Mandey atau Mandei adalah Marga dari suku Minahasa khususnya dari daerah Tontemboan. Berasal dari desa Tumaluntung kecamatan Tareran kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Berasal dari kata dalam bahasa Tontemboan yang berarti Pandai.

Sejarah

sunting

Walaupun marga Mandey ini berasal dari desa Tumaluntung, tetapi menurut sejarah, leluhur keluarga Mandey (yang adalah bagian dari Pasiowan Telu, keturunan dari Toar dan Lumimuut) merupakan salah satu dari orang-orang yang pertama-tama berangkat meninggalkan Wanua utama untuk membuka Wanua baru ke Lomparen.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ H. M. Taulu, Malesung-Minahasa dari Purba hingga Penjajah Belanda, Manado: Badan Budaya Yayasan Membangun, 1969, hal. 5; J.G.F. Riedel, Hikajatnja Tuwah Tanah Minahasa, Batavia: Ter Lands-Drukkerij, 1862


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar fam Minahasa

Marga Minahasa merujuk kepada nama keluarga atau marga yang dipakai di belakang nama depan masyarakat Minahasa/Manado. Di Indonesia Timur, nama marga

Toni Supit

Siau Tagulandang Biaro selama dua periode yakni 2008โ€”2013 dan 2013โ€”2018. Mandey, Skivo Marcelino (9 September 2019). Belarminus, Robertus (ed.). "45 Anggota

Adolf Jouke Sondakh

infeksi tenggorokan dan leukemia. Ia meninggalkan seorang istri, Sientje Mandey, yang juga menjabat sebagai anggota DPD Golkar dari Sulut, serta dua orang

Tumaluntung, Tareran, Minahasa Selatan

Desa Tumaluntung berasal dari beberapa marga, antara lain marga Runtuwene, Tumbel, Lambonan, Liud, Mangundap, Mandey, Sendow, Rumengan, Lombok, Lelengboto