Larry Bird
Bird in 2004
Informasi pribadi
Lahir7 Desember 1956 (umurย 69)
West Baden Springs, Indiana
KebangsaanAmerican
Tinggi6ย ft 9ย in (2,06ย m)
Berat220ย pon (100ย kg)
Informasi karier
Sekolah menengah atasSprings Valley
(French Lick, Indiana)
Perguruan tinggiIndiana State (1976โ€“1979)
Draf NBA1978 / Babak: 1 / Urutan pemilihan: ke-6 secara keseluruhan
Dipilih oleh Boston Celtics
Karier bermain1979โ€“1992
PosisiSmall forward / Power forward
Nomor33
Karier kepelatihan1997โ€“2000
Riwayat karier
Sebagai pemain:
1979โ€“1992Boston Celtics
Sebagai pelatih:
1997โ€“2000Indiana Pacers
Prestasi dan pencapaian karier
As player:

As coach:

As executive:

Statistik karier NBA
Points21,791 (24.3 ppg)
Rebounds8,974 (10.0 rpg)
Assists5,695 (6.3 apg)
Statistik pemain di Basketball-Reference.com
Basketball Hall of Fame as player
College Basketball Hall of Fame
Dimasukkan pada tahun 2006
Medali

Larry Joe Bird (lahir 7 Desember 1956) adalah pemain bola basket Amerika Serikat terdahulu yang bermain di NBA, diakui dan diingat sebagai salah satu yang terhebat dalam semua permainannya, dan mungkin yang tergesit clutch. Masuk dalam NBA Draft urutan ke-6 secara keseluruhan oleh Boston Celtics tahun 1978, Bird bermain sebagai small forward dan power forward untuk 13 musim. Ia pensiun sebagai pemain NBA pada tahun 1992. Bird telah divoting oleh NBA's 50th Anniversary All-Time Team[1] pada tahun 1996 dan dimasukkan ke dalam Naismith Memorial Basketball Hall of Fame[1] in 1998.

Setelah bekerja sebagai asisten di depan kantor Celtics dari 1992 sampai 1997, Bird bertugas sebagai pelatih kepala di Indiana Pacers dari 1998 sampai 2000. Tahun 2003, ia diasumsikan untuk bertugas sebagai presiden operasional untuk Pacers, yang mana jabatan itu sekarang masih dipertahankan. Ia bertinggi badan 206ย cm.

Biografi

sunting

Bird lahir di West Baden Springs, Indiana, putra dari Georgia dan Joe Bird. Ia tumbuh di West Baden dan di perbatasan kota French Lick, yang mana di situ ia dijuluki "the Hick from French Lick saat karier nya menanjak. Bahaya finansial mengganggu keluarga Bird pada masa kecil Larry. Pada tahun 1988 diwawancarai oleh Sports Illustrated, Bird menceritakan bagaimana ibunya akan melakukan sesuatu dari keluarga yang pendapatannya sedikit: "Apabila bank telah berhak membayar, dan kita memerlukan sepatu, ia tidak akan mendapatkan sepatu, dan akan membuat perjanjian dengan orang-orang bank tersebut. Aku tidak akan mengartikan ia tidak membayar ke bank, tetapi anak-anak akan selalu menjadi yang pertama.[2] Bird kadang-kadang mengirimkan langsung dengan hak neneknya pada perjuangan keluarga. melewati masa kanak - kanak sebagai orang kurang mampu, Bird berkata "memotivasiku hingga hari ini" sebagaimana ia utarakan pada Sports Illustrated [2]

Perjuangan keluarga Bird untuk melawan kemiskinan diperparah oleh Joe Bird yang alkoholik dan pribadi yang sulit dimengerti. Tahun 1975, setelah orang tua Bird bercerai, ayahnya melakukan bunuh diri.

