Gajah semak afrika, hewan mamalia darat terbesar yang masih ada.

Istilah megafauna (Yunani Kuno megas "besar" + Latin fauna "hewan") memiliki dua arti yang berbeda pada ilmu biologi. Arti yang lebih sedikit ditemui adalah hewan yang dapat dilihat dengan mata telanjang, berbeda dengan mikrofauna. Arti yang lebih umum ditemui dan didiskusikan pada artikel ini adalah hewan "raksasa", "sangat besar" atau "besar" - meskipun tidak terdapat definisi standar minimum ukuran.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Megafauna karismatik

Megafauna yang kharismatik atau charismatic megafauna adalah spesies hewan besar dengan daya tarik populer yang luas, yang sering digunakan oleh aktivis

Kuda

pernah dijinakkan dan secara historis terkait dengan kategori spesies megafauna. Terdapat kosakata khusus dan luas yang digunakan untuk menggambarkan

Harimau

reintroduksi harimau sedang direncanakan. Harimau termasuk salah satu megafauna karismatik yang paling populer di dunia. Hewan ini telah dipelihara di

Diprotodon

dengan konsekuensi tertekannya populasi megafauna yang lebih dulu ada. Sebaliknya, menurunnya populasi megafauna juga menyebabkan berkurangnya konsumsi

Arctodus

beruang, berarti mereka mungkin memburu megafauna Amerika Utara. Namun, karena hidup mereka bergantung pada megafauna Amerika Utara sebagai sumber makanan

Badak putih

lima spesies badak yang masih ada dan salah satu dari sedikit spesies megafauna yang tersisa. Binatang ini adalah binatang darat besar yang masih ada

Bali

subspesies ini mungkin masih bertahan hingga tahun 1940-an atau 1950-an. Megafauna dari zaman Pleistosen dan Holosen mencakup banteng dan tapir raksasa (berdasarkan

Badak

berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara. Badak adalah salah satu megafauna terbesar yang tersisa : semuanya memiliki berat setidaknya satu ton saat