📑 Table of Contents
Mendol berdampingan dengan tempe goreng

Mendol adalah salah satu makanan khas Jawa Timur (selain rawon dan tempe kacang). Makanan ini terbuat dari bahan dasar tempe kedelai. Tempe mendol ini banyak ditemukan di daerah Malang baik untuk lauk maupun dimakan sebagai jajanan. Mendol memiliki rasa yang renyah di luar, tetapi tetap lembut di dalam, menciptakan pengalaman kuliner yang memikat bagi siapa pun yang mencicipinya.[1]

Tempe ini berwarna cokelat kehitam-hitaman karena dibuat dari bahan tempe kedelai yang sudah agak basi (baca: tempe bosok).[butuh rujukan]

Mendol berasal dari Malang, Jawa Timur asal mula mendol tak lepas dari sejarah Malang sebagai penghasil tempe terbesar di Jawa Timur, pada masa kolonial Belanda orang orang Malang membuat mendol dengan meniru cara orang orang belanda membuat perkedel daging giling, namun bahan dasar dari perkedel ini adalah tempe yang di tumbuk atau di giling kemudian dikepal berbentuk bulat atau lonjong. Istilah kata mendol berasal dari bahasa jawa malangan yang artinya kepalan berbentuk bulat atau lonjong, bulat menonjol seperti kata mbendol atau mendolo (Jawa) yang artinya bulat menonjol.

Deskripsi

sunting
RESEP BUMBU MENDOL

Bahan utama mendol adalah tempe Malang yang berbentuk blok. Bumbunya yaitu kencur, bawang, bawang merah, ketumbar, jeruk purut, garam dan sedikit gula putih, cabe besar merah secukupnya dan cabe rawit kecil (pilihan). Semua bumbu digiling menggunakan ulegan (batu penggiling bumbu) sampai halus, lalu tempe dilumat bersama dengan bumbu tersebut. Tempe dalam kondisi mentah tersebut dilumat tidak lembut, masih bertekstur tempe yang masih terlihat serpihan kedelainya, lalu diratakan pada bumbu pada lumatan tempe tersebut. Setelah adonan tempe berbumbu tersebut jadi, lalu dibentuk sebesar sekitar 5x3x2 cm, biasanya dikepal-kepal dalam tangan. Setelah itu dibiarkan sekitar 1-2 jam agar terfermentasi dengan baik. Bila ingin rasa masam, biarkan sampai 6 jam. Goreng dengan minyak yang sudah panas, sampai warna kecoklatan.[butuh rujukan]

Ada yang suka mendol dengan rasa masam untuk rasa yang lebih khas. Ada yang suka lebih kering dengan digoreng sampai berwarna kehitaman. Mendol biasanya dimakan dengan nasi hangat, dan atau bersama sayur asem kangkung.

Referensi

sunting
  1. ^ "6 Resep Mendol Tempe yang Lezat dan Gurih, Camilan Khas Malang". Liputan6. 7 Mei 2024. Diakses tanggal 3 Juni 2025.

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Pulau Mendol

Pulau Mendol adalah salah satu Kecamatan terujung dari Kabupaten Pelalawan. Pulau Mendol dikenal dengan nama Pulau Penyalai. Secara geologi Pulau Mendol pecahan

Rawon

rawon adalah olahan jeroan. Di Pasuruan, rawon juga lazim dikonsumsi dengan mendol (perkedel tempe) dan disajikan di atas daun pisang. Kunci lezat rawon juga

Daftar pulau di Indonesia menurut luas wilayah

0.5965; 103.2241 Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan Riau Pulau Mendol, Pulau Penyeler, Penjalai, Poelau Mendoi, Poelau Penjalau, Sungai Penyalai

Daftar masakan Indonesia

Tahu Tek Nasi Mawut Cwie Mie Malang STMJ Ronde Es Mocca Es Duren Orem Orem Mendol Nasi Krawu Nasi Blawu Rempih Danggur Tahu Wa Teh Jahe Keningar Tempe Penyet

Kabupaten Pelalawan

Kabupaten Pelalawan memilik beberapa pulau yang relatif besar yaitu: Pulau Mendol, Pulau Serapung dan Pulau Muda serta pulau-pulau yang tergolong kecil seperti:

Kabupaten Malang

makanan ringan yang khas, di antaranya: Tahu Petis Bakpau Telo Arbanat Mendol Tahu sukun Orem-orem Onde-onde Lawang Sempol Cilok Kabupaten Malang mempunyai

Daftar pulau di Indonesia menurut provinsi

Pulau Tebing Tinggi Pulau Tiga Pulau Topang Pulau Nyiur Pulau Merbau Pulau Mendol Pulau Mas Pulau Sinaboi Pulau semakau Pulau Berbak Pulau Kemaro Pulau Maspari

Pelanduk kancil

Tragulus kanchil, di antaranya: Tragulus kanchil kanchil โ€“ Sumatra, P. Mendol, P. Berhala T. k. abruptus โ€“ Subi T. k. affinis โ€“ Vietnam, Kamboja, Laos