Biarpun masalah domestik rumah tangga keluarga bird tetap mengganggunya, pada tahun kedua di sekolah menengah atas, Larry Bird menjadi salah satu pemain Bola basket yang terbaik di French Lick. Dia menjadi bintang untuk tim SMA Spring Valley di French Lick/West Baden, di mana dia menjadi pemegang rekor pertama untuk point. Gambar dia juga dipajang di sekolah itu, ditempat yang sekarang dikenal menjadi Larry Bird Boulevard di French Hick.

Tahun Kuliah

sunting

Pada tahun 1974 Larry Bird mendapatkan beasiswa dari Universitas Indiana. Universitas ini adalah salah satu universitas ternama untuk program bola basket mahasiswa-nya, di pimpin oleh pelatih terhormat Bobby Knight. Namun, dia merasa tidak kerasan dan merasa tidak cocok dengan besarnya dan populasi Universitas Indiana, lalu dia meninggalkan universitas itu setelah sebulan mulai dan pulang ke French Lick. Setelah daftar di perguruan tinggi lokal dan mendapatkan beberapa kerja sampingan di kotanya, lalu dia mendaftarkan diri ke Universitas Negri Indiana, di mana dia dilatih oleh Bob King yang setelah itu digantikan oleh Bill Hodges. Pada tahun ajaran terakhirnya, Bird memimpin ISU Sycamores ke final turnamen NCAA pada tahun 1979, tetapi di kalah kan oleh Unversitas Negeri Michigan, yang di motori oleh lawan rival masa depannya di NBA, Ervin "Magic" Johnson. Tim Bola basket ISU Sycamores pada tahun itu berprestasi dengan rekor menang-kalah 33-1. Pada tahun itu juga Bird mendapat Perhargaan Naismith dan Perhargaan Wooden yang diberikan untuk atlet pria bola basket terbaik tingkatan mahasiswa. Hanya dengan bermain 3 tahun di Universita Negeri Indiana, dia meninggalkan kampus itu dengan prestasi sebagai pemegang rekor tertinggi kelima untuk point di tingkatan NCAA (Liga basket Mahasiswa), dengan menghasilkan rata-rata 30.3PPG, 13.3RPG dan 4.6 APG.

Referensi

sunting
  1. ^ "HoopHall". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-05-16. Diakses tanggal 2006-12-30.
  2. ^ a b "SportsIllustrated". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-09-30. Diakses tanggal 2006-12-30.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Penghargaan Pemain Terbaik NBA

yang memenangkan penghargaan empat kali dalam lima musim. Moses Malone, Larry Bird, dan Magic Johnson masing-masing memenangkan penghargaan tiga kali, sementara

Twitter

perusahaan berkicau mengenai evolusi logo "Larry the Bird", mengungkapkan bahwa logo tersebut dinamai berdasarkan Larry Bird, pemain NBA dari Boston Celtics. Pada

Daftar juara NBA

satu sama lain dalam final. Tim pemenang seri menerima Trofi Kejuaraan Larry O'Brian. Format kandang dan Tandang dalam NBA Final adalah sebuah format

Dennis Rodman

meskipun Rodman melakukan tugas yang layak untuk menjaga bintang mereka, Larry Bird. Tahun 1988, Rodman melihat banyak pertunjukkan bintang yang potensial

33 (angka)

pensiun oleh Baltimore Orioles pada tahun 1998. Nomor Jersey pemain basket Larry Bird. Nomor itu pensiun pada tanggal 4 Februari 1993 oleh Boston Celtics. Nomor

Boston Celtics

kali. Empat pemain Celtics (Bob Cousy, Bill Russell, Dave Cowens dan Larry Bird) telah memenangkan penghargaan NBA Most Valuable Player Award dengan rekor

Jayson Tatum

pertama yang mencetak 25 poin atau lebih dalam pertandingan playoff sejak Larry Bird selama playoff NBA 1980, juga melawan 76ers. Setelah membukukan 21 poin

Penghargaan Pemain Terbaik Final NBA

saat tim mengalami kekalahan di final. Willis Reed, Kareem Abdul-Jabbar, Larry Bird, Hakeem Olajuwon, Kobe Bryant, dan Kevin Durant memenangi penghargaan