| Nama lokal: Mallorca | |
|---|---|
Bendera Mayorka | |
| Geografi | |
| Lokasi | Laut Tengah |
| Koordinat | 39°37′N 2°59′E / 39.617°N 2.983°E |
| Kepulauan | Kepulauan Baleares |
| Luas | 3.640 km2 |
| Titik tertinggi | Puig Major (1.445 m) |
| Pemerintahan | |
| Negara | |
| Autonomous Community | |
| Province | Kepulauan Baleares |
| Ibu kota dan kota terbesar | Palma de Mallorca (404.681 jiwa) |
| Kependudukan | |
| Penduduk | 869.067 jiwa (2010) |
| Kepadatan | 239 jiwa/km2 |
![]() | |

Mayorka atau Mallorca (bahasa Katalan: Mallorca [məˈʎɔɾkə, məˈʎɔɾcə]; bahasa Spanyol: Mallorca [maˈʎorka])[1] merupakan nama pulau di Spanyol. Pulau ini berlokasi di Laut Tengah dan merupakan pulau terbesar di Spanyol. Ibu kotanya adalah Palma de Mallorca. Pulau ini memiliki luas wilayah 3.620,42 km² dan populasi 777.821 jiwa (2005).
Kondisi geografi
suntingPulau Mallorca terletak di Laut Tengah yang berada di bagian selatan Spanyol. Nama Pulau Mallorca berarti besar dalam bahasa Katalan maupun bahasa Spanyol. Penamaan Pulau Mallorca merujuk kepada ukurannya sebagai yang terluas di antara pulau-pulau di sekitarnya.[2]
Pemerintahan
suntingPada tahun 743 Masehi, Kekhalifahan Umayyah telah mulai mengadakan penyerangan untuk menguasai Pulau Mallorca sebagai wilayah kekuasaan umat Islam.[3] Pulau Mallorca telah menjadi bagian dari wilayah kekuasaan Kekhalifahan Umayyah pada masa pemerintahan Khalifah Hisyam bin Abdul Malik.[4]
Pada tahun 508 H, umat Kristiani bersekutu dengan para pemimpin dari wilayah Portugal, Spanyol, dan Prancis untuk mengambil alih Pulau Mallorca dari kekuasaan Dinasti Murabithun. Mubasyir bin Sulaiman yang berkuasa di Pulau Mallorca meninggal ketika pengepungan oleh 500 kapal perang gabungan umat Kristiani sedang berlangsung. Penggantinya yaitu Rabi' bin Sulaiman bin Layun tidak dapat mempertahankan kepemimpinan dan Pulau Mallorca direbut pada tahun yang sama.[5] Namun Pulau Mallorca kembali menjadi wilayah kekuasaan Dinasti Murabithun pada tahun 579 H dan 580 H dan menjadi salah satu pangkalan militer.[6]
Referensi
sunting- ^ Keenan, Steve (July 6, 2009). "Mallorca v Majorca which is correct". The Times. London.
- ^ Kadiman, Kusmayanto (2014). Nugraha, Pepih (ed.). Tanpa Gaptek & Gupsos: Menuju Generasi Indonesia Bisa!. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. hlm. 271. ISBN 978-602-03-0436-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Sewang, Anwar (2017). Sejarah Peradaban Islam (PDF). Kota Malang: Wineka Media. hlm. 181. ISBN 978-602-0923-88-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Ahmad Rofi', Usmani (Oktober 2016). Dawami, I., dan Intan, N. (ed.). Islamic Golden Stories: Tanggung Jawab Pemimpin Muslim. Sleman: Penerbit Bunyan. hlm. 11. ISBN 978-602-291-266-8. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: editors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Ash-Shallabi, Ali Muhammad (April 2021). Yasir, Muhammad (ed.). Bangkit dan Runtuhnya Daulah Murabithun [Daulatai Al-Murabbithin wa Al-Muwahhidin fi Asy-Syimal Al-Ifriqi]. Diterjemahkan oleh Irham, M., dan Mujiburrohman. Jakarta Timur: Pustaka Al Kautsar. hlm. 303. ISBN 978-979-592-928-4. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: translators list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Hasmand, Fedrian (Agustus 2017). Tim Editor Pustaka Al-Kautsar (ed.). Kronologi Sejarah Islam dan Dunia: (571 M S/D 2016). Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar. hlm. 174–175. ISBN 978-979-592-774-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
