Fibula Merovingian

Wangsa Meroving adalah keluarga bangsawan Franka Sali yang berkuasa atas orang Franka selama hampir 300 tahun di kawasan yang disebut Negeri Franka (bahasa Latin: Francia) semenjak pertengahan abad ke-5. Wilayah kekuasaan wangsa Meroving mencakup Germania Superior dan Jerman bagian selatan.

Pada awalnya wangsa Meroving dipimpin oleh Klovis, tetapi perkembangan pesat terjadi ketika wangsa ini dipimpin oleh keturunan Clovis.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ "Abad Pertengahan/Sejarah/Awal/Franka dan Meroving - Wikibuku bahasa Indonesia". id.wikibooks.org. Diakses tanggal 2017-11-21.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Kerajaan Franka

Raja Orang Franka pada tahun 496 M. Anak cucu Raja Klovis, yakni wangsa Meroving, pada akhirnya tersingkir dari tampuk pemerintahan dan digantikan oleh

Wangsa Karoling

kekuatan militer yang menopang kekuasaan raja-raja wangsa Meroving. Pada 751, pemerintahan wangsa Meroving digulingkan atas persetujuan Sri Paus serta dukungan

Jerman

mendominasi dan mulai membentuk dinasti/wangsa berkuasa, seperti wangsa Meroving dan wangsa Salia. Proses kristenisasi dan kultur feodalisme juga mulai

Orang Franka

Kawasan tersebut pada akhirnya dikuasai oleh wangsa Meroving. Anggapan ini muncul karena wangsa Meroving menerbitkan kitab hukum Sali (bahasa Latin: Lex Salicacode:

Dagobert I

Neustria dan Bourgogne (629โ€“639). Ia adalah raja terakhir dari Dinasti Meroving yang memegang kekuasaan kerajaan yang nyata. Dagobert merupakan Raja Franka

Daftar Raja Prancis

mereka. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Daftar Raja Franka. Raja wangsa Meroving yang terakhir, yang dikenal sebagai raja malas, tidak memegang kekuasaan

Childebert I

(skt. 496 โ€“ 13 Desember 558) merupakan seorang Raja Franka dari Dinasti Meroving, sebagai yang ketiga dari keempat putra Clovis I yang berbagi kerajaan

Brunilda

Visigoth yang menjadi Ratu Franka. Ia memerintah setidaknya satu kerajaan Meroving (Austrasia atau Burgundian) selama 33 tahun. Ia juga terkenal karena persaingannya