Wibawanto Nugroho Widodo
Foto Wibawanto Nugroho Widodo, 2020
Informasi pribadi
Lahir12 Mei 1977 (umurย 49)
Jakarta, Indonesia
Suami/istri
Ashanna Vidya Yusuf Djemat
โ€‹
โ€‹
(m.ย 2013)โ€‹
Anak1
KerabatMangkunegara IV (buyut)
AlmamaterUniversitas Trisakti
Universitas Bradford
Universitas Pertahanan Nasional
Universitas Negeri Ohio
Universitas George Mason
Universitas Exeter
PekerjaanAkademikus
Dosen
Pakar keamanan siber dan politik internasional
Penghargaan sipilPhi Beta Delta Honor Society for International Scholars
Tanda tangan
Situs webwww.thewibawas.com
Sunting kotak info
Sunting kotak infoย โ€ข Lย โ€ข B
Bantuan penggunaan templat ini

R.M. Wibawanto Nugroho Widodo, S.E., M.A., M.A., War College Dip., M.P.P., Ph.D. (lahir 12 Mei 1977) adalah pakar di bidang Politik, Keamanan Nasional, Pertahanan, Strategi, dan Kepemimpinan; Konsultan; Asisten Profesor di bidang Politik/Hubungan Internasional; dan juga sebagai Wakil Ketua bidang Pertahanan dan Keamanan di Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional RI Strategic Center (IKAL Strategic Center).[1]

Riwayat hidup

sunting

Dr. Wibawanto Nugroho Widodo memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti di Jakarta pada (2001), M.A. in International Business and Management dari University of Bradford di United Kingdom (2003); M.A. in Strategic Security Studies & War College Diploma in Irregular Warfare and Combating Terrorism dari U.S. National Defense University di Washington, D.C. (2007); M.P.P. dari Schar School of Government and Policy, George Mason University di Virginia (2013); dan Ph.D. dari the University of Exeter di United Kingdom (2018). Selama di University of Exeter ia berada di bawah bimbingan Dr. Omar Ashour yang merupakan pakar Politik Islam dan Keamanan Strategis sekaligus penulis buku โ€œThe Deradicalization of Jihadists: Transforming Armed Islamist Movementsโ€.[2] Dr. Wibawanto Nugroho Widodo adalah Fulbright presidential scholar dan juga penerima penghargaan dari Phi Beta Delta Honor Society for International Scholars.[3] Selama menempuh pendidikan di Amerika Serikat dan Inggris Dr. Wibawanto Nugroho Widodo berada langsung di bawah bimbingan para pakar ilmu politik, strategi, dan pertahanan: Prof. Thomas A. Marks (NDU); Prof. William R. Liddle dan Prof. Alexander E. Wendt (Ohio State University); Prof. Audrey Kurth Cronin (George Mason University's Schar School of Policy and Government); Prof. Sajjad Rizvi (University of Exeter's Institute of Arab and Islamic Studies).

Dua tesis Dr. Wibawanto Nugroho Widodo mendapatkan perhatian besar di tingkat global. Pertama, tesis M.A. di U.S. National Defense University (2007) yang berjudul "Indonesian Armed Forces Roles, Strategies and Capabilities in Counterterrorism within a Changing National Security: Looking Forward 2007 โ€“ 2017" mendapatkan penghargaan tesis terbaik dari U.S. National Defense University. Kedua, tesis Ph.D. di University of Exeter, United Kingdom (2018) yang berjudul "Understanding the Existence and Latent Threat of Islamist Terrorism through a Multi-dimensional analysis: The Case of Republic of Indonesia" merupakan tesis doktoral pertama pada bidang terkait yang menggunakan penggabungan antara metode kualitatif dan advanced multivariate statistical analysis. Tesis Ph.D. ini kemudian diterbitkan dalam bentuk buku yang diterbitkan dengan judul "Ideological Warfare and Counter Strategy of the Archipelago: The Indonesian Experiences with Contemporary Irregular Security Challenges". Selain itu, Dr. Wibawanto Nugroho Widodo adalah juga pembicara yang mewakili Republik Indonesia di forum "U.S. Army Global Symposium on the Challenge of Future Joint Operational Environment (JOE): 2009 - 2024" yang diadakan oleh U.S. Army Training and Doctrine Command (TRADOC) pada tahun 2008 dan di "U.S. National Defense University Global Alumni Quadrennial Reunion and International Security Symposium" yang diadakan oleh U.S. Department of Defense pada tahun 2017.

