Buku mantera abad ke-19, yang ditulis oleh seorang tabib Wales

Mantera adalah sebuah rumus sihir yang ditujukan untuk memicu dampak magis terhadap seseorang atau benda. Rumus tersebut dapat dituturkan, dinyanyikan atau dilantunkan.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ Cushman, Stephen (2012). Princeton Encyclopedia of Poetry and Poetics : Fourth Edition. Princeton, ProQuest Ebook Central: Princeton University Press. hlm. 681.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Konservasi tumbuhan obat

keadaan tertentu, serta dipengaruhi pula oleh kepercayaan tertentu serta mantera-mantera yang diyakini mempunyai kekuatan penyembuh bila digunakan oleh orang-orang

Universitas Sebelas Maret

Direktur Utama PT Pertani (Persero), Direktur Utama PT Mantera Jaya Nusantara, Ketua Umum Yayasan Mantera Nusantara Ir. Dwi Santoso Pensiunan Direktur Pemasaran

Om

"ong") atau hoṅ (dibaca "hong"), yang biasa digunakan dalam pembacaan mantera atau suluk para dalang cerita wayang purwa. Kata tersebut terkandung pada

Bubu

membentuk lukah layaknya manusia lalu dapat bergerak sendiri setelah dibacakan mantera oleh seorang pawang. Bentuk bubu sangat beraneka ragam, ada yang berbentuk

Suku Kubu

Dalam pertunjukannya, Tari Elang menggunakan iringan musik berupa mantera-mantera yang dilantunkan atau didendangkan oleh si penari. Penari menggunakan

Evil Dead (film 2013)

ada tanda-tanda apa yang terjadi pada penghuni sebelumnya. Eric membaca mantera dari buku tersebut, membangkitkan kekuatan jahat. Mia mulai melihat doppelgänger

Asrul Sani

Apin, 1950) Dari Suatu Masa dari Suatu Tempat (kumpulan cerpen, 1972) Mantera (kumpulan sajak, 1975) Mahkamah (drama, 1988) Jenderal Nagabonar (skenario

Upin dan Ipin (karakter)

perancangannya. Soal nama Upin dan Ipin pun ia mendasarkannya pada kalimat mantera sulap yang dimodifikasi: "pan-pin-pun, jadilah Upin dan Ipin!" Upin memiliki