Peta Lima Hegemon selama Zaman Musim Semi dan Gugur Dinasti Zhou

Lima Hegemon (Hanzi: 五霸; Pinyin: Wǔ Bà), juga dikenal sebagai Lima Hegemon Musim Semi dan Gugur (Hanzi: 春秋五霸; Pinyin: Chūnqiū Wǔ Bà) merupakan sebuah gelar yang diberikan selama Zaman Musim Semi dan Gugur, di Tiongkok, kepada negara-negara yang berturut-turut memperoleh hegemoni atas negara-negara lain.

Lima Hegemon

sunting

Dua catatan sejarah Tiongkok mencatatkan dua daftar yang berbeda. Di Catatan Sejarawan Agung karya Sima Qian, kelima hegemon tersebut adalah:

Catatan

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kompas Gramedia

16 Pers di Masa Orde Baru Pers dalam "Revolusi Mei": runtuhnya sebuah hegemoni Tempo interaktif, Volume 8 Who Disciplines Indonesian Banks?: A Study of

Mahabharata

kuda tersebut berlari akan diakui sebagai wilayah hegemoni kerajaan yang dipimpin Yudistira. Lima belas tahun setelah Yudistira dinobatkan sebagai raja

Filipus II dari Makedonia

melawan Iliria, Trakia dan Polis Yunani, ia menjadikan Makedonia sebagai hegemoni di Yunani Kuno. Setelah mengalahkan Athena dan Thiva dalam Pertempuran

RCTI

Diakses tanggal 2021-02-28. "Pers dalam "Revolusi Mei": runtuhnya sebuah hegemoni". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-11-27. Diakses tanggal 2022-11-27.

Al-Ghazali

Gramedia. hlm. vii. ISBN 979-902-308-4. ; (Indonesia) Husaini, Adian (2006). Hegemoni Kristen-Barat dalam studi Islam di perguruan tinggi. Gema Insani. hlm. 9

Indonesia

2014). "Pembelajaran Bahasa Asing di Indonesia: Antara Globalisasi dan Hegemoni". Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra. 14 (1): 1. doi:10.17509/bs_jpbsp

Dinasti Tang

dikendalikan secara tidak langsung melalui sistem protektorat. Selain hegemoni politik, pengaruh budaya Tang juga terasa kuat di negara-negara tetangga

Gerakan Nonblok

segala bentuk agresi militer, pendudukan, dominasi, interferensi atau hegemoni dan menentang segala bentuk blok politik. Mereka merepresentasikan 55 persen