Kesesatan manusia jerami (bahasa Inggrisย : straw man atau strawman) adalah sebuah bentuk kesesatan informal berupa penolakan terhadap argumen yang berbeda dengan argumen yang sebenarnya sedang dibahas, tanpa mengakui atau menyadari perbedaan tersebut.[1] Orang yang terlibat dalam kesalahan logika tersebut dikatakan "sedang menyerang manusia jerami".

Argumen manusia jerami biasanya menciptakan ilusi bahwa argumen tersebut telah membantah atau mengalahkan proposisi lawan melalui penggantian proposisi asli dengan proposisi yang berbeda (yaitu, "mendirikan manusia jerami") dan pembantahan argumen palsu tersebut ("memukul manusia jerami") daripada menentang proposisi lawan yang sebenarnya.[2][3] Teknik ini telah digunakan sepanjang sejarah dalam debat polemik, terutama mengenai topik emosional yang sangat berat.

Pratinjau

sunting

Kesesatan manusia jerami terjadi berdasarkan pola argumen sebagai berikut:

  1. Orang 1 menyatakan proposisi X
  2. Orang 2 membantah proposisi Y yang tampak serupa dengan proposisi awal, seolah-olah proposisi Y yang dibantah adalah proposisi X.

Proses Ini disebut sebagai kesesatan relevansi, yaitu kekeliruan penalaran yang terjadi ketika suatu argumen gagal membahas proposisi yang asli karena mengartikan posisi lawan secara salah.

Contoh:

  • Mengutip kata-kata lawan diluar konteksโ€”yaitu, memilih kutipan lawan yang mengartikan maksud lawan dengan salah.
  • Menyederhanakan argumen lawan secara berlebihan, lalu menyerang argumen tersebut.
  • Melebih-lebihkan argumen lawan, lalu menyerang argumen yang dilebih-lebihkan tersebut.

Contoh

sunting
  • A: Pelajar sebaiknya mengurangi penggunaan media sosial karena hal tersebut dapat berdampak buruk pada pencapaian akademik pelajar.
  • B: Tidak setuju, Anda tidak berhak melarang pelajar untuk mengakses media sosial karena hal tersebut adalah hak bagi masing-masing individu.

Dalam contoh ini, A hanya menyarankan pengurangan penggunaan media sosial karena dampaknya yang buruk terhadap pelajar. Namun B menafsirkannya sebagai larangan total terhadap akses ke media sosial, padahal larangan tersebut tidak dinyatakan oleh A.

Sejarah

sunting

Diduga penggunaan "manusia jerami" paling awal yang tercatat sejarah disebutkan pada buku Martin Luther, The Babylonian Captivity of the Church (1520), di mana ia menanggapi sebuah argumen Katolik Gereja Roma yang berniat untuk menjatuhkan kritik darinya, salah satunya tentang cara yang benar dalam melayani Ekaristi. Gereja tersebut menuduh bahwa Martin Luther melawan tentang cara melayani Ekaristi menurut salah satu ajaran, tetapi Martin Luther menyatakan bahwa kritik yang ia utarakan tidak diarahkan kepada hal tersebut, melainkan gereja tersebutlah yang membuat argumen tersebut. Tindakan gereja yang tidak berhenti membuat argumen yang salah ini lah yang membuat Martin Luther menciptakan frasa baru "they assert the very things they assail, or they set up a man of straw whom they may attack." yang berarti "mereka menegaskan hal yang akan mereka serang, atau mereka membuat manusia dari jerami yang akan mereka serang."

Asal istilah "manusia jerami" masih menjadi sebuah perdebatan. Diduga penggunaan kata secara retorik mungkin mengacu pada mudahnya sebuah manusia buatan dari jerami untuk dirusak.[4] Sering kali orang-orang salah mengira asal istilah ini. Dimana istilah ini dianggap merujuk ke orang yang berdiri luar gedung pengadilan dengan sebuah jerami di sepatunya untuk memberi isyarat bahwa ia bersedia untuk menjadi saksi palsu.[5]

Referensi

sunting
  1. ^ Downes, Stephen. "The Logical Fallacies". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-03. Diakses tanggal 2016-02-25.
  2. ^ Pirie, Madsen (2007). How to Win Every Argument: The Use and Abuse of Logic. UK: Continuum International Publishing Group. hlm.ย 155โ€“157. ISBNย 978-0-8264-9894-6.
  3. ^ "The Straw Man Fallacy". fallacyfiles.org. Diakses tanggal 12 October 2007.
  4. ^ Damer, T.ย Edward (1995). Attacking Faulty Reasoning: A Practical Guide to Fallacy-Free Arguments. Wadsworth. hlm.ย 157โ€“159.
  5. ^ Brewer, E. Cobham (1898). "Man of Straw (A)". Dictionary of Phrase and Fable. Diakses tanggal 13 May 2009.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

One Piece

Tebusan/Bounty: เธฟ1,100,000,000 Manusia ikan satu-satunya di kelompok topi jerami yang bergabung dengan kelompok topi jerami di arc wholecake island. Manga

Daftar karakter One Piece

dijuluki Luffy si Topi Jerami ("Straw Hat" Luffy) (้บฆใ‚ใ‚‰ใฎใƒซใƒ•ใ‚ฃcode: ja is deprecated , Mugiwara no Rufi), adalah kapten Bajak Laut Topi Jerami dan merupakan tokoh

Ikan haring merah

dalam kelas kesesatan relevansi yang luas. Tidak seperti kesesatan manusia jerami yang mengubah pandangan lawan agar lebih mudah menyerangnya, hering

Jamur merang

tumbuh di bangunan disebut kumung. Jamur ini tumbuh baik pada jerami busuk dan substrat jerami. Budi daya jamur juga tumbuh subur pada kompos kertas, tandan

Nico Robin

Topi Jerami. Dia adalah wanita yang pendiam dan sangat anggun, tetapi juga menyukai Fashion layaknya Nami dan menjadi orang kedua di Topi Jerami yang

Sampah organik

dedaunan, jerami, alang-alang, sampah, rumput, dan bahan lain yang sejenis. Proses pelapukannya sampah organik dapat dipercepat oleh bantuan manusia. Sebesar

Monkey D. Luffy

Buah ini memberinya kekuatan sebagai manusia karet. Sebagai pendiri dan kapten dari Kelompok Bajak Laut Topi Jerami, ia tidak hanya menjadi orang pertama

Tony Tony Chopper

kebingungan karena melihat para kru topi jerami telah berubah, padahal yang dia lihat adalah kru topi jerami palsu. Chopper merupakan salah satu petarung