Bermacam jenis mata kail
Bermacam ukuran mata kail

Mata kail adalah salah satu alat untuk menangkap ikan yang paling populer dan digunakan untuk memancing.

Mata kail digunakan sebagai tempat untuk menaruh umpan pancing, yang pada awalnya terbuat dari tulang atau kayu keras pada zaman dahulu.

Pada masa kini bermacam mata kail sudah dapat dibuat dari berbagai macam logam keras seperti dari besi (yang diberi lapisan chrome), baja atau bisa juga dengan campuran bahan logam lainnya misalnya dari bahan karbon.

Mata kail mempunyai bentuk dan ukuran yang beragam (gambar kiri). Sedangkan untuk ukuran besar-kecilnya pada mata kail biasanya dibedakan dengan menggunakan nomor (gambar kanan).

Mata kail pada masa zaman batu yang terbuat dari tulang, ditemukan di Skåne, Swedia

Alat pancing

sunting

Dalam pengertian olahraga memancing selain mata kail, alat pancing terdiri dari bermacam alat pendukung, seperti:

  • Pelampung pancingan, bisa terbuat dari kayu, busa, gabus atau plastik selama sesuai dengan penggunaannya sebagai pelampung yang ringan dan dapat mengambang di atas permukaan air.
  • Pemberat umpan pancing, umumnya menggunakan bahan dari timah agar umpan dapat tenggelam di bawah air.
  • Rol pancing, biasanya diletakkan pada pangkal dari tongkat pancing (joran pancing) yang berguna sebagai tempat menggulung tali senar pancing dan terdapat pemutar pada bagian sampingnya, tetapi dapat pula rol pancing digunakan tanpa tongkat pancing dengan cara tali senar digulung secara manual oleh tangan.
  • Tali senar pancing, digunakan untuk memasang mata kail sekaligus sebagai media penghubung antara pemancing dengan ikan yang terpancing.
  • Tongkat pancing, digunakan untuk tempat rol pancing pada pangkalnya dan biasanya tongkat pancing tidak digunakan pada area berair dalam atau pada saat memancing dasar.
  • Umpan pancing, terdiri dari beragam variasi, mulai dari umpan buatan misal berupa ramuan hingga umpan alam hidup ataupun mati misalkan ikan kecil, udang, cacing atau cumi-cumi

Pada dewasa ini mata kail tidak lagi harus menggunakan umpan dari bahan organik, tetapi dapat pula digunakan umpan buatan (lure) yang berbentuk seperti umpan asli dan terbuat dari kayu atau plastik.

Lihat pula

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Suku Kaili

Kaili lebih dari 30 rumpun suku, seperti, rumpun Kaili Rai, rumpun Kaili Ledo, rumpun Kaili Ija, rumpun Kaili Moma, rumpun Kaili Da'a, rumpun Kaili Unde

Lembu laut

akibat kipas perahu motor. Lembu laut sering menelan peralatan memancing (mata kail, pemberat, dll.) selagi merumput. Benda asing ini tampaknya tidak membahayakan

Memancing

disebut juga senar. Pada ujung senar dipasang satu atau lebih mata kail yang mana setiap mata kail diberi umpan hidup ataupun umpan tiruan. Menangkap ikan dengan

Layang-layang

terbuat dari anyaman daun sejenis anggrek tertentu dan dihubungkan dengan mata kail. Di Pangandaran dan beberapa tempat lain misalnya, layang-layang dipasangi

Pelampung pancingan

pangkal dan posisinya ditetapkan dengan bantuan dua buah timah (pemberat mata kail) berbentuk bulat kecil yang dijepitkan ke senar utama. Kelompok berikutnya

Angli

yakni perairan estuarium Schlei. Menurut teori lain, nama Angeln berarti "mata kail", sesuai dengan bentuk daratan Semenanjung Angeln; Julius Pokorny, ahli

Djoni Liem

julukan "Semburan Mulut Berbisa" Sebab djoni bisa meluncurkan jarum, mata kail pancing, silet dan beras dari mulutnya dengan jarak kurang lebih sekitar

Pemancingan laut

pancing ketika timah pemberat umpan pancing dan mata kail sudah menyentuh dasar laut. Kadang mata kail dapat bergeser sangat jauh atau bahkan tidak dapat