Lauh Idalion yang ditulis pada abad ke-5 SM.

Lauh Idalion adalah lauh perunggu yang ditulis pada abad ke-5 SM yang ditemukan di Idalion (bahasa Yunani: Ιδάλιον), Siprus. Tulisan dalam lauh ini menggunakan aksara suku kata Siprus memakai bahasa Yunani Arkadiasiprus.[1]

Lauh itu disimpan di tempat penyimpanan resmi kuno kuil Athena di akropolis barat Idalion, tempat lauh ini ditemukan pada tahun 1850 oleh seorang petani dari desa Dali, Siprus.[2] Lauh ini dibeli oleh Honoré Théodoric d'Albert de Luynes, yang kemudian menyumbangkannya ke Bibliothèque Nationale de France pada tahun 1862. Sekarang disimpan di Cabinet des médailles, Paris.[3] Namun, aksara tersebut tidak dapat diuraikan hingga ditemukannya prasasti dwibahasa Idalion.

Lauh ini sangat penting mencatat sejarah kerajaan Siprus. Lauh ini diukir di kedua sisi dengan tulisan panjang yang merekam perjanjian yang dibuat oleh "sang raja dan kota" dan memberikan hadiah kepada keluarga tabib yang memberikan layanan kesehatan gratis untuk para korban ketika kota itu dikepung oleh bangsa Persia dan penduduk dari Kition pada tahun 478-470 SM. Lauh ini juga mencatat tentang tata politik dan keadaan sosial ekonomi selama perang. Keputusan bersama raja dan warga menunjukkan sifat demokratis kota, mirip dengan model Yunani pada umumnya. Lauh ini juga menceritakan tentang sistem kesejahteraan sosial paling kuno yang dikenal.[2]

Terjemahan

sunting
Pemindaian tulisan prasasti.

Kira-kira dua baris lauh diterjemahkan sebagai berikut:

...mereka memerintahkan Onasilon (putra) Onasikupron sang tabib dan saudara-saudaranya untuk menyembuhkan orang-orang yang terluka dalam pertempuran tanpa bayaran.[4]

Di bawah ini adalah alih aksara Latin dalam terjemahan bahasa Yunani, ditranskripsikan dari aksara Siprus. Baris 3 dimulai dengan karakter suku kata ro (seperti 'lingkaran tali, ujung terbuka ke bawah'; lingkaran adalah setengah bagian atas karakter), dan baris 4 dimulai dengan karakter suku kata ma (sebuah 'X', dengan huruf kecil terbalik- karat di inti atas):

...anógon-(a-no-ko-ne) Onasilon-(o-na-si-lo-ne) ton Onasikuprón-(to-no-na-si-ku-po-(Baris 3)ro-ne) ton iatéran-(to-ni-ja-te-ra-ne) kas-(ka-se) tos-(to-se) kasignétos-(ka-si-ke-ne-to-se) iasthai-(i-ja-sa-ta-i) tos-(to-se) (= yaitu "pria") a(n)thrópos-(a-to-ro-po-se) tos-(to-se) i(n) tái-(i-ta-i) makhái-(ma-ka-i) ikmamenos-(i-ki-(Baris 4)ma-me-no-se) aneu-(a-ne-u) misthón-(mi-si-to-ne)...[4]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Chadwick 1987, hlm. 55
  2. ^ a b "The Tablet of Idalion (ICS 217)". kyprioscharacter.eie.gr. Diakses tanggal 2021-08-26.
  3. ^ Patrick Callet et al, An Emblematic Bronze from Cyprus the Idalion Project Euro-Mediterranean Conference, EuroMed 2010: Digital Heritage pp 206-224
  4. ^ a b Chadwick 1987, hlm. 56.

Daftar pustaka

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Prasasti dwibahasa Idalion

dalam penggaliannya di Kuil Idalion (kini bagian dari Dali) dengan cara penggaliannya terinspirasi oleh penemuan Loh Idalion pada tahun 1850. Batu itu ditemukan

Prasasti Kuil Idalion

dari penemuan Loh Idalion pada tahun 1850. Prasasti yang paling terkenal dari kumpulan ini disebut sebagai prasasti dwibahasa Idalion. Prasasti-prasasti

Prasasti Idalion

Prasasti Idalion dapat mengacu pada beberapa hal berikut: Loh Idalion, sebuah loh perunggu yang ditulis pada abad ke-5 SM. Prasasti Kuil Idalion, enam prasasti

Dialek-dialek Yunani Kuno

dialek-dialek Yunani Kuno lainnya. Bukti dialek ini yang terlengkap ditulis pada Loh Idalion. Aiolia dituturkan dalam tiga subdialek: pertama, dialek Lesbos di pulau

Kanaanäische und Aramäische Inschriften

Prasasti Kition akhir KAI 38-40: Idalium (KAI 39 = Prasasti dwibahasa Idalion) (CIS I 89, 90, 93) KAI 41: Prasasti tribahasa Tamassos KAI 42-43: Lapathos