3726 mdpl merupakan sebuah novel karya Nurwina Sari yang diterbitkan pada tahun 2024 oleh Romancious. Novel ini berawal dari au atau Alternative Universe yang populer di kalangan pembaca daring dan kemudian dikembangkan menjadi sebuah novel lengkap. 3726 mdpl menceritakan tentang kisah perjalanan asmara mahasiswa fakultas kehutanan yang bernama Rangga Raja dan Andini Hangura. Judul novel ini diambil dari ketinggian Gunung Rinjani yang terletak di Nusa Tenggara Barat yang berjumlah 3726 meter di atas permukaan laut.[1] Novel ini mencetak rekor sebagai Best Seller book dengan 20.905 buku yang terjual dalam 1 jam sejak perilisan lewat pre order dan telah terjual sebanyak 40.541 eksemplar dalam tiga hari.

Sinopsis

sunting

Novel 3726 mdpl berkisah tentang Rangga Raja, seorang mahasiswa kehutanan yang populer dan memiliki hobi mendaki gunung, serta Andini Hangura, seorang mahasiswi berprestasi dengan paras cantik. Keduanya terikat dalam dinamika hubungan yang kompleks. Rangga, yang telah lama mengagumi Andini, akhirnya mengungkapkan perasaannya. Namun, Andini yang masih memikirkan hubungan masa lalunya merasa ragu untuk memulai hubungan baru.

Novel ini mengeksplorasi tema-tema seperti cinta, persaingan, dan pencarian jati diri dalam konteks kehidupan mahasiswa. Latar belakang Gunung Rinjani yang khas memberikan makna perjalanan hidup yang dipenuhi tantangan dan keindahan. Selain kisah asmara, novel ini juga menyoroti pentingnya kesabaran dan apresiasi terhadap alam Indonesia.

Referensi

sunting
  1. ^ Puspita, Tania Maya (2023-04-27). "Pesona keindahan Alam Taman Nasional Gunung Rinjani Lombok". Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora (dalam bahasa Inggris). 1 (2): 41–51. doi:10.59024/atmosfer.v1i2.62. ISSN 2964-982X.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Meter di atas permukaan laut

Meter di atas permukaan laut (disingkat mdpl) adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan ketinggian suatu tempat dari permukaan laut, dinyatakan dalam

Gunung Raung

Puncak 17/Puncak Bendera (3159 mdpl), Puncak Tusuk Gigi,(3300 mdpl) dan, yang tertinggi, adalah Puncak Sejati (3.344 mdpl). Dilihat dari vegetasinya, Gunung

Pegunungan Jayawijaya

Puncak Mandala 4.760 mdpl Puncak Trikora 4.730 mdpl Puncak Idenberg 4.673 mdpl Puncak Yamin 4.535 mdpl Puncak Carstenz Timur 4.400 mdpl Karena Gunung Jayawijaya

Lampung

Gunung Pesagi (3.262 Mdpl) di Liwa, Lampung Barat Gunung Tanggamus (2.100 Mdpl) di Kota Agung, Tanggamus Gunung Tebak (1.607 Mdpl) di Sumber Jaya, Lampung

Gunung Lewotobi

Timur. Puncak tertinggi Lewotobi dinamakan Gunung Lewotobi Perempuan (1.703 mdpl) yang hanya meletus dua kali sepanjang sejarah, yaitu pada tahun 1921 dan

Kabupaten Tulang Bawang

berada di dataran rendah. Ketinggian wilayah ini bervariasi antara 2 Mdpl s/d 44 Mdpl. Nama Tulang Bawang diambil dari Sungai Tulang Bawang yang mengalir

Gunung Galunggung

3 puncak yaitu Puncak Dinding Ari (2.168 Mdpl), Puncak Dora (2.225 Mdpl) dan Puncak Beuticanar (2.240 Mdpl) ketiga puncak tersebut dapat dijangkau dengan

Porang

Kemampuannya untuk tumbuh di berbagai jenis tanah pada ketinggian 0 hingga 700 mdpl membuatnya menjadi tanaman yang mudah dibudidayakan di banyak wilayah Indonesia