Banten (Prasasti Langgahan รงaka 1259/ 1337 Masehi). Selama 344 tahun terdapat tidak kurang dari 18

Amblasan

aliran sungai) masuk gua bawah tanah, yang secara khusus dikenal sebagai langgah atau ponor. Cenote adalah jenis amblasan yang memperlihatkan air di bawah

Langgahan, Kintamani, Bangli

Langgahan adalah desa yang berada di kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Indonesia. Desa Langgahan adalah suatu desa bersejarah yang dipetik