Manopeng
Manopeng yang dilaksanakan di desa Banyiur, Banjarmasin, kalimantan Selatan.
Statusaktif
Frekuensisetiap tahun
NegaraIndonesia

Manopeng atau Batopengan adalah upacara lokal yang dilaksanakan setiap bulan Muharram, pada hari Jumat hingga Senin pagi.[1] Upacara ini pada awalnya difungsikan sebagai ritual untuk membuka suatu kawasan untuk dijadikan perkampungan,[2] sekarang manopeng menjadi sarana silaturahim masyarakat dan para keturunan yang leluhurnya pernah melaksanakan manopeng.[3]

Tahapan

sunting

Upacara manopeng dilaksanakan selama tiga hari, yaitu dari hari Jum'at hingga Minggu. Pada hari Jum'at para keluarga atau keturunan pelaksana manopeng akan melakukan kegiatan melabuh atau memberikan sesajen ke Sungai Martapura dan menggelar makan wajik. Keesokan harinya mereka membuat 41 macam kue tradisional atau wadai Banjar dan sesajen pelengkap ritual manopeng dan menyiapkan panggung serta peralatan musik gamelan Banjar. Hari Minggu merupakan puncak dari kegiatan manopeng ini, kegiatan diawali dengan kegiatan tampung tawar yang dipimpin pawang manopeng dengan cara memercikan air yang sudah dibacakan doa disekitar panggung dan orang-orang didekatnya. Acara kemudian dibuka dengan tari topeng tujuh bidadari, setelah melakukan beberapa gerakan para penari akan mengambil topeng dan mengenakannya kemudian melanjutkan tariannya. Sesudah tari topeng tujuh bidadari selesai, acara dilanjutkan dengan penampilan dua lakon laki-laki bertopeng, Tembem dan Pentul. Dua penari laki-laki ini akan menyapa anggota keluarga serta memeriksa dan memakan sesajen lalu menari mengikuti alunan gamelan.

Rujukan

sunting
  1. ^ "JEJAK BUDAYA PANJI DI TANAH BANJAR | BranGWetaN" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-08-01.
  2. ^ Arief. "Magisnya Gelaran Manopeng di Banyiur Luar: Dahulu Tarian Pembuka Kampung - Radar Banjarmasin". Magisnya Gelaran Manopeng di Banyiur Luar: Dahulu Tarian Pembuka Kampung - Radar Banjarmasin. Diakses tanggal 2025-08-01.
  3. ^ Rizki, Riyad Dafhi. "Melihat Tradisi Manopeng Banjar di Banyiur Luar, Tarian Magis Menjaga Silaturahmi". Bakabar.com. Diakses tanggal 2025-08-01.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Festival Manopeng Banyiur

Festival Manopeng Banyiur adalah sebuah perayaan budaya yang diadakan Kelurahan Basirih, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. Acara ini menghidupkan

Kerajaan Negara Dipa

barwayang di Dalam, di Pagongan orang barwayang wong, di Paseban orang manopeng, di Sitilohor orang marakit. Setelah perpindahan ibu kota kerajaan Negara

Daftar Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Pembuatan Tanggui Keterampilan dan kemahiran kerajinan tradisional Pais Sagu Manopeng Banyiur Adat istiadat masyarakat, ritus, dan perayaan-perayaan Badewa Parang

Wangsa Banjarmasin

barwayang di Dalam, di Pagongan orang barwayang wong, di Paseban orang manopeng, di Sitilohor orang marakit. Puteri Junjung Buih, Maharani Negara Dipa

Sebangau Kuala, Pulang Pisau

barwayang di Dalam, di Pagongan orang barwayang wong, di Paseban orang manopeng, di Sitilohor orang marakit. Keberadaan wilayah Sebangau, diceritakan dalam

Biaju Kecil

barwayang di Dalam, di Pagongan orang barwayang wong, di Paseban orang manopeng, di Sitilohor orang marakit. Keberadaan wilayah Biaju Kecil, diceritakan

Tanah Biaju

barwayang di Dalam, di Pagongan orang barwayang wong, di Paseban orang manopeng, di Sitilohor orang marakit. Keberadaan wilayah Biaju Besar dan Biaju Kecil

Mantri Sakai

barwayang di Dalam, di Pagongan orang barwayang wong, di Paseban orang manopeng, di Sitilohor orang marakit. Keterangan: Disebutkan para Mantri Sakai yang