Aster Revolution
Bagian dari Pasca Perang Dunia I dan Revolusi 1917–1923

Tentara Revolusi mengenakan Bunga Aster, 31 Oktober 1918
Tanggal28–31 Oktober 1918 (3 hari)
LokasiHungaria
Hasil

Kemenangan Revolusionis

Pihak terlibat

Dewan Nasional Hungaria

 Austria-Hungaria

Tokoh dan pemimpin

Revolusi Aster atau Revolusi Chrysanthemum (bahasa Hungaria: Őszirózsás forradalom) adalah sebuah revolusi yang terjadi di Hungaria, dipimpin oleh Count Mