Maunder Minimum dalam sejarah 400 tahun angka bintik matahari

Maunder Minimum, juga dikenal sebagai "kelangkaan bintik matahari yang berkepanjangan", adalah periode sekitar tahun 1645 hingga 1715 di mana bintik matahari menjadi sangat langka. Selama periode 28 tahun (1672-1699), pengamat menemukan kurang dari 50 bintik matahari. Ini kontras dengan 40.000–50.000 bintik matahari yang terlihat pada zaman modern dalam rentang waktu yang sama.[1]

Maunder Minimum adalah bagian dari Zaman Es Kecil, periode kelangkaan bintik matahari panjang yang menyebabkan suhu Eropa yang lebih rendah dari rata-rata. Aktivitas matahari yang berkurang mungkin telah berkontribusi pada pendinginan iklim, meskipun pendinginan dimulai sebelum matahari minimum dan penyebab utamanya diyakini adalah aktivitas gunung berapi.

Referensi

sunting
  1. ^ John E. Beckman & Terence J. Mahoney (1998). The Maunder Minimum and Climate Change: Have Historical Records Aided Current Research?. Library and Information Services in Astronomy III. ASP Conference Series. Vol. 153. Instituto de Astrofísica de Canarias, Tenerife: Astronomical Society of the Pacific.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Annie Scott Dill Maunder

Annie Scott Dill Maunder (Nama lahir Annie Scott Dill Russell) (14 April 1868 - 15 September 1947) adalah seorang astronom berdarah Irlandia-Inggris.

Zaman Es Kecil

berlangsung periode ketika aktivitas matahari rendah (yang disebut Maunder Minimum). Keterkaitan antara aktivitas bintik matahari yang rendah dengan pendinginan

Variasi Matahari

telah memberikan beberapa efek perubahan iklim, sebagai contoh selama Maunder Minimum. Sebuah studi tahun 2006 dan review dari beberapa literatur, yang dipublikasikan

Tau Ceti

bintang itu bisa berada dalam kondisi aktivitas rendah analog dengan minimum Maunder — periode sejarah, yang dikaitkan dengan Zaman Es Kecil di Eropa, ketika

Matahari

Minimum Maunder. Hal ini bertepatan dengan era Zaman Es Kecil, di mana Eropa mengalami suhu yang sangat dingin tak seperti biasanya. Periode minimum berkepanjangan

Bintang

tertentu dan dapat berhenti sama sekali selama beberapa waktu. Selama Minimum Maunder, misalnya, Matahari mengalami periode selama 70 tahun yang nyaris tanpa

Astronomi

akibat-akibat yang signifikan atas kehidupan di atas Bumi. Misalnya periode minimum Maunder, yang sampai menyebabkan fenomena zaman es kecil pada Abad Pertengahan

47 Ursae Majoris

47 Ursae Majoris (disingkat 47 UMa), umumnya disebut Chalawan /ˈtʃɑːləwən/, adalah sebuah bintang katai kuning yang berjarak sekitar 46 tahun cahaya dari