Timbunan lignit (atas) dan briket lignit

Lignit, sering kali disebut sebagai batubara coklat,[1] adalah sebuah batuan sedimenter coklat dan halus yang terbentuk dari gambut yang terkompres secara alami. Lignit dianggap sebagai tingkatan terrendah dari batubara karena suhu panasnya yang relatif rendah. Lignit memiliki kandungan karbon sekitar 60โ€“70 persen.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ a b Kopp, Otto C. "Lignite" in Encyclopรฆdia Britannica

Pranala luar

sunting
  • "Coal and lignite domestic consumption". Global Energy Statistical Yearbook. 2016.
  • Geography in action โ€“ an Irish case study Diarsipkan 2010-07-22 di Wayback Machine.
  • Photograph of lignite Diarsipkan 2010-04-19 di Wayback Machine.
  • Coldry:Lignite Dewatering Process
  • Why Brown Coal Should Stay in the Ground
  • Victoria Australia Brown Coal Factsheet
  • Australian mines atlas[pranala nonaktif permanen]

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Jerman

Sumber daya alam yang banyak ditemukan adalah bijih besi, batu bara, kayu, lignit, uranium, tembaga, gas alam, nikel, dan air. Jerman adalah negara demokrasi

Batu bara

Diagenetik atau Biokimia, dimulai pada saat material tanaman terdeposisi hingga lignit terbentuk. Agen utama yang berperan dalam proses perubahan ini adalah kadar

Andi Syamsuddin Arsyad

dugaan suap korporasi dalam kasus ini. Dalam aktivitas ekspor batu bara dan lignit, beberapa perusahaan perantara yang terdaftar di yurisdiksi dengan transparansi

Beton bertulang

harus bebas dari zat berbahaya seperti kotoran organik, lumpur, tanah liat, lignit dll. Campuran beton yang khas memiliki ketahanan tinggi terhadap tekanan

Kota Palangka Raya

siur. Batu lempung warna kelabu, agak lunak, karbonan setempat mengandung lignit, tersingkap sebagai sisipan dalam batu pasir dengan ketebalan 20โ€“60ย cm.

Ekonomi Jerman

bahan mentah. Hanya lignit dan potas yang tersedia dalam jumlah besar. Sebagian besar pembangkit listrik di Jerman menggunakan lignit sebagai sumber bahan

Perang Bosnia

kekayaan akan tambang bauxit, magnesium, asbes, dalomit, batubara, minyak, lignit, garam dan lain-lain, merupakan tambang yang potensial bagi berjalannya

Berlin

perusahaan asal Swedia, Vattenfall, yang menggunakan lignit sebagai bahan bakar utama. Karena pembakaran lignit menghasilkan emisi beracun, Vattenfall mengumumkan