HNLMS De Zeven Provinciën
| |
| Tentang kelas | |
|---|---|
| Pembangun: | Rotterdamsche Droogdok Maatschappij Wilton-Fijenoord |
| Operator: | |
| Didahului oleh: | missing name |
| Digantikan oleh: | Fregat kelas Tromp |
| Biaya: | Kira-kira ƒ 126-190 juta (keseluruhan proyek)[1] |
| Dibangun: | 1939–1953[note 1] |
| Bertugas: | 1953–2017 |
| Selesai: | 2 |
| Dibuang: | 2 |
| Ciri-ciri umum | |
| Kelas dan jenis | Kapal penjelajah ringan |
| Berat benaman | 12.040 ton |
| Panjang | 187,32 m (614,6 ft) |
| Lebar | 17,25 m (56,6 ft) |
| Daya muat | 6,72 m (22,0 ft) |
| Pendorong |
|
| Kecepatan | 32 kn (59 km/h; 37 mph) |
| Jangkauan | 7,000 nmi (12,964 km; 8,055 mi) pada 12 kn (22 km/h; 14 mph) |
| Awak kapal | 793 |
| Senjata |
|
| Pelindung |
|
Kelas De Zeven Provinciën (juga disebut kelas Eendracht) adalah sebuah kelas kapal penjelajah ringan. Mereka dibangun oleh Rotterdamsche Droogdok Maatschappij (RDM) dan Wilton-Fijenoord untuk Angkatan Laut Kerajaan Belanda. Nama De Zeven Provinciën mengacu pada tujuh provinsi yang membentuk Republik Belanda pada tahun 1581.
Desain
suntingBab atau bagian ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. |
Pada tahun 1930-an, Terdapat peningkatan kesadaran di Belanda tentang ancaman yang ditimbulkan oleh Angkatan Laut Kekaisaran Jepang terhadap Hindia Belanda. Untuk menghadapi hal ini, Koninklijke Marine memulai program ekspansi angkatan laut besar-besaran pada tahun 1932, yang mencakup pembangunan dua kapal penjelajah ringan baru sebagai pengganti kapal penjelajah kelas Java yang sudah tua. Desain tersebut merupakan penyempurnaan dari desain missing name sebelumnya dan lunas kedua kapal diletakkan pada tahun 1939. Kapal pertama dinamai Kijkduin, kemudian diubah menjadi Eendracht, dan kapal kedua dinamai De Zeven Provinciën, sehingga menjadi nama kelas tersebut. Persenjataan utama dirancang sebagai dua meriam tiga laras dan dua meriam dua laras Bofors 152 mm/53 kaliber.
Namun, pembangunan terhenti karena invasi Jerman ke Belanda pada tanggal 10 Mei 1940. De Zeven Provinciën baru selesai 25% dan Kijkduin 12%. Jerman mendesain ulang persenjataan utama kapal-kapal tersebut. De Zeven Provinciën direncanakan dengan empat menara ganda meriam 15 cm SK C/28. Eendracht direncanakan akan menggunakan meriam-meriam yang lebih kecil yang diambil dari kapal tempur yang rusak, tetapi jenis meriam pastinya tidak diketahui. Pihak Jerman melanjutkan pembangunan De Zeven Provinciën yang lebih maju daripada kembarannya; kemudian namanya diubah menjadi KH1 ("KH" berarti "Kreuzer Holland") dan dimodifikasi dengan memasang Haluan Atlantik. Eendracht diubah namanya menjadi KH2. Pembangunan berjalan sangat lambat karena kapasitas galangan kapal digunakan untuk tujuan lain dan sabotase oleh perlawanan Belanda memengaruhi kemajuan. Pada tanggal 24 Desember 1944, KH1 diluncurkan untuk digunakan sebagai kapal blok di Nieuwe Waterweg Rotterdam namun tindakan ini tidak pernah dilaksanakan.
