Messiah
Oratorio oleh George Frideric Handel
Halaman judul partitur autograf Handel
TeksCharles Jennens, dari Alkitab Raja James dan Kitab Doa Bersama
BahasaInggris
Digubah22 Agustus 1741 (1741-08-22)14 September 1741 (1741-09-14) – London
Gerakan53 dalam tiga bagian
VokalPaduan suara dan solo SATB
Instrumental

Messiah (HWV 56) adalah judul oratorio karya George Frideric Handel yang digubah pada tahun 1741.[1] Judul oratorio atau karya musik untuk orkestra, solo, dan paduan suara ini diambil dari konsep Yudaisme dan Kristen tentang Mesias. Dalam Kekristenan, Yesus disebut sebagai "Sang Mesias". Handel sendiri beragama Kristen, dan oratorio tersebut didasarkan pada kisah Alkitab mengenai karya Yesus di dunia sebagai Sang Mesias atau Juru Selamat menurut konsep Kristiani. Pertama kalinya ditampilkan di Dublin pada tanggal 13 April 1742 dan diberikan kesempatan premiere di London hampir setahun kemudian. Sesudah awalnya diterima dengan biasa oleh publik, oratorio ini menjadi terkenal, akhirnya menjadi salah satu karya koor yang paling terkenal dan paling sering ditampilkan dalam musik Barat.[n 1]

Meskipun Messiah lebih banyak menceritakan kisah tentang kebangkitan Yesus dari kematian, setelah kematian Handel, oratorio ini lebih sering ditampilkan pada masa-masa Adven (menjelang Natal).

Koor Hallelujah

sunting
Bagian terakhir dari koor "Hallelujah", dari naskah milik Handel

Ini adalah bagian yang paling terkenal dari Messiah, yang mengakhiri bagian kedua dari tiga bagian Oratorio ini. Syairnya diambil dari tiga ayat Kitab Wahyu dari Perjanjian Baru, yaitu Wahyu 19:6, Wahyu 11:15, dan Wahyu 19:16.


Syair asli bahasa Inggris
Hallelujah! for the Lord God Omnipotent reigneth.
The kingdom of this world is become the kingdom of our Lord, and of His Christ; and He shall reign for ever and ever.
King of Kings, and Lord of Lords.
Hallelujah!

Terjemahan bahasa Indonesia
Haleluya! Karena Tuhan Allah Yang Mahakuasa bertakhta.
Kerajaan dunia ini telah menjadi kerajaan Tuhan kita dan Dia yang diurapi-Nya, dan Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.
Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan.
Haleluya!

Di berbagai tempat di dunia, penonton biasanya berdiri ketika bagian ini dinyanyikan. Konon menurut tradisi, Raja George II dari Inggris begitu tertegun oleh bagian ini sehingga ia bangkit berdiri. Akibatnya, seluruh hadirin yang menghadiri konser itupun berdiri juga, dan demikianlah tradisi itu dimulai.

Musik

sunting

Organisasi dan penomoran gerakan

sunting

Penomoran gerakan-gerakan di bawah ini sesuai dengan "Novello vocal score" (1959), yang disunting oleh Watkins Shaw, dengan mengambil penomoran sebelumnya yang dirancang oleh Ebenezer Prout. Edisi-edisi lain menghitung gerakan-gerakan agak berbeda; edisi Bärenreiter tahun 1965, contohnya, tidak memberi nomor semua recitative dan mengurut dari 1 sampai 47.[3] Pembagian ke dalam bagian dan adegan ("Scene") adalah berdasarkan buku-kata tahun 1743 yang disiapkan untuk penampilan perdana di London.[4] Judul adegan ("Scene") diberikan ketika Burrows menyarikan judul-judul adegan oleh Jennens.[5]

Catatan

sunting
  1. ^ Sejak pegelaran mula-mula karya ini sering kali dirujuk, secara kurang tepat, sebagai "The Messiah". Bagian ini tidak ada pada judul resminya.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ Juga diberi nomor katalog HG xlv (HG: Händel-Gesellschaft atau Karya Händel); dan HHA i/17 (HHA: Hallische Händel-Ausgabe).Templat:NewGrove2001
  2. ^ Myers, Paul (Transcription of broadcast) (December 1999). "Handel's Messiah". Minnesota Public Radio. Diakses tanggal 20 July 2011.
  3. ^ Burrows (1991), pp. ix and 86–100
  4. ^ Burrows (1991), pp. 83–84
  5. ^ Burrows (1991), pp. 55–57

Sources

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Messiah (seri televisi)

Does Not Want 'Messiah' Streamed In The Country". Entertainment Tonight Canada. Diakses tanggal December 31, 2019. Messiah di Netflix Messiah di IMDb (dalam

Georg Friedrich Händel

Saul, Israel in Egypt (1739); L'Allegro (1740), serta Messiah (Dublin 1742, London 1743) The Messiah memang ditulis untuk pementasan besar. Kor di sini memainkan

Judas and the Black Messiah

Judas and the Black Messiah adalah sebuah film drama biografi Amerika Serikat tentang aktivis Black Panther Party Amerika Serikat Fred Hampton. Film tersebut

The Messiah (film 2007)

(Iran: بشارت منجی), yang lebih umum dan secara resmi disebut sebagai The Messiah, tetapi juga disebut sebagai 'Yesus', "Perbuatan Baik Sang Juruselamat"

Messiah (permainan video)

sistem yang menjalankan permainan tersebut. Messiah menerima tanggapan yang beragam dari para pengulas. Messiah adalah permainan video aksi 3D yang mengharuskan

Dune: Part Three

(2021) dan Dune: Part Two (2024), film ini diadaptasi dari novel Dune Messiah (1969) karya Frank Herbert. Film ini dibintangi oleh Timothée Chalamet

Yudas Iskariot

International (1998), p. 167. Brown, Raymond E. (1994). The Death of the Messiah: From Gethsemane to the Grave: A Commentary on the Passion Narratives in

The Young Messiah (film)

Situs web resmi The Young Messiah di IMDb (dalam bahasa Inggris) (Inggris) The Young Messiah di Box Office Mojo The Young Messiah (film) di Rotten Tomatoes