Bahasa Hindi
เคนเคฟเคจเฅเคฆเฅ€
Mฤnak Hindฤซ
Bahasa Hindi Standar Modern
Kata "Hindi" dalam Aksara Dewanagari
Dituturkanย diIndia (sebagai bahasa resmi); komunitas di Afrika Selatan, Amerika Serikat, Kanada, dan Nepal; kelompok kecil peranakan India di Indonesia dan Malaysia
WilayahIndia Utara, Timur, Barat, dan Tengah
Penutur
(180 juta[1] per 1991)
(lihat pula Hindi-Urdu)
Perincian data penutur

Jumlah penutur beserta (jika ada) metode pengambilan, jenis, tanggal, dan tempat.[2][3][4]

Bentuk awal
Dewanagari
Kaithi (Historis)
Braille Dewanagari
Status resmi
Bahasa resmiย di
ย India ย Fiji (sebagai Fiji Hindi)
Diakui sebagai
bahasa minoritasย di
Diaturย olehDirektorat Hindi Pusat (India)[5]
Kode bahasa
ISO 639-1hi
ISO 639-2hin
ISO 639-3hin
LINGUIST List
LINGUIST list sudah tidak beroperasi lagi
hin-hin
Glottologhind1269[6]
Linguasfer59-AAF-qf
IETFhi
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
C10
Kategori 10
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa telah punah (Extinct)
C9
Kategori 9
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa sudah ditinggalkan dan hanya segelintir yang menuturkannya (Dormant)
C8b
Kategori 8b
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa hampir punah (Nearly extinct)
C8a
Kategori 8a
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa sangat sedikit dituturkan dan terancam berat untuk punah (Moribund)
C7
Kategori 7
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mulai mengalami penurunan ataupun penutur mulai berpindah menggunakan bahasa lain (Shifting)
C6b
Kategori 6b
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mulai terancam (Threatened)
C6a
Kategori 6a
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa masih cukup banyak dituturkan (Vigorous)
C5
Kategori 5
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mengalami pertumbuhan populasi penutur (Developing)
C4
Kategori 4
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa digunakan dalam institusi pendidikan (Educational)
C3
Kategori 3
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa digunakan cukup luas (Wider Communication)
C2
Kategori 2
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan di berbagai wilayah (Provincial)
C1
Kategori 1
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa nasional maupun bahasa resmi dari suatu negara (National)
C0
Kategori 0
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa merupakan bahasa pengantar internasional ataupun bahasa yang digunakan pada kancah antar bangsa (International)
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue:ย C1 National
Bahasa Hindi dikategorikan sebagai C1 National menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini menjadi bahasa nasional maupun bahasa resmi dari suatu negara
Referensi: [7]

Lokasi penuturan
Lokasi penuturan Bahasa Hindi
Peta
Peta
Perkiraan persebaran penuturan bahasa ini.
Koordinat:ย 23ยฐN 80ยฐE๏ปฟ / ๏ปฟ23ยฐN 80ยฐE๏ปฟ / 23; 80 Sunting di Wikidata
ย Portal Bahasa
Lย โ€ข Bย โ€ข PWย ย ย 
Sunting kotak infoย ย Lihat butir Wikidataย ย Info templat

Bahasa Hindi adalah bahasa resmi di India selain bahasa Inggris, dan bahasa ini merupakan salah satu bahasa dengan jumlah penutur terbanyak di dunia setelah bahasa Tionghoa dan bahasa Inggris. Bahasa ini merupakan saudara kembar bahasa Urdu. Bahasa ini dipertuturkan di India, komunitas di Afrika Selatan, Amerika Serikat, Kanada, Nepal, serta kelompok kecil peranakan India di Indonesia dan Malaysia.

Sejarah

sunting

Hindi pada mulanya digunakan oleh kebanyakan penduduk India Utara atau Madhyadesa dan Hindavi atau Hindui adalah istilah yang umum dipakai pada masa itu. Ketika dialek Bakha mulai berkembang, India Utara menghadapi serangan dari utara, utamanya dari kesultanan Mughal dan permukimannya di India. Di sinilah situasi mulai membingungkan, para penyerbu tersebut berbahasa ibu Turki, sedangkan untuk bahasa keagamaan adalah bahasa Arab, dan bahasa resmi pemerintahan serta kesusasteraan adalah bahasa Persia. Masyarakat Madhyadesa saat itu sudah mengembangkan bahasa Brajbhasa dan bahasa Awadhi, Dingal dan Maithili. Bahasa Khariboli yang tidak dipakai untuk transaksi resmi maupun kesenian, digunakan untuk skala komunikasi yang lebih luas. Status Khariboli sebagai bahasa resmi ditetapkan pertama kali di Golkunda (saat ini bernama Bijapur dan Hyderabad, Andhra Pradesh serta Karnataka) oleh para penguasa Muslim dan ulama di India Selatan menggunakannya untuk tujuan intelektual. Akhirnya, muncullah istilah zaban-e Hind yang kemudian dinamai Dakhini.

Beberapa cendekiawan berpendapat bahwa bahasa Hindi muncul sebagai akibat interaksi antara penduduk asli dan para penyerbu Muslim. Bahasa campuran ini tidak digunakan sebagai bahasa resmi dan disebut zaban-I-Urdu-e-mualla (bahasa tenda) yang kemudian disebut Urdu atau Rekhta. Pada masa itu unsure Bakha dalam bahasa Hindavi banyak diganti dengan kosakata-kosakata dari bahasa Persia. Istilah 'Urdu' baru terdengar setelah 500 tahun penyerbuan Muslim ke India Utara.

Pada saat Inggris mulai berkuasa di India, terdapat jurang yang sangat tajam antara dua bentuk verbal tersebut, yakni Hindustani dan Urdu. Hal inilah yang mendorong Gilchrist mendeskripsikan adanya tiga varian yang berbeda, yakni:

  • Bahasa tinggi atau gaya Persia
  • Bahasa menengah
  • Bahasa rakyat (Hindavi)

Mahatma Gandhi menyadari propaganda yang dibuat Inggris untuk membesar-besarkan masalah itu khususnya dikotomi Hindi-Urdu. Dia kemudian membuat konsep bahasa persatuan, setelah menerima Hindustani sebagai varian nonformal, dengan Hindi memakai huruf Dewanagari dan Urdu dengan huruf Arab-Persia. Kemudian dalam perkembangan selanjutnya, para cendekiawan bahasa memasukkan berbagai kosakata yang berakar dari Bahasa Sanskerta, dan akibatnya bahasa Hindi dan bahasa Urdu semakin jauh persamaannya.

Status bahasa

sunting

Bahasa Hindi menjadi bahasa nasional India selain bahasa Inggris. Di samping itu menjadi bahasa resmi di negara bagian Himachal Pradesh, New Delhi, Haryana, Uttar Pradesh, Chandigarh, Bihar, Madhya Pradesh dan Rajashtan. Di samping itu, juga dipakai luas di kota Bombai dan Hyderabad.

Daerah tutur

sunting

Sekitar 180 juta orang India menganggap bahasa Hindi sebagai bahasa ibunya, sedangkan 300 juta lainnya menggunakannya sebagai bahasa kedua atau kesekian. Bahasa Hindi juga tersebar di beberapa negara di luar India, seperti di AS (100.000 jiwa), Mauritius (685.170 jiwa), Afrika Selatan (890.292), Yaman (232.760 jiwa), Uganda (147.000 jiwa), Singapura (5.000 jiwa), Selandia Baru (20.000 jiwa), dan Jerman (30.000 jiwa).

Selain itu banyak penutur bahasa Hindi yang tinggal di negara-negara seperti: Fiji, Nepal, Suriname, Trinidad & Tobago, Guyana, Uni Emirat Arab, dan Indonesia.

Bahasa Hindi makin populer dengan makin tenarnya film-film Bollywood. Bollywood kini semakin diakui di dunia internasional dan bahkan mampu menembus pasar dunia barat.

Sistem penulisan

sunting

Aksara Dewanagari digunakan sebagai abjad resmi dalam penulisan bahasa Hindi.

Contoh

sunting
  • Namaste! = Halo!
  • Aap kaise hain? = Apa kabar?
  • Main achaa hoon = Baik-baik
  • Dhanyavad = Terima kasih
  • Aapka naam kya hain? = Siapa namamu?
  • Mera naam.....hai = Nama saya....
  • Phir milenge! = Sampai jumpa!
  • Alvida! = Selamat tinggal!
  • Achaa = Baik
  • Ghar = Rumah
  • Pyaar = Cinta
  • Bal = Rambut
  • Biwi = Istri
  • Kya = Apa
  • Koun = Siapa
  • Kyu = Kenapa
  • Kab = Kapan
  • Kahan = Dimana
  • Kaise = Bagaimana
  • Mahal = Istana
  • Khoobsurat = Indah
  • Sundar = Cantik
  • Ladka = Pria
  • Ladki = Gadis
  • Main = Aku
  • Tum/Aap = Kamu/Anda
  • Woh = Dia
  • Hum = Kita
  • Abhee = Sekarang
  • Rang = Warna
  • Barish = Hujan
  • Pani = Air
  • Khana = Makanan
  • Chup raho! = Diamlah!
  • Bas = Cukup
  • Door = Jauh
  • Vaada = Janji
  • Paas aao! = Datanglah!
  • Aaiye! = Kemarilah!
  • Rajkumar = Pangeran
  • Rajkumari = Putri
  • Mujhe pata = Aku tahu
  • Aaj = Hari ini
  • Mahina = Bulan
  • Cinta = Khawatir
  • Dua = Doa
  • Namaz = Sholat
  • Waqt = Waktu
  • Parivaar = Keluarga
  • Bhaasha = Bahasa
  • Sahi = Benar
  • Galat = Salah
  • Haan = Iya
  • Nahin = Tidak
  • Roop = Wajah
  • Pooja = Puja
  • Chai = Teh
  • Shaadi = Menikah
  • Dost/Yaar = Teman
  • Mausam = Musim
  • Le ja = Ambillah
  • Mehndi = Henna

Lihat pula

sunting

Rujukan

sunting
  1. ^ Ethnologue, "Hindi"
  2. ^ Ethnologue (dalam bahasa Inggris) (Edisi 25, 19), Dallas: SIL International, ISSNย 1946-9675, OCLCย 43349556, OLย 20243680W, Wikidataย Q14790
  3. ^ http://www.censusindia.gov.in/2011Census/Language-2011/Statement-1.pdf.
  4. ^ Ethnologue https://www.ethnologue.com/language/hin. Diakses tanggal 2 September 2018.
  5. ^ Central Hindi Directorate regulates the use of Devanagari script and Hindi spelling in India. Source: Central Hindi Directorate: Introduction Diarsipkan 2010-04-15 di Wayback Machine.
  6. ^ Hammarstrรถm, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Bahasa Hindi". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
  7. ^ "Bahasa Hindi". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.

Daftar Pustaka

sunting

Kamus

sunting

Bacaan lanjutan

sunting
  • Bhatia, Tej K A History of the Hindi Grammatical Tradition. Leiden, Netherlands & New York, NY: E.J. Brill, 1987. ISBN 90-04-07924-6

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Kritika Kamra

Kritika dilahirkan di Bareilly, Uttar Pradesh dan dibesarkan di kota kelahirannya Ashoknagar, Madhya Pradesh. Dia melakukan sekolah awalnya di Anand

Kishore Kumar

"Penghargaan Lata Mangeshkar" oleh pemerintahan Madhya Pradesh dan dari tahun tersebut, Pemerintahan Madhya Pradesh membuat penghargaan baru yang bernama "Penghargaan

Zaan Khan

Jagat Ki Aisi Hai promo". Pinkvilla. Diakses tanggal 21 February 2024. "'Tu Mera' is a beautiful love song: Zaan Khan". The Times of India. 14 March 2023

Shoaib Ibrahim

Star Plus acara Nach Baliye 8. Ibrahim lahir dan dibesarkan di Bhopal, Madhya Pradesh. Dia menyelesaikan studi di bidang teknik ilmu komputer. Ibrahim menikahi

Daftar kota sensus di India tahun 2001

Katras Kenduadih Kharkhari Kustai Lakarka Loyabad Maithon Malkera Marma Mera Mugma Nagri Kalan Nirsa Panchet Pathardih Pondar Kanali Rohraband Sahnidih

Manusia Balangoda

sapiens modern, sebuah tengkorak yang ditemukan di tengah lembah Narmada, Madhya Pradesh, India, yang kini disebut sebagai Manusia Narmada, adalah penemuan tengkorak