Bahasa mati atau bahasa punah adalah bahasa yang tidak lagi memiliki penutur asli atau memang tidak dipergunakan lagi. Sebuah bahasa mati mungkin masih bisa dipelajari melalui tulisan atau rekaman, tetapi tetap saja bahasa itu dikategorikan punah, kecuali bila masih ada penutur yang fasih.[1]

Apabila bahasa tersebut sempat didokumentasikan, ada kemungkinan bahasa mati dapat dihidupkan kembali. Namun, hal ini jarang sekali terjadi.

Beberapa contoh bahasa mati antara lain:

Bahasa liturgis

sunting

Bahasa yang tidak memiliki penutur asli lagi, tetapi masih digunakan sebagai bahasa untuk mengiringi ritual keagamaan disebut bahasa liturgis.

Contoh bahasa liturgis:

Sering, bahasa-bahasa liturgis ini merupakan bentuk yang kuno dari beberapa bahasa mutakhir yang bisa dianggap anak bahasanya.

Referensi

sunting
  1. ^ Crystal, David (2002). Language Death. Cambridge University Press. hlm.ย 11. ISBNย 0521012716. A language is said to be dead when no one speaks it any more. It may continue to have existence in a recorded form, of course traditionally in writing, more recently as part of a sound or video archive (and it does in a sense 'live on' in this way) but unless it has fluent speakers one would not talk of it as a 'living language'.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Bahasa Sanskerta

"Ethnologue report for language code: pli". Ethnologue. Diakses tanggal 20 July 2018. P.S. Krishnavarma (1881). Sanskrit as a living language in India: Journal

Penguin Group

Children's Beginner Books Golden Information Books on Tape Fodor's Living Language The Princeton Review Prima Games Britania Raya Cornerstone Hutchinson

Doubleday

Children's Beginner Books Golden Information Books on Tape Fodor's Living Language The Princeton Review Prima Games Britania Raya Cornerstone Hutchinson

Random House

Children's Beginner Books Golden Information Books on Tape Fodor's Living Language The Princeton Review Prima Games Britania Raya Cornerstone Hutchinson

Penguin Books

Children's Beginner Books Golden Information Books on Tape Fodor's Living Language The Princeton Review Prima Games Britania Raya Cornerstone Hutchinson

Bantam Books

Children's Beginner Books Golden Information Books on Tape Fodor's Living Language The Princeton Review Prima Games Britania Raya Cornerstone Hutchinson

Hentai

Driscoll, Mark (13 July 2010). Absolute Erotic, Absolute Grotesque: The Living, Dead, and Undead in Japan's Imperialism, 1895โ€“1945. Durham/London: Duke

New American Library

Children's Beginner Books Golden Information Books on Tape Fodor's Living Language The Princeton Review Prima Games Britania Raya Cornerstone Hutchinson