Es laut di lepas pesisir Alaska

Es laut adalah air laut yang membeku. Es laut menyelimuti sekitar 7% permukaan Bumi dan sekitar 12% samudra di dunia.[1][2]

Referensi

sunting
  1. ^ NOAA Sea Ice essay
  2. ^ Weeks, Willy F. (2010). On Sea Ice. University of Alaska Press. hlm.ย 2. ISBNย 978-1-60223-101-6.

Glosarium es laut

sunting

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Es

siklus air dan iklim Bumi. Es jatuh dari atmosfer sebagai butiran salju dan hujan es atau terjadi sebagai es atau paku es. Molekul es memiliki delapan belas

Bumi

911,4ย m di bawah permukaan laut. Massa lautan kira-kira 1,35ร—1018ย metrik ton, atau sekitar 1/4400 dari massa total Bumi. Lautan mencakup area seluas 3,618ร—108ย km2

Laut Jawa

Indonesia. Laut ini relatif muda, terbentuk pada Zaman Es terakhir (sekitar 12.000 tahun Sebelum Masehi) ketika dua sistem sungai bersatu. Di barat lautnya, Selat

Arktik

oleh sedikit pohon dan juga terdapat organisme yang hidup di es, seperti ikan, mamalia laut, burung dan beberapa komunitas manusia. Kata Arktik berasal

Hanyutan es

Hanyutan es (bahasa Inggris: Drift icecode: en is deprecated ) adalah es laut manapun selain es cepat (bahasa Inggris: fast icecode: en is deprecated )

Pemanasan global

permukaan lautan juga akan menghangat, sehingga volumenya akan membesar dan menaikkan tinggi permukaan laut. Pemanasan juga akan mencairkan banyak es di kutub

Es teler

sirop), kadang ditambahkan santan, kemudian ditambah es (es batu atau es serut). Asal mula dari es teler diketahui berasal dari Kabupaten Sukoharjo. Pada

Samudra Selatan

dan sering menjadi intens karena perbedaan suhu antara es dan lautan terbuka. Wilayah lautan dari sekitar lintang 40 selatan hingga Lingkaran Antartika