Kepingan maravedí yang dikeluarkan Alfonso VIII dari Kastilia pada 1191. Tulisan pada koin berbahasa Arab.

Maravedí adalah mata uang yang terbuat dari koin emas atau perak yang digunakan di Semenanjung Iberia (sekarang Spanyol dan Portugal) pada abad ke-11 hingga 14. Nilai mata uang ini berubah-ubah, pada masa Alfonso VIII dari Kastilia (1158–1214), ia berisi sekitar 3,8 gram emas, lalu turun hingga mencapai 1 gram pada masa Chaime I dari Aragon (1213–1276), lalu menjadi perak pada masa Alfonso X dari Kastilia (1252–1284)

Referensi

sunting
  • Frey, Albert R. (1916), "A dictionary of numismatic names: their official and popular designations", American Journal of Numismatics, I: 143.
  • Proctor, Jorge A. (October 2001), "America's First Official Coinage", The Numismatist, Colorado Springs, Colorado.
  • Sédillot, René (1955), Toutes les monnaies du monde, Paris: Recueil Sirey, hlm. 170–171, 325–326.
  • Sedwick, Daniel (January 1995), Practical Book of Cobs: History, Identification, Shipwrecks, Values, Market, Coin Photos, ISBN 99913-0-101-1.
  • Shaw, W.A. (1967) [1896], The history of currency 1251 to 1894: being an account of the gold and silver moneys and monetary standards of Europe and America, together with an examination of the effects of currency and exchange phenomena on commercial and national progress and well-being, New York: G.P. Putnam's Sons, reprinted by Augustus M. Kelley, hlm. 319–344, LC 67·20086.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Pelayaran Christopher Columbus

kolumbus menanggapi kabar dari Pinzón dengan ucapan, "kuberi kau lima ribu maravedi sebagai hadiah!" Nama baru yang menggantikan nama "Pulau Watling" pada

Real Spanyol

Castilla dengan nilai 3 maravedí. Nilai tukar ini naik terus sampai tahun 1497, saat real ditentukan dengan nilai 34 maravedí. Yang disebut Peso de Ocho

Muhammad I dari Granada

kekuasaannya) dan berjanji untuk membayar upeti tahunan sebesar 250.000 maravedi. Sebagai gantinya, Alfonso menghentikan dukungan terhadap Banu Asyqilula

Pengepungan Jaén (1245–46)

Jaén ke tangan Fernando dan setuju untuk membayar upeti sebesar 150.000 maravedí per tahun—upeti ini menjadi salah satu sumber pendapatan utama Fernando

Dobla

Nama ini berasal dari "double maravedi", istilah yang digunakan oleh orang-orang Castilia untuk dinar Muslim, ketika maravedí dihargai kembali sebagai setara

Almodóvar del Río

IV menyetujui penjualan yurisdiksi dan kekuasaan untuk lima belas juta maravedí dan kantor wali kota serta Kastil seharga satu setengah juta, demi Francisco

Muhammad II dari Granada

mereka agar tetap membayar upeti. Upeti yang dibayarkan berjumlah 300.000 maravedí—sekitar separuh pendapatan Granada—. Meskipun Granada sering kali menunda