Maman Abdurrahman | |
|---|---|
Potret resmi, 2024 | |
| Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Indonesia ke-1 | |
| Mulai menjabat 21 Oktober 2024 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Wakil | Helvi Yuni Moraza |
Pengganti Petahana | |
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia | |
| Masa jabatan 26 Juli 2018ย โ 21 Oktober 2024 | |
| Presiden | Joko Widodo Prabowo Subianto |
| Daerah pemilihan | Kalimantan Barat (2018-19) Kalimantan Barat I (2019-24) |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 10 September 1980 Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia |
| Partai politik | ย ย Golkar |
| Suami/istri | Tina Astari |
| Anak | 2 |
| Almamater | Universitas Trisakti (S.T.) |
| Profesi | Politikus |
Maman Abdurrahman (lahir 10 September 1980) adalah politikus Indonesia yang menjabat Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah sejak 21 Oktober 2024.
Sebelumnya ia menjabat sebagai anggota DPR-RI pada 2018 hingga 2024. Ia mewakili daerah pemilihan Kalimantan Barat I, yang meliputi Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, Kota Singkawang, Kabupaten Landak, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Ketapang, Kota Pontianak, Kabupaten Mempawah, dan Kabupaten Kubu Raya. Maman merupakan kader Partai Golongan Karya, ia bertugas di Komisi VII dan dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VII.[1][2]
Riwayat Pendidikan
suntingMaman Abdurrahman menempuh pendidikan di SD Negeri 1 Kebon Kacang (1988โ1994), SMP Negeri 13 Pontianak (1994โ1996), SMA Negeri 3 Pontianak (1996โ1998), dan meraih gelar Sarjana Teknik Perminyakan dari Universitas Trisakti (2000โ2008).[3]
Riwayat Kontribusi
suntingPada saat menjabat sebagai Menteri UMKM pada pemerintahan Prabowo Subianto, Maman mencetuskan sekaligus menginstruksikan perubahan sebutan untuk para Pemilik UMKM, dari yang biasa disebut sebagai Pelaku UMKM, menjadi Pengusaha UMKM, menurutnya ini adalah salah satu dasar perubahan pola pikir untuk membawa UMKM Indonesia ke arah yang lebih baik.[4]
Kontroversi
suntingMenteri UMKM Maman Abdurrahman menjadi sorotan setelah surat berkop Kementerian UMKM nomor B-466/SM.UMKM/PR.01/2025 tertanggal 30 Juni 2025 viral di media sosial. Surat itu meminta enam KBRI dan satu Konsulat Jenderal RI untuk mendampingi Agustina Hastarini, istri Maman, selama kunjungan ke Istanbul, Pomorie, Sofia, Brussel, Paris, Luzern, dan Milan pada 30 Juniโ14 Juli 2025 untuk "misi budaya." Kontroversi muncul karena Agustina bukan pejabat negara, memicu pertanyaan tentang kelayakan fasilitasi. Kemudian, pada 4 Juli 2025 ia mengklarifikasi ke KPK bahwa kunjungan istrinya mendampingi anak mereka di International World Innovative Student Expo menggunakan dana pribadi, tanpa anggaran negara, dan ia mengaku tidak mengetahui asal surat tersebut.[5][6][7][8]
Referensi
sunting- ^ Catat! Ini Daftar Anggota DPR RI di Komisi I hingga Komisi XI, diakses 30 September 2021.
- ^ Golkar Tunjuk Maman Abdurrahman Jadi Wakil Ketua Komisi VII DPR, diakses 30 November 2021.
- ^ Profil Maman Abdurrahman, S.T. - Anggota DPR RI 2019-2024, diakses 30 November 2021.
- ^ Media, Kompas Cyber (2024-11-13). "Menteri Maman Instruksikan Ganti Istilah "Pelaku UMKM" jadi "Pengusaha UMKM"". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2024-11-15.
- ^ Amirullah. (5 Juli 2025). "Profil dan Harta Maman Abdurrahman, Menteri UMKM yang Istrinya Diduga Minta Fasilitas Tur Eropa". Serambinews | Diakses pada 7 Juli 2025
- ^ Taher, Wiguna. (4 Juli 2025). ""Bela" Sang Istri soal Kontroversi Kunjungan ke Enam Negara Eropa, Menteri UMKM Klarifikasi ke KPK". Inilah.com | Diakses pada 7 Juli 2025
- ^ Ghautsy, Faza Anjainah. (5 Juli 2025). "Profil Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Jadi Kontroversi Gegara Istri Diduga Minta Fasilitas Tur Eropa, Terkuak Hartanya". Grid.id | Diakses pada 7 Juli 2025
- ^ Muzzaki, M. Raihan. (4 Juli 2025). "Menteri UMKM Maman Abdurrahman Klaim Istrinya Tak Gunakan Fasilitas Negara dalam Tur Eropa". Tempo.co | Diakses pada 7 Juli 2025
Pranala luar
sunting| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Teten Masduki sebagai Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah |
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Indonesia 2024โsekarang |
Petahana |



