📑 Table of Contents
Usuicha, mangkuk khas upacara minum teh Jepang

Mangkuk (bahasa Inggris: bowl) adalah alat yang berbentuk setengah lingkaran, terbuat dari porselen, batu, plastik, logam, atau gelas. Bentuknya yang setengah lingkaran digunakan untuk meletakkan makanan yang berkuah banyak (tidak mudah tumpah). Kadang-kadang kayu juga digunakan. Ada juga mangkuk yang berfungsi sebagai penghias ruangan, biasanya berupa mangkuk yang banyak hiasannya atau berbahan logam mulia atau batu mulia. Mangkuk juga ada bermacam-macam ukuran. Untuk mangkuk sekali pakai biasanya digunakan bahan dari kertas atau styrofoam.

Galeri

sunting

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Ukuran bra

tubuh, dan satu atau lebih huruf yang menunjukkan ukuran cup (mangkuk) payudara. Ukuran mangkuk bra ditemukan pada tahun 1932, sementara ukuran ban menjadi

Mangkuk Higieia

Dalam mitologi Yunani, Mangkuk Hygieia adalah salah satu atribut Higieia, dewi kesehatan. Pada masa kini, mangkuk Higieia dijadikan sebagai lambang farmasi

Mangkuk merah

Mangkuk merah merupakan sebuah tradisi dalam adat Dayak yang berfungsi sebagai alat komunikasi antar sesama rumpun Dayak serta sebagai penghubung dengan

Peristiwa Mangkuk Merah 1967

Peristiwa Mangkuk Merah 1967 adalah peristiwa penyerangan yang disertai pembunuhan dan pengusiran yang dilakukan oleh suku Dayak terhadap permukiman warga

Mangkuk ayam jago

rujukan] Pada masa lalu, mangkuk ayam jago adalah mangkuk putih biasa tanpa gambar apapun. Saat dirampungkan, mangkuk-mangkuk tersebut dikirim untuk pewarnaan

Kue mangkuk

Kue mangkuk adalah penganan yang terbuat dari tepung beras, tepung terigu dan tapai singkong yang dimasak dengan cara dikukus dan berbentuk seperti mangkuk

Sapo tahu

claypot yang digunakan untuk memasak hidangan ini. Claypot berbeda dengan mangkuk lainnya karena terbuat dari bahan keramik. Keunggulannya dapat menyimpan

Adit Sopo Jarwo

Jarwo. Kang Ujang, tukang bakso yang sering menyuruh Jarwo untuk mencuci mangkuk kotor sebagai ganti karena sering berhutang. Kang Ujang selalu berbicara