Mall of Indonesia, 2025 | |
| Lokasi | Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta |
|---|---|
| Alamat | Jalan Boulevard Barat Kelapa Gading, RT.18/RW.19 Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading Kota Jakarta Utara 14240 |
| Dibuka | 8 Agustus 2008 |
| Pengembang | PT Agung Sedayu Group |
| Manajemen | PT Agung Sedayu Retail Indonesia |
| Pemilik | PT Agung Sedayu Group |
| Jumlah lantai | 5 lantai |
| Transportasi umum | BRT Transjakarta: Halte Sunter Boulevard Barat ( Bus Kota Transjakarta: 12P Mikrotrans Transjakarta: JAK 24, JAK 60, JAK 61 |
| Situs web | Mall Of Indonesia |
Mall of Indonesia (dikenal juga dengan singkatan MOI) adalah pusat perbelanjaan yang terletak di Kelapa Gading Square, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara.[1] Mal ini dikelola oleh PT Agung Sedayu Retail Indonesia (ASRI).[1] Beberapa penyewa utama (anchor tenants) MOI meliputi GrandLucky Superstore, Uniqlo, dan FLIX Cinema. Pada tahun 2019, Uniqlo menggantikan Centro, sementara FLIX Cinema—yang merupakan flagship cinema dari ASRI—mulai beroperasi sejak Februari 2020 menggantikan CGV Cinemas.
Pembangunan MOI dimulai pada tahun 2003 dengan rencana penyelesaian pada 2006, tetapi mal ini baru resmi beroperasi pada Agustus 2008. Sebelumnya, supermarket Carrefour sudah hadir di lokasi pada tahun 2006, diikuti oleh pembukaan CGV Cinemas (sebelumnya bernama Blitzmegaplex) yang merupakan cabang ketiga di Jakarta dan satu-satunya di area Kelapa Gading. Pada 2019, CGV Cinemas ditutup dan digantikan oleh FLIX Cinema sebagai bioskop utama di mal tersebut. Centro Department Store dibuka pada 5 September 2008, tetapi kemudian tutup dan digantikan oleh Uniqlo.
Sebelumnya, MOI dikenal dengan area permainan anak bernama Moiland. Seiring waktu, mal ini mengalami perubahan fungsi dan konsep, termasuk penambahan sejumlah fasilitas dan tenant yang menawarkan berbagai layanan dan produk.
Sejarah
suntingPada tahap perencanaan awal, Mall of Indonesia dirancang dengan konsep arsitektur bertema Eropa, termasuk aula luas dan elemen dekoratif yang terinspirasi dari berbagai kota. Area luar mall direncanakan memiliki atrium dengan ornamen bintang-bintang di [langit]]-langit, serta lift yang menyerupai menara di Venesia. Konsep ini juga mencakup replika kanal ala Venesia yang dapat dilalui dengan berjalan kaki atau menggunakan gondola. Selain itu, terdapat rencana untuk menghadirkan kawasan bergaya San Diego, yang juga memiliki gondola, tetapi dengan konsep [[Mediterania] yang berbeda dari gaya klasik Venesia.
Seiring dengan renovasi besar yang dilakukan, elemen-elemen bertema Eropa tersebut dihilangkan. Desain interior kemudian menampilkan langit-langit tinggi dan pencahayaan yang lebih terang, sehingga memberikan kesan pusat perbelanjaan modern.
Referensi
sunting

