📑 Table of Contents
Struktur Bumi.

Mantel adalah bagian dari planet kebumian atau benda langit lain yang cukup besar sehingga mampu mengalami diferensiasi berdasarkan kepadatan. Seperti planet kebumian lain, bagian dalam Bumi secara kimiawi terbagi menjadi lapisan-lapisan. Mantel adalah lapisan yang berada di antara kerak dan inti luar. Pada suatu kedalaman tertentu, terdapat suatu batas yang disebut Diskontinuitas Mohorovičić yaitu nilai Vp meningkat tajam.[1][2]

Mantel Bumi merupakan lapisan berbatu dengan kedalaman sekitar 2.900 km (1.800 mi)[3] yang meliputi 84% volume Bumi.[4] Mantel atas Bumi dapat dibagi menjadi dua: astenosfer dalam yang terdiri dari bebatuan yang mengalir dengan kedalaman sekitar 200 km[5] dan bagian paling bawah litosfer yang terdiri dari bebatuan keras dengan kedalaman antara 50 hingga 120 km.[6] Di beberapa tempat di bawah samudra mantel terpapar dengan permukaan Bumi.[7] Di beberapa tempat di darat, bebatuan mantel terdorong ke permukaan akibat aktivitas tektonik, seperti wilayah Tableland di Taman Nasional Gros Morne, Newfoundland dan Labrador, Kanada.

Referensi

sunting
  1. ^ J., Twiss, Robert (cop. 2007). Structural geology. W.H. Freeman. ISBN 0716749513. OCLC 1025400345. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  2. ^ Turcotte, Donald L.; Schubert, Gerald. Geodynamics. Cambridge: Cambridge University Press. hlm. 410–428. ISBN 9780511807442.
  3. ^ Mantle: Schlumberger Oilfield Glossary Diarsipkan 2012-06-12 di Wayback Machine.. Glossary.oilfield.slb.com. Diakses pada 2013-05-11.
  4. ^ Robertson, Eugene (2007). "The interior of the earth". USGS. Diakses tanggal 2009-01-06.
  5. ^ Asthenosphere: Schlumberger Oilfield Glossary Diarsipkan 2012-05-30 di Wayback Machine.. Glossary.oilfield.slb.com. Diakses pada 2013-05-11.
  6. ^ Lithosphere: Schlumberger Oilfield Glossary Diarsipkan 2012-06-03 di Wayback Machine.. Glossary.oilfield.slb.com. Diakses pada 2013-05-11.
  7. ^ Mission to Study Earth's Gaping 'Open Wound'. LiveScience. Diakses pada 2013-05-11.

Bacaan lanjut

sunting
  • Don L. Anderson, Theory of the Earth, Blackwell (1989), is a textbook dealing with the Earth's interior and is now available on the web. Retrieved 2007-12-23.
  • Jeanloz, Raymond (2000). "Mantle of the Earth". Dalam Haraldur Sigurdsson, Bruce Houghton, Hazel Rymer, John Stix, Steve McNutt (ed.). Encyclopedia of Volcanoes. San Diego: Academic Press. hlm. 41–54. ISBN 978-0-12-643140-7. Diakses tanggal 2010-05-17. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: editors list (link)
  • Nixon, Peter H. (1987). Mantle xenoliths: J. Wiley & Sons, 844p., (ISBN 0-471-91209-3).

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Struktur Bumi

lapisan kedua adalah mantel, lapisan ketiga adalah inti luar, dan yang paling bawah adalah inti dalam. Bagian dalam dari bumi, dapat diketahui dengan

Bumi

lainnya, Bumi memiliki inti luar dan inti dalam yang berbeda. Lapisan luar Bumi secara kimiawi berupa kerak padat silikat yang diselimuti oleh mantel viskose

Tektonika lempeng

bagian atas terdapat litosfer yang terdiri atas kerak dan bagian teratas mantel bumi yang isinya kaku dan padat. Di bawah lapisan litosfer terdapat astenosfer

Litosfer

lain. Ketebalan rata-rata litosfer adalah 100 km dengan susunan kerak bumi dan mantel. Posisi litosfer berdekatan dengan astenosfer. Litosfer termasuk lapisan

Mantel (geologi)

tersebut. Mantel merupakan ciri khas benda-benda planet yang telah mengalami diferensiasi berdasarkan massa jenis. Semua planet kebumian (termasuk Bumi), setengah

Kerak Bumi

utama adalah granit, yang tidak sepadat batuan basalt. Kerak Bumi dan sebagian mantel luar Bumi membentuk lapisan litosfer dengan ketebalan total kurang lebih

Bulu mantel

bergerak naik ke atas dari batuan panas yang tidak normal di mantel bumi. Karena kepala bulu mantel sebagian dapat meleleh ketika mencapai kedalaman dangkal

Konveksi mantel

Konveksi mantel atau arus konveksi mantel adalah proses sirkulasi arus magma di bawah bumi saat mentransfer panas inti ke litosfer sehingga lapisan-lapisan