Klorida
Nama
Nama IUPAC (sistematis)
Klorida[1]
Penanda
Model 3D (JSmol)
Referensi Beilstein 3587171
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
Nomor EC
Referensi Gmelin 14910
KEGG
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/ClH/h1H/p-1ย checkY
    Key:ย VEXZGXHMUGYJMC-UHFFFAOYSA-Mย checkY
  • [Cl-]
Sifat
Clโˆ’
Massa molar 35,45ย gยทmolโˆ’1
Asam konjugat Hidrogen klorida
Termokimia
Entropi molar standar (So) 153.36ย JยทKโˆ’1ยทmolโˆ’1[2]
Entalpi pembentukan standar (ฮ”fHo) โˆ’167ย kJยทmolโˆ’1[2]
Senyawa terkait
Anion lain
Fluorida

Bromida
Iodida

Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25ย ยฐC [77ย ยฐF], 100ย kPa).
Referensi

Klorida /หˆklษ”หraษชd/[3] adalah ion yang terbentuk sewaktu unsur klor mendapatkan satu elektron untuk membentuk suatu anion (ion bermuatan negatif) Clโˆ’. Garam dari asam klorida HCl mengandung ion klorida; contohnya adalah garam meja, yang adalah natrium klorida dengan formula kimia NaCl. Dalam air, senyawa ini terpecah menjadi ion Na+ dan Clโˆ’.[4]

Kata klorida dapat pula merujuk pada senyawa kimia yang satu atau lebih atom klornya memiliki ikatan kovalen dalam molekul. Ini berarti klorida dapat berupa senyawa anorganik maupun organik. Contoh paling sederhana dari suatu klorida anorganik adalah hidrogen klorida (HCl), sedangkan contoh sederhana senyawa organik (suatu organoklorida) adalah klorometana (CH3Cl), atau sering disebut metil klorida.

Sifat elektronik

sunting

Ion klorida (diameter 167ย pm) jauh lebih besar dari atom klorin (diameter 99ย pm), berturut-turut. Ion ini tidak berwarna dan bersifat diamagnetik. Dalam larutan berair, ion ini sangat larut dalam banyak kasus; tetapi, untuk beberapa garam klorida, seperti perak klorida, timbal(II) klorida, dan raksa(I) klorida, mereka hanya sedikit larut dalam air.[5] Dalam larutan berair, klorida terikat oleh ujung protik molekul air.

Reaksi

sunting

Klorida dapat dioksidasi tetapi tidak dapat direduksi. Oksidasi pertama, seperti yang digunakan dalam proses klor-alkali, adalah konversi menjadi gas klor. Klorin dapat dioksidasi lebih lanjut menjadi oksida dan oksianion lain termasuk hipoklorit (ClOโˆ’, bahan aktif dalam pemutih klorin), klorin dioksida (ClO2), klorat (ClOโˆ’3), dan perklorat (ClOโˆ’4).

Dalam hal sifat asam-basa, klorida adalah basa yang sangat lemah seperti yang ditunjukkan oleh nilai negatif dari pKa asam klorida. Klorida dapat diprotonasi oleh asam kuat, seperti asam sulfat:

NaCl + H2SO4 โ†’ NaHSO4 + HCl

Reaksi garam ionik klorida dengan garam lain untuk pertukaran anion. Adanya klorida sering dideteksi dengan pembentukan perak klorida yang tidak larut pada perlakuan dengan ion perak(I):

Clโˆ’ + Ag+ โ†’ AgCl

Konsentrasi klorida dalam pengujian dapat ditentukan menggunakan kloridometer, yang mendeteksi ion perak setelah semua klorida dalam pengujian telah diendapkan melalui reaksi ini.

Elektroda perak klorida biasanya digunakan dalam elektrofisiologi ex vivo.[6]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Chloride ion - PubChem Public Chemical Database". The PubChem Project. USA: National Center for Biotechnology Information.
  2. ^ a b Zumdahl, Steven S. (2009). Chemical Principles 6th Ed. Houghton Mifflin Company. hlm.ย A21. ISBNย 978-0-618-94690-7.
  3. ^ Wells, John C. (2008), Longman Pronunciation Dictionary (Edisi 3), Longman, hlm.ย 143, ISBNย 9781405881180.
  4. ^ Green, John, and Sadru Damji. "Chapter 3." Chemistry. Camberwell, Vic.: IBID, 2001. Print.
  5. ^ Zumdahl, Steven (2013). Chemical Principles (Edisi 7). Cengage Learning. hlm.ย 109. ISBNย 978-1-285-13370-6.
  6. ^ Molleman, Areles (2003). "Patch Clamping: An Introductory Guide to Patch Clamp Electrophysiology". Wiley & Sons. ISBN 978-0-471-48685-5.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Gugus metil

metil dapat diikat pada senyawa organik melalui reaksi SN2 terhadap iodometana, atau melalui reaksi metil-litium (dapat pula metil-magnesium klorida)

Natrium klorida

Natrium klorida, juga dikenal dengan garam dapur, atau halit, adalah senyawa kimia dengan rumus molekul NaCl, mewakili perbandingan 1:1 ion natrium dan

Teknologi pangan

Pelarut yang sekarang digunakan adalah etil asetat atau metil klorida. Untuk metil klorida, FDA Amerika menetapkan minimal kadarnya di dalam kopi tidak

Pralidoksim

Pralidoksim (2-piridina aldoksim metil klorida) atau 2-PAM, biasanya digunakan dalam bentuk garam klorida atau iodidanya, termasuk dalam golongan senyawa

Freon

metil klorida (CH3CI), dan sulfur dioksida (SO2) sebagai bahan pendingin. Beberapa kecelakaan terjadi pada tahun 1920 karena kebocoran metil klorida.

Benzetonium klorida

Benzetonium klorida, juga dikenal sebagai hiamin, adalah garam amonium kuaterner sintetis. Senyawa ini berupa padatan putih tidak berbau dan larut dalam

Reaksi substitusi

digantikan dengan 1 atom Cl dalam gas klorin (Cl2) menjadi metil klorida (CH3Cl) dan asam klorida (HCl). Dalam kimia organik (dan anorganik), substitusi nukleofilik

Sianida

gugus halida (mis. Klorida pada metil klorida). Secara umum, sianida organik disebut nitril. Dengan demikian, CH3CN dapat disebut metil sianida tetapi lebih