Setelah berakhirnya Perang Dunia II, pembangunan kedua kapal tersebut dilanjutkan dengan desain yang dimodifikasi yang menggabungkan pelajaran dari perang. Persenjataan dimodifikasi dari dua meriam tiga laras dan dua meriam dua laras Bofors 152 mm/53, enam meriam anti udara 40 mm dan dua tabung torpedo rangkap tiga 533 mm menjadi empat meriam kembar Bofors 152 mm/53, empat meriam kembar Bofors 57 mm/60 dan delapan meriam tunggal Bofors 40 mm/70. Sistem propulsi yang lebih baik juga dipasang, serta cerobong asap kedua dan elektronik canggih. Nama-nama juga diubah dengan Eendracht menjadi De Zeven Provinciën dan De Zeven Provinciën yang sebelumnya diubah menjadi De Ruyter. Kedua kapal tersebut akhirnya ditugaskan oleh Angkatan Laut Kerajaan Belanda pada tahun 1953.
| 1938 | 1939 | 1940 | 1940/41 | 1945 | 1947 | 1950 | 1978 | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| RDM | Kruiser 1939 | Kijkduin | Eendracht | KH 2 | Eendracht | De Ruyter | De Zeven Provinciën (C802) | Aguirre |
| Wilton Fijenoord | Kruiser 1938 | De Zeven Provinciën | De Zeven Provinciën | KH 1 | De Zeven Provinciën | De Zeven Provinciën | De Ruyter (C801) | Almirante Grau |
Kapal-kapal dikelasnya
suntingAda dua kapal dalam kelas tersebut: HNLMS De Zeven Provinciën (berganti nama menjadi De Ruyter in 1947) dan Kijkduin (berganti nama menjadi Eendracht c. 1940, De Ruyter pada tahun 1944 dan De Zeven Provinciën pada tahun 1947). Kedua kapal tersebut menikmati masa layanan yang panjang, pertama di Koninklijke Marine (hingga awal tahun 1970-an) dan kemudian di Marina de Guerra del Perú.
| Data pembangunan kelas De Zeven Provinciën | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Nama | Nomor panji | Pembangun | Pasang lunas | Diluncurkan | Ditugaskan | Dinonaktifkan | Nasib | |
| De Zeven Provinciën (eks-Kijkduin, eks-Eendracht, eks-De Ruyter) |
C802 | Rotterdamsche Droogdok Maatschappij, Rotterdam | 19 Mei 1939 | 22 Agustus 1950 | 18 November 1953 | 16 Oktober 1975 | Dijual kepada Peru, Agustus 1976; Dinonaktifkan, Maret 1999; Dibongkar, 2000 | |
| De Ruyter (eks-De Zeven Provinciën) |
C801 | Wilton-Fijenoord, Schiedam | 5 September 1939 | 24 Desember 1944 | 18 November 1953 | 12 Oktober 1972 | Dijual kepada Peru, Maret 1973; Dinonaktifkan, September 2017; Direncanakan untuk dilestarikan sebagai kapal museum;[2] Dijual untukn dibongkar pada bulan Juli 2022.[3] | |
Angkatan Laut Kerajaan Belanda
sunting
Dalam dinas Belanda, kedua kapal tersebut berpartisipasi dalam beberapa latihan NATO, dan sering digunakan sebagai kapal bendera untuk berbagai satuan tugas angkatan laut. Antara tahun 1962 dan 1964, De Zeven Provinciën Kapal tersebut menjalani reparasi besar-besaran oleh RDM yang mencakup penghapusan dua menara meriam bagian belakang dan pemasangan sebuah sistem RIM-2 Terrier SAM. Kurangnya dana menghalangi dilakukannya modifikasi yang sama pada De Ruyter, yang sudah dinonaktifkan pada tahun 1972. Kapal saudarinya mengikuti jejak yang sama pada tahun 1975; kapal-kapal penjelajah tersebut digantikan dalam dinas Belanda oleh dua fregat kelas Tromp.
