Belalang
Belalang
Informasi umum
JenisPesawat ringan
PabrikanLIPNUR
Perancang
Nurtanio

Belalang adalah pesawat produksi LIPNUR cikal bakal dari PT Dirgantara Indonesia. Pesawat ini merupakan versi sayap rendah dari Piper J-3 Cub yang saat itu sudah dimiliki Indonesia. Purwarupa Nu-85 terbang pertama kali pada 17 April 1958 dan produksi pertama Nu-90 dilakukan pada 1959. Pesawat ini digunakan sebagai pesawat latih di TNI AU.[1]

Varian

sunting
  • Belalang 85 - purwarupa
  • Belalang 90 - pesawat produksi, diproduksi 5 buah
  • Belalang 90A - Mesin Continental O-200 75 kW (100 hp) menggantikan Continental C-90-12F 67 kW (90 hp) yang digunakan sebelumnya, kanopi geser, bagian roda yang diubah.[2]

Spesifikasi (90A)

sunting

Data dari Jane's All The World's Aircraft 1965-66 [2]

Ciri-ciri umum

Kinerja

  • Laju jelajah: 130 km/h (70 knots, 80 mph)
  • Jangkauan: 564 km
  • Langit-langit batas: 3,700 m
  • Laju tanjak: 2.3 m/s

Lihat juga

sunting

Referensi

sunting
  • Taylor, John W. R. Jane's All The World's Aircraft 1965-66. London: Sampson Low, Marston, 1965.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

LIPNUR Kunang

Editions. hlm. 62. Harapan dan Tanggapan Pemerhati dan Mitra Diarsipkan 2009-08-29 di Wayback Machine. (Indonesia) LIPNUR Super Kunang LIPNUR Belalang l b s

Dirgantara Indonesia

berpengalaman dalam industri dirgantara. Lembaga Industri Penerbangan Nurtanio (Lipnur) memulai sejarahnya pada tanggal 16 Desember 1961 saat TNI Angkatan Udara

Nurtanio Pringgoadisuryo

Indonesia yang dinamai Sikumbang, disusul dengan Kunang-kunang (mesin VW) dan Belalang, dan Gelatik (aslinya Wilga) serta mempersiapkan produksi F-27. Cita-citanya

Achmad bin Talim

perancangan dan perakitannya, seperti Pesawat Sikumbang, LIPNUR Kunang, dan LIPNUR Belalang. Achmad bin Talim juga merakit pesawat helikopter yang pertama

Piper J-3 Cub

WTA Inc. LIPNUR, cikal bakal dari PT Dirgantara Indonesia pernah membuat versi sayap rendah dari pesawat J-3 Cub yang dinamakan LIPNUR Belalang pada tahun