Asam lisergat dietilamida
Data klinis
Nama lainLSD, LSD-25,
lisergida,
D-asam lisergat dietilamida,
N,N- dietil- D- lisergamida
Kategori
kehamilan
  • AU: X (Resiko tinggi)
Rute
pemberian
Oral, Intravena
Status hukum
Status hukum
Data farmakokinetika
MetabolismeHepar
Waktu paruh eliminasi3-5 jam[1][2]
EkskresiGinjal
Pengenal
  • (6aR,9R)- N,N- dietil- 7-metil- 4,6,6a,7,8,9- heksahidroindolo- [4,3-fg] kuinolina- 9-karboksamida
Nomor CAS
PubChem CID
ChemSpider
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.000.031 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC20H25N3O
Massa molar323,43 g/mol
Model 3D (JSmol)
Titik leleh80ย ยฐC (176ย ยฐF)
  • CN1[C@](C2=C[C@@H](C(N(CC)CC)=O)C1)([H])CC3=CNC4=C3C2=CC=C4
ย ย (verify)

Asam lisergat dietilamida (LSD, sering juga dikenal sebagai Lysergsรคure dietylamid) merupakan jenis bahan kimia baru yang bersifat halusinogen yang diperoleh dari jamur yang tumbuh pada tanaman gandum hitam (rye).[3] Bahan kimia atau obat ini, berbentuk seperti kertas seukuran dengan prangko dan memiliki varian warna serta gambar. Biasanya LSD lekat dengan istilah psikedelik.

Diperkenalkan oleh Sandoz Laboratories (kini Novartis), dengan nama dagang Delysid, sebagai obat dengan berbagai penggunaan psikiatrik pada tahun 1947, Saat itu obat ini juga menjadi harapan besar dalam dunia pengobatan khususnya psikologis. Di Indonesia banyak sekali sebutan bagi obat ini, di antaranya acid, elsit, perangko, kertas dewa, dll.

LSD relatif bersifat tidak adiktif (tidak memicu ketergantungan), dan toksisitas rendah.[4] LSD banyak dikenal atas efek psikologisnya yang bisa menjadi dijadikan obat untuk bersenang-senang (rekreasional) maupun mencari ketenangan atau meditasi, serta berperan penting dalam kontrabudaya tahun 1960.

Dosis tunggal asam lisergat dietilamida berkisar antara 100-500 mikrogram atau mcg. Jumlah tersebut hampir setara dengan 1/10 massa sebutir pasir. Yang sekarang sedang marak beredar di pasaran Indonesia adalah masih sebatas 100-320mcg. Setelah di konsumsi, LSD akan bereaksi sekitar 30-60 menit dan pengaruh akan hilang setelah 8-12 jam lamanya.

Efek yang timbul dari pemakaian LSD ini ialah halusinasi, yang efeknya dikatakan 100 kali lebih kuat dibandingkan dengan efek yang ditimbulkan senyawa psilocybin yang diperoleh dari jamur psilocybin atau magic mushroom. Halusinasi ini bisa berbentuk halusinasi terhadap persepsi waktu, ruang atau penglihatan. Hal ini dipicu karena LSD yang dikonsumsi akan memengaruhi hormon dopamine yang berfungsi sebagai hormon pemicu kebahagiaan, rasa senang, puas dan nikmat. Namun, zat ini juga menyebabkan kecanduan secara psikologis.

Reaksi fisik pada LSD bervariasi dan tak spesifik dan bergantung pada berat badan, keadaan fisik dan psikologis, lingkungan tempat pemakaian obat dan tujuan dari manusia yang mengonsumsinya. Semakin besar atau berat ukuran tubuh manusia, semakin banyak pula dosis mcg yang dibutuhkan untuk menghadirkan efek halusinogen atau yang biasa disebut efek visual. Karena obat ini mempunyai efek halusinogen, maka dianjurkan untuk memastikan untuk apa pemakaian obat ini agar pemakainya dapat mengatur bagaimana dan di mana obat ini akan dipakai. Sedikit kasus menyebutkan obat ini menimbulkan efek yang tidak baik atau yang biasa dibilang bad trip, di mana pemakainya menjadi tidak kontrol dan menimbulkan masalah di mana-mana.

Referensi

sunting
  1. ^ Aghajanian, George K.; Bing, Oscar H. L. (1964). "Persistence of lysergic acid diethylamide in the plasma of human subjects" (PDF). Clinical Pharmacology and Therapeutics. 5: 611โ€“614. PMIDย 14209776. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2009-03-27. Diakses tanggal 2009-09-17.
  2. ^ Papac, DI; Foltz, RL (1990). "Measurement of lysergic acid diethylamide (LSD) in human plasma by gas chromatography/negative ion chemical ionization mass spectrometry" (PDF). Journal of Analytical Toxicology. 14 (3): 189โ€“190. PMIDย 2374410. Diakses tanggal 2009-09-17.
  3. ^ Rahayu, Weni (2009). Mengenal Jenis dan Bahaya Narkoba. Jakarta: Mediantara. hlm.ย 31. ISBNย 978 602 8489 54 6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ Lรผscher C, Ungless MA (November 2006). "The Mechanistic Classification of Addictive Drugs". PLoS Med. 3 (11): e437. doi:10.1371/journal.pmed.0030437. PMCย 1635740. PMIDย 17105338. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

LSD (grup musik)

LSD adalah supergrup terdiri dari musisi dan rapper Inggris Labrinth, penyanyi-penulis lagu Australia Sia dan produser musik Amerika Diplo. Ensembel ini

Genius (lagu LSD)

single debut oleh supergrup musik pop LSD, dirilis pada 3 Mei 2018. Lagu ini dari album studio debut grup tahun 2019, LSD. Lagu ini ditulis oleh Sia, Labrinth

Labrinth, Sia & Diplo Present... LSD

Labrinth, Sia & Diplo Present... LSD, juga dikenal sebagai nama sederhana LSD, adalah album studio debut oleh grup musik LSD. Awalnya dijadwalkan dirilis

Mountains (lagu LSD)

"Mountains" adalah lagu oleh grup musik pop LSD. Lagu ini dirilis pada 1 November 2018, dan ditandai perilisan keempat grup, setelah "Genius", "Audio"

Penyakit kulit berbenjol

penyakit kulit menggumpal (bahasa Inggris: lumpy skin disease, disingkat LSD) adalah penyakit menular pada sapi dan kerbau yang disebabkan oleh Lumpy

Obat psikoaktif

disosiativa kuat (misalnya Salvia divinorum), dan zat psikedelia (misalnya LSD atau psilosibin). Penyalahgunaan, ketergantungan, dan kecanduan narkoba sering

Jeff Smith

kembali ditangkap oleh pihak kepolisian karena menggunakan narkoba jenis LSD. Akibatnya, keterlibatan Jeff dalam serial web Daniel & Nicolette pun dibatalkan

No New Friends (lagu LSD)

New Friends", terkadang diberi judul "Know New Friends", adalah lagu oleh LSD dari album grup dengan nama yang sama, dirilis oleh Columbia Records pada