Saat ini Dr. Wibawanto Nugroho Widodo merupakan Dosen Nasional/Lektor (Assistant Professor) di bidang Hubungan Internasional pada Universitas Pelita Harapan, selain pada tahun 2020 menjadi Dosen Peperangan Asimetris di Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan Indonesia[4] Dr. Wibawanto Nugroho Widodo berpengalaman mengajar mata-mata kuliah yang berhubungan langsung dengan Keamanan, Pertahanan, Ekonomi Politik, dan Diplomasi. Dia juga sering tampil sebagai pembicara utama di forum-forum nasional dan internasional termasuk di antaranya Lembaga Ketahanan Nasional R.I., International Model United Nations, konsultan untuk World Bank Group, senior fellow di the Westminster Institute, Washington, D.C., dan Direktur Internasional di Democracy and Integrity for Peace (DIP) Institute di Jakarta, Indonesia.[5] Pada periode 2020 - 2022 Dr. Wibawanto Nugroho Widodo adalah Staf Ahli bidang Ideologi dari Kepala Badan Siber dan Sandi Negara, Republik Indonesia,[5] dan menjadi arsitek utama dari formulasi Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 47 tahun 2023 tentang Strategi Keamanan Siber Nasional dan Manajemen Krisis Siber.[6]

Kehidupan pribadi

sunting

Wibawanto Nugroho Widodo adalah cicit dari Mangkunegara IV yang memerintah di wilayah Surakarta, Jawa Tengah dari tahun 1853โ€“1881, dan juga sebagai penulis dari banyak buku, penggubah lagu, dan peraih Bintang Mahaputera Adipradana dari Presiden Indonesia.[7]

Pendidikan

sunting
  • University of Exeter (Doctor of Philosophy (Ph.D.)) (2018)
  • George Mason University (Master of Public Policy (M.P.P.) konsentrasi National Security & Public Policy) (2013)
  • The Ohio State University (Graduate student di bidang Ilmu Politik selama 1 tahun sebelum pindah ke George Mason University) (2009 - 2010)
  • U.S. National Defense University (Master of Arts (M.A.) in Strategic Security Studies & JPME-II Senior-Level War College Diploma in International Security Strategy, Irreguler Warfare, and Combating Terrorism) (2007)
  • University of Bradford (Master of Arts (M.A.) in International Business & Management) (2004)
  • Universitas Trisakti (Bachelor of Economics (B.Econ.)) (2001)
  • Universitas Katolik Parahyangan (Mahasiswa Fakultas Hukum selama 1 tahun sebelum pindah ke Universitas Trisakti) (1995 - 1996)

Karier

sunting
  • Wakil Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan di Ikatan Alumni Lemhannas RI Strategic Center (IKAL Strategic Center) (2021 - sekarang)[8]
  • Staf Ahli Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia (2020 - 2022)
  • Dosen/Lektor[9] di Program Studi Peperangan Asimetris di Fakultas Strategi Pertahanan, Universitas Pertahanan Indonesia, Sentul, Indonesia (2020)
  • Direktur Internasional Democracy, Integrity, & Peace (DIP) Institute,[10] Jakarta, Indonesia (2020 - sekarang)
  • Dosen/Lektor[11] di Program Studi Hubungan Internasional di Universitas Pelita Harapan,[12] Jakarta, Indonesia (2008 - sekarang)
  • Konsultan di World Bank Group, Jakarta, Indonesia (2019 - 2020)
  • Non-Resident Senior Fellow di Westminster Institute,[13] Washington, D.C. (2019 - sekarang)
  • Designated Subject Matter Expert/Alumni Doctoral Research Fellow di U.S. National Defense University, Washington, D.C. (2015 - 2017)
  • Senior Adviser & Strategist di Law Firm & Strategic Political-Defense Consulting Group, Washington, D.C. (2012 - 2014)
  • Analis Riset untuk Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Republik Indonesia, Jakarta, Indonesia. (2010 - 2011)
  • Staf Ahli Ketua Komisi I (Pertahanan, Luar Negeri, Intelijen, Informasi) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Jakarta, Indonesia. (2008 - 2009)
  • Staf Khusus Direktur Kebijakan Strategis, Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia, Jakarta, Indonesia. (2007 - 2008)
  • Direktur Utama Majalah DEFENDER, Jakarta, Indonesia. (2006 - 2014)
  • Staf Khusus Kepala Dinas Penerangan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD), Jakarta, Indonesia. (2004 - 2007)

Referensi

sunting
  1. ^ Widodo, Wibawanto Nugroho (2018). "WIBAWA NUGROHO WIDODO, Ph.D." Mysite (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-30.
  2. ^ Nugroho, Wibawanto (2018-04-09). "Understanding the Existence and Latent Threat of Islamist Terrorism Through a Multi-Dimensional Analysis: The Case of Republic of Indonesia" (dalam bahasa Inggris).
  3. ^ "Concervative". Mysite (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-30.
  4. ^ UNHAN, Kabag Humas (07/11/2019). "Fakultas Strategi Pertahanan Unhan gelar Seminar Bahas Kompleksitas Isu di Papua". Indonesia Defense University. Diakses tanggal 30/08/2020.
  5. ^ a b Widodo, Wibawanto Nugroho (2018). "Transformative". Mysite (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-30.
  6. ^ "Transformative". Mysite (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-11-18.
  7. ^ Widodo, Wibawanto Nugroho (2018). "Heritage". Mysite (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-30.
  8. ^ "Pengurus ISC". ISC NEWS (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-11-18.
  9. ^ Widodo, Wibawanto Nugroho (2020). "Lesson Learnt for The Indonesian Military Leaders from General Pericles' Strategic-Transformative Leadership". Jurnal Pertahanan. 6 (1): 28โ€“36. doi:http://dx.doi.org/10.33172/jp.v6i1.702. ;
  10. ^ Widodo, Wibawanto Nugroho (Februari 2014). "What is the Grand Strategy of Indonesia Today? What it Should Be?". Jurnal Politik dan Keamanan Nasional. 1 (1): 46โ€“57. doi:-.
  11. ^ Koran Tangerang, Editor (2017). "UPH Gelar Student Leaders Gathering (SLG)". Koran Tangerang. Diakses tanggal 30/08/2020. ;
  12. ^ RISETDIKTI, FORLAP (2019). "Biodata Dosen". PANGKALAN DATA PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI. Diakses tanggal 30/08/2020. ; [pranala nonaktif permanen]
  13. ^ Westminster, Institute (23/09/2017). "Understanding Islamist Terrorism: An Indonesian Perspective". Youtube. Diakses tanggal 30/08/2020.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Fellatio

think of themselves as virgins' [...] Other research, especially research looking into virginity loss, reports that 35% of virgins, defined as people who

Konghucu

Diakses tanggal 12 April 2021. Jackson, Brian (September 2010). "Modernist Looking: Surreal Impressions in the Poetry of Allen Ginsberg". Texas Studies in

Tweedledum dan Tweedledee

dan dalam buku Lewis Carroll pada tahun 1871 yang berjudul Through the Looking-Glass. Nama mereka mungkin berasal dari epigram yang ditulis oleh penyair

Kematian tahun 2026

Afrika Bambaataa (68), DJ dan rapper Amerika Serikat ("Planet Rock", "Looking for the Perfect Beat", "Renegades of Funk"). Kamal Kharazi (81), politikus

Rockwool

Sound On Sound. "What is the best density for a good, fairly wide-spectrum absorber? . . .try looking for mineral wool in the region of 45-75kg/m3."

Dua Lipa

7 February 2021. Subair, Eni (4 May 2020). "Dua Lipa shares 6 tips on looking after your mental health". Vogue India. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal

The Final Girls

Wise. Diakses tanggal April 27, 2014. "Feature Film 'The Final Girls' Looking for Extras". Louisiana Entertainment. April 4, 2014. Diarsipkan dari asli

Al Pacino

Sebagai penggemar William Shakespeare, ia menyutradarai dan membintangi Looking for Richard (1996), sebuah film dokumenter tentang sandiwara Richard III