Bobby Rasyidin
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia ke-25
Mulai menjabat
12 Agustus 2025
PresidenPrabowo Subianto
Sebelum
Pengganti
Petahana
Sebelum
Direktur Utama PT Len Industri
Masa jabatan
10 Desember 2020ย โ€“ 21 Februari 2025
PresidenJoko Widodo
Prabowo Subianto
Sebelum
Pendahulu
Zakky Gamal Yasin
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir31 Oktober 1974 (umurย 51)
Padang, Sumatera Barat, Indonesia
Suami/istri
Yetti Anisa Fitri
โ€‹
โ€‹
(m.ย invalid year; meninggalย 2024)โ€‹
Anak2
Almamater
Sunting kotak info
Sunting kotak infoย โ€ข Lย โ€ข B
Bantuan penggunaan templat ini

Bobby Rasyidin (lahir 31 Oktober 1974) kini menjabat sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia sejak 12 Agustus 2025, serta Komisaris PT Len Industri sejak 21 Februari 2025.[1] Sebelumnya ia menjabat sebagai Dirut PT Len Industri sejak 10 Desember 2020 hingga 21 Februari 2025, menggantikan Zakky Gamal Yasin.[2]

Kehidupan awal dan pendidikan

sunting

Bobby merupakan Putra dari pasangan Asnil Sahim dan Elly Asnil. Sebelum wafat pada tahun 2019, Asnil Sahim dikenal sebagai salah satu guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Andalas sekaligus salah satu pendiri Bagian Kardiologi dan Vaskular Rumah Sakit Umum Pusat Dr. M. Djamil Kota Padang. Bobby menikah dengan Yetti Anisa dan telah dikaruniai dua orang anak.[3][pranala nonaktif]

Bobby merupakan tamatan SMP Negeri 1 Padang tahun 1989 dan SMA Negeri 1 Padang tahun 1992 mendapatkan gelar sarjana (S1) Telekomunikasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1996 dan meraih gelar master (S2) MBA dari UNSW Sydney, Australia (2000).[3]

Karier

sunting

Bobby memulai karier profesionalnya pada tahun 1996 di Lucent Technologies Indonesia (sekarang Alcatel-Lucent), sebuah produsen peralatan telekomunikasi asal Prancis, sebagai manajer proyek. Setelah itu, ia bergabung dengan divisi penelitian dan pengembangan perusahaan tersebut. Pada tahun 2006, ia bergabung dengan Fujitsu dan menjalankan bisnis radar bersama rekan-rekannya. Pada tahun 2007, Bobby kembali ke Alcatel-Lucent Indonesia untuk melanjutkan kariernya.

Pada tahun 2012, di usia 38 tahun, Bobby diangkat sebagai Presiden Direktur PT Alcatel-Lucent Indonesia hingga tahun 2015. Dengan demikian, ia menjadi profesional muda Indonesia pertama yang dipercaya untuk menduduki posisi puncak di perusahaan multinasional asal Prancis tersebut.[4][5]

Pada tahun 2016, ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Teknologi Riset Global Investama, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi dan telekomunikasi. Selanjutnya, pada periode 2016โ€“2019, Bobby menjabat sebagai Komisaris Utama PT Len Telekomunikasi Indonesia, dan kemudian menduduki posisi yang sama di PT Indonesian Cloud pada periode 2019โ€“2021, serta di PT Akses Prima Indonesia antara tahun 2016 hingga 2021. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Komisaris Independen di PT GMF Aero Asia sejak tahun 2020.[6]

Pada 10 Desember 2020, berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-388/MBU/12/2020, Bobby diangkat sebagai Direktur Utama PT Len Industri hingga 21 Februari 2025.[2] Setelah masa jabatannya berakhir, pada 21 Februari 2025, ia dipercaya untuk menjabat sebagai Komisaris PT Len Industri.[7]

Pada tanggal 12 Agustus 2025, ia diangkat sebagai Direktur utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-223/MBU/08/2025 dan Surat Keputusan Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Danantara Asset Management nomor SK.038/DI-DAM/DO/2025 tanggal 12 Agustus 2025. Ia menggantikan Didiek Hartantyo yang telah menjabat sejak 8 Mei 2020.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ a b "Eks Bos DEFEND ID Bobby Rasyidin Diangkat Jadi Dirut Baru KAI". cnnindonesia.com. 13 Agustus 2025. Diakses tanggal 13 Agustus 2025.
  2. ^ a b "Kementerian BUMN Rombak Direksi Len Industri". Website Resmi Len Industri. 11 Desember 2020. Diakses tanggal 13 Agustus 2025.
  3. ^ a b "Orang Indonesia Pertama Jabat Presdir" Diarsipkan 2015-02-18 di Wayback Machine. Indopos.co.id, 2 Agustus 2014. Diakses 18 Februari 2015.
  4. ^ "Bobby Rasyidin: Bangun Positioning Baru" Bisnis.com, 8 Mei 2013. Diakses 18 Februari 2015.
  5. ^ "Bobby Rasyidin: Alcatel-Lucent Butuh Pebisnis"[pranala nonaktif permanen] Indotelko.com, 6 Mei 2013. Diakses 18 Februari 2015.
  6. ^ antaranews.com (2020-06-03). "GMF tunjuk I Wayan Susena jadi direktur utama". Antara News. Diakses tanggal 2025-08-13.
  7. ^ "PT Len Industri Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris, Sekjen Kemhan Jadi Komut". kumparan. Diakses tanggal 2025-08-13.
Jabatan bisnis
Didahului oleh:
Didiek Hartantyo
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero)
2025 โ€“ sekarang
Petahana
Didahului oleh:
Zakky Gamal Yasin
Direktur Utama PT Len Industri
2020 โ€“ 2025
Diteruskanย oleh:
Joga Dharma Setiawan

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Alcatel-Lucent

Mulhouse yang digabung ke dalam CGE pada tahun 1966) digabung dengan Lucent Technologies pada tanggal 1 Desember 2006. Perusahaan inipun memulai sejarahnya

Lucent

Lucent Technologies, Inc. dulu adalah sebuah produsen peralatan telekomunikasi multinasional yang berkantor pusat di Murray Hill, New Jersey. Perusahaan

Avaya

Serikat. Perusahaan yang sebelumnya adalah bagian komunikasi bisnisnya Lucent Technologies dan berpisah dari induknya pada 1 Oktober 2000 ini mengerjakan 20000

Infineon Technologies

Infineon Technologies AG NYSE: IFX adalah sebuah perusahaan Jerman yang bergerak di bidang semikonduktor didirikan pada April 1999, ketika operasi perusahaan

VIA Technologies

VIA Technologies adalah sebuah perusahaan berbasis di Taiwan yang memproduksi chipset papan induk, CPU, dan memori komputer, dan merupakan bagian dari

CA Technologies

CA Technologies (NYSE: CA) (dulu CA, Inc atau Computer Associates, Inc) adalah sebuah perusahaan Amerika Serikat yang memproduksi dan menjual perangkat

Dennis Ritchie

menjabat sebagai kepala Departemen Riset Perangkat lunak Sistem di Lucent Technologies saat pensiun pada tahun 2007. Ritchie lahir di Bronxville, New York

Perute

Lightning MultiCom (www.lightning.ch) LINKSYS (www.linksys.com) Lucent Technologies (www.lucent.com) Diarsipkan 2011-11-26 di Wayback Machine. Marconi (www