Angkatan Laut Peru
suntingDe Ruyter diperoleh oleh Angkatan Laut Peru dan ditugaskan kembali pada tahun 1973 sebagai kapal bendera armada BAP Almirante Grau. De Zeven Provinciën juga dibeli pada tahun 1976, RIM-2 Terrier SAM miliknya dilepaskan dan digantikan oleh hanggar dan dek penerbangan untuk helikopter ASH-3D Sea King. Pada tanggal 16 November 1977, dia meninggalkan galangan kapal RDM sebagai BAP Aguirre.[4] Dari tahun 1985 hingga 1988, Almirante Grau menjalani modernisasi besar-besaran oleh Amsterdam Naval Services (ANS), yang memungkinkan kapal tersebut tetap beroperasi, sedangkan Aguirre dinonaktifkan pada tahun 1999. Almirante Grau dinonaktifkan pada tahun 2017,[5] dan pada tahun 2019, sempat dikabarkan bahwa dia akan dilestarikan sebagai kapal museum. Namun, kemudian pada bulan Februari 2022 diumumkan bahwa Pemerintah Peru memutuskan untuk membuka tender penjualan kapal tersebut.[6] Pada bulan Juli 2022, kapal tersebut dipindahkan dari pelabuhannya di Peru untuk dibongkar. [7]
Lihat pula
suntingCatatan
sunting- ^ Konstruksi tertunda akibat Perang Dunia II
Kutipan
sunting- ^ Jaime Karremann (2018-02-26). "Kruisers De Ruyter en De Zeven Provinciën (1953)" (dalam bahasa Belanda). marineschepen.nl. Diakses tanggal 2018-03-20.
- ^ "Perú convertirá en museo de sitio al crucero ligero BAP Almirante Grau – Máquina de Combate". Diarsipkan dari asli tanggal 2020-07-29. Diakses tanggal 2019-08-10.
- ^ "Onverwachts einde: oude kruiser De Ruyter op weg naar sloop". MarineSchepen.nl (dalam bahasa Belanda). 2022-07-08. Diakses tanggal 2022-09-13.
- ^ Chesneau p.389
- ^ "Perú convertirá en museo de sitio al crucero ligero BAP Almirante Grau – Máquina de Combate". Diarsipkan dari asli tanggal 2020-07-29. Diakses tanggal 2019-08-10.
- ^ "Onverwachts einde: oude kruiser De Ruyter op weg naar sloop". MarineSchepen.nl (dalam bahasa Belanda). 2022-07-08. Diakses tanggal 2022-09-13.
- ^ Karremann, Jaime. "Toch onverwachts: oude kruiser De Ruyter op weg naar sloop". Marineschepen.nl. Diakses tanggal 2025-04-24.
Bibliografi
sunting- Chesneau, Roger, ed. (1980). Conway's All the World's Fighting Ships 1922-1946. Greenwich: Conway Maritime Press. ISBN 978-0-85177-146-5.
- Moore, John (ed.), Jane's Fighting Ships 1974–75. Franklin Watts Inc., 1975.
- (dalam bahasa Spanyol) Rodríguez Asti, John, Cruceros. Buques de la Marina de Guerra del Perú desde 1884. Dirección de Intereses Marítimos, 2000.
- netherlandsnavy.nl
- Veenstra, A.J.C. (1986). De kruisers De Ruyter en De Zeven Provinciën. Meppel: Ten Brink. ISBN 978-90-248-7502-3.
- Karremann, Jaime (January 20, 2015). "Kruisers De Ruyter en De Zeven Provinciën (1953)" (dalam bahasa Belanda). marineschepen.nl. Diarsipkan dari asli tanggal March 25, 2017. Diakses tanggal March 3, 2018.
- Teitler, G. (1984). De strijd om de slagkruisers. Dieren: De Bataafsche Leeuw. ISBN 978-9067070287.
- van Dijk, A. (1988). "Re: The Dutch Shipbuilding Program of 1939". Warship International. XXV (3): 225. ISSN 0043-0374.
- W.H.E., van Amstel (1991). De schepen van de Koninklijke Marine vanaf 1945. Alkmaar: De Alk. ISBN 978-9060139974.
Bacaan lanjutan
sunting- Friedman, Norman "Anti-Aircraft Cruisers: The Life of a Class" United States Naval Institute Proceedings January 1965
- Nooteboom. Marineblad (dalam bahasa Dutch). Vol. 126. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- Wouters. Marineblad (dalam bahasa Dutch). Vol. 127. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)