| Champagne Problems | |
|---|---|
Poster penayangan | |
| Sutradara | Mark Steven Johnson |
| Produser |
|
| Ditulis oleh | Mark Steven Johnson |
| Pemeran | |
| Penata musik | Ryan Shore |
| Sinematografer | José David Montero |
| Penyunting | Kathryn Himoff |
Perusahaan produksi | Grumpy Entertainment Off Camera Entertainment |
| Distributor | Netflix |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 99 menit[1] |
| Negara | Amerika Serikat |
| Bahasa | Inggris |
Champagne Problems adalah film komedi romantis Amerika tahun 2025 yang ditulis dan disutradarai oleh Mark Steven Johnson. Film ini dibintangi oleh Minka Kelly dan Tom Wozniczka sebagai pemeran utama. Ceritanya tentang Sydney, seorang eksekutif di sebuah kelompok investasi, yang melakukan perjalanan ke Prancis untuk mengakuisisi merek sampanye ternama menjelang Natal. Namun, rencananya menjadi rumit setelah ia bertemu dengan seorang pria Paris yang menawan, yang kemudian diketahui sebagai putra pendiri merek tersebut.
Film ini dirilis di Netflix pada 19 November 2025.
Plot
suntingDalam sebuah rapat di perusahaan besar Amerika, The Roth Group (TRG), Sydney mengusulkan agar mereka merambah bisnis sampanye. Marvin, bosnya, lalu menugaskannya pergi ke Paris untuk membeli Château Champagne dari Hugo Cassell. Sebelum berangkat, adiknya, Skyler, meminta Sydney berjanji meluangkan satu malam untuk menikmati kota Paris.
Setibanya di Paris, Sydney mampir ke sebuah toko buku bernama Les Etoiles. Di sana ia bertemu Henri, seorang pria Prancis yang ternyata bukan pegawai toko, melainkan seseorang yang bercita-cita membuka toko buku sekaligus bar anggur. Henri menawarkan diri menjadi pemandu, dan Sydney pun menerima.
Malam itu, Henri mengajaknya melihat Menara Eiffel, mencicipi crepes, dan minum anggur hangat. Ia bercerita tentang penyesalan terbesar dalam hidupnya: kehilangan buku Le Petit Prince pemberian sang ibu yang meninggal saat ia masih kecil. Sydney pun membuka diri, mengisahkan pernikahannya yang kandas setelah dua tahun karena perselingkuhan suaminya. Keduanya semakin dekat, hingga berakhir dengan ciuman dan menghabiskan malam bersama.
Keesokan harinya, Sydney terlambat menghadiri pertemuan dengan Hugo Cassell—dan terkejut mendapati Henri ada di sana sebagai putra Hugo. Pertemuan itu juga dihadiri para pesaingnya: Roberto, Otto, dan Brigitte. Hubungan Henri dan Sydney menjadi tegang setelah Henri mengatakan bahwa perusahaan Sydney hanya membeli perusahaan untuk dijual lagi dengan harga yang lebih tinggi. Mereka semua diundang menginap beberapa hari di Château Cassell. Marvin, yang kecewa dengan sikap Sydney yang dianggap terlalu baik dan kurang agresif, mengirim Ryan untuk membantunya dalam negosiasi.
Di Château Cassell, para tamu menghadiri resepsi dan perayaan Natal di jalanan Paris. Di sana, Henri dan Sydney saling meminta maaf satu sama lain dan berdamai. Keesokan harinya, Hugo mengajak semua orang ke kebun anggur dan gudang penyimpanan anggurnya, sebelum kemudian mendengarkan proposal dan presentasi dari tiap orang mengenai konsep dan rencana mereka untuk perusahaannya di masa depan. Saat giliran Sydney, Hugo mengajaknya berjalan-jalan, menunjukkan tempat ia menikah dengan mendiang istrinya, Sophie. Saat mengejar anjing keluarga, Sydney secara tidak sengaja menemukan buku Le Petit Prince di dalam gudang anggur, sehingga membuat Henri terharu. Ryan akhirnya tiba dan mengungkap rencana TRG: menjual Château Cassell kepada perusahaan Jepang, Takami, dengan keuntungan 50 juta dolar. Sydney mengakui bahwa awalnya dia memang ingin mencapai kesepakatan tersebut, tapi setelah mengenal Henri dan Hugo, ia ingin membatalkan semuanya. Henri yang hanya mendengar sepenggal ucapan awal Sydney, merasa dikhianati dan memilih menjauh dari Sydney.
Sydney kemudian mengundurkan diri dari TRG dan memperingatkan Hugo tentang niat sebenarnya dari perusahaan itu. Hugo pun memutuskan menjual Château Cassell kepada Roberto. Henri akhirnya menyadari kesalahannya yang telah meragukan Sydney. Ia menemukannya kembali di toko buku tempat mereka bertemu pertama kalinya. Henri meminta maaf dan mereka pun berciuman.
Satu tahun kemudian, Henri dan Sydney merayakan Natal di Château Cassell yang kini menjadi toko buku dengan konsep bar anggur di dalamnya, bersama dengan Roberto, Otto dan Skyler yang juga hadir.
Pemeran
sunting- Minka Kelly sebagai Sydney Price
- Tom Wozniczka sebagai Henri Cassell
- Thibault de Montalembert sebagai Hugo Cassell
- Sean Amsing sebagai Roberto Salazar
- Flula Borg sebagai Otto Moller
- Astrid Whettnall sebagai Brigitte Laurent
- Xavier Samuel sebagai Ryan Garner
- Mitchell Mullen sebagai Marvin Roth
- Maeve Courtier-Lilley sebagai Skyler Price
Produksi
suntingFilm ini ditulis dan disutradarai oleh Mark Steven Johnson. Produksi dilakukan oleh Stephanie Slack dan Margret H. Huddleston melalui Off Camera Entertainment.[2] Pemeran utama adalah Minka Kelly, dengan jajaran pemain lain termasuk Tom Wozniczka, Flula Borg, dan Xavier Samuel, serta Sean Amsing, Thibault De Montalemert, dan Astrid Whettnall.[3] Lokasi pengambilan gambar mencakup Château Comtesse Lafond di Épernay dan Château de Taissy di Taissy, Prancis pada tahun 2024.[4][5]
Musik
suntingLatar musik film digubah oleh Ryan Shore.[6]
Penayangan
suntingFilm ini ditayangkan di Netflix pada 19 November 2025.[7][8]
Penerimaan
suntingPenonton
suntingFilm ini meraih jumlah penonton yang tinggi, dilaporkan ditonton lebih dari 20 juta kali dalam minggu pertama setelah dirilis.[9] Film tersebut juga menduduki peringkat teratas daftar film global Netflix, serta mencapai posisi nomor satu di 58 negara, termasuk Amerika Serikat, Prancis, dan Britania Raya.[10][11]
Tanggapan para kritikus
suntingDi situs web agregator pengulas Rotten Tomatoes, 72% dari 18 ulasan kritikus positif.[12]
Referensi
sunting- ^ "Champagne Problems (12)". British Board of Film Classification (dalam bahasa Inggris). November 18, 2025. Diakses tanggal November 19, 2025.
- ^ Gajewski, Ryan (30 July 2024). "Minka Kelly to Star in Netflix's Holiday Rom-Com 'Champagne Problems'". Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 4, 2025. Diakses tanggal 30 January 2025.
- ^ D'Alessandro, Anthony (November 26, 2024). "Tom Wozniczka, Flula Borg, Xavier Samuel & More Have 'Champagne Problems' With Minka Kelly At Netflix". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 20, 2025. Diakses tanggal 30 January 2025.
- ^ "THE SECRETS OF THE SHOOTING OF CHAMPAGNE PROBLEMS ON NETFLIX IN THE LAND OF CHAMPAGNE!". pepites-en-champagne. 7 March 2024. Diakses tanggal 30 January 2025.
- ^ Nouaille, Helene (December 4, 2024). "Filming of a Netflix romantic comedy has started in Épernay". www.lunion.fr. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 6, 2024. Diakses tanggal 30 January 2025.
- ^ Moviefone "'Champagne Problems (2025) Full Cast & Crew". MovieFone. Diakses tanggal September 21, 2025.
- ^ DeVore, Britta (30 July 2024). "Minka Kelly's Got 'Champagne Problems' This Christmas on Netflix". Collider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 23, 2025. Diakses tanggal 30 January 2025.
- ^ "All the New Netflix Movies Coming This Fall". Netflix Tudum. August 22, 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal August 21, 2025. Diakses tanggal August 25, 2025.
- ^ "'Champagne Problems': New Netflix Christmas movie watched 20 million times in a week". Euronews. 28 Nov 2025. Diakses tanggal 5 December 2025.
- ^ Lewis, George (24 Nov 2025). "Slow Horses star's "genuinely lovely" Christmas movie that 'has it all' has become a Netflix hit". Digital Spy. Diakses tanggal 5 Dec 2025.
- ^ "Slow Horses Actor's New Netflix Movie Becomes Instant Global Streaming Hit". Screen Rant. 24 November 2025. Diakses tanggal 5 December 2025.
- ^ "Champagne Problems". Rotten Tomatoes. Fandango Media. Diakses tanggal January 5, 2026.
Pranala luar
sunting- Champagne Problems di IMDb (dalam bahasa Inggris)