Michael Behe
LahirMichael J. Behe
18 Januari 1952 (umurย 74)[1]
Altoona, Pennsylvania
AlmamaterUniversity of Pennsylvania
Dikenal atasIrreducible complexity
Karier ilmiah
BidangBiochemistry
InstitusiLehigh University in Pennsylvania
Discovery Institute's Center for Science and Culture
Disertasi"Investigation of some physical chemical factors affecting the gelation of sickle cell hemoglobin"ย (1978)

Michael J. Behe (/หˆbiหhiห/ lahir 18 Januari 1952) adalah seorang ahli biokimia, pengarang dan pendukung intelligent design (ID) yang berasal dari Amerika Serikat. Ia menjabat sebagai profesor biokimia pada Lehigh University di Pennsylvania dan seorang senior fellow Center for Science and Culture pada Discovery Institute. Behe paling terkenal karena argumennya mengenai irreducible complexity (IC; "kerumitan tak tersederhanakan"), yang menyatakan bahwa sejumlah struktur biokimia terlalu kompleks untuk dijelaskan dengan mekanisme evolusi yang diketahui saat ini dan karenanya kemungkinan besar adalah hasil dari intelligent design ("perancangan cerdas"). Behe memberikan kesaksian ahli pada beberapa kasus pengadilan yang berhubungan dengan intelligent design, termasuk kasus pengadilan Kitzmiller v. Dover Area School District yang menghasilkan keputusan bahwa intelligent design bersifat agamawi.[2]

Publikasi

sunting

Buku

sunting

Artikel Jurnal

sunting
Struktur DNA
Protein structure
Evolusi

Artikel media

sunting

Kemunculan dalam film dan video

sunting

Referensi

sunting

Pustaka

sunting

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Perancangan cerdas

mengizinkan klaim-klaim kreasi supranatural. Sekelompok advokat seperti Michael Behe, Stephen C. Meyer dan William Dembski bergabung dengan Johnson dengan

Kerumitan tak tersederhanakan

complexity) adalah suatu teorema yang pertama kali dikemukakan oleh Michael Behe, pakar Biologi molekuler dari Amerika Serikat. Inti teorema ini adalah

Argumen teleologis

cerdas Michael Behe mengusulkan pengembangan analogi jam Paley di mana ia berargumen mendukung perancangan cerdas. Tidak seperti Paley, Behe hanya mencoba

Tenggelamnya RMS Titanic

ย 91โ€“95. Lord 1976, hlm.ย 97. Bartlett 2011, hlm.ย 131. Gittins, Akers-Jordan & Behe 2011, hlm.ย 167. Ballard 1987, hlm.ย 26. Regal 2005, hlm.ย 34. Eaton & Haas

Lee Strobel

pandangan mengenai Rare Earth hypothesis yang mendukung intelligent design; Michael Behe, sarjana biokimia. Membahas irreducible complexity dalam biologi sebagai

Francis J. Beckwith

kegelisahan awal saya, dan yang semakin meningkat, dengan argumen-argumen Behe/Dembski tepatnya timbul karena filsafat Thomis saya tidak dapat mengakomodasi

Neo-kreasionisme

utdallas.edu. IDEA Club. Diarsipkan dari asli tanggal February 5, 2012. Behe, Michael J. (2006). "Whether Intelligent Design is Science". discovery.org. Seattle

William A. Dembski

Publishing Company. ISBNย 0-914513-50-8. LCCNย 98072932. OCLCย 41068752. Behe, Michael J.; Dembski, William A.; Meyer, Stephen C. (2000). Science and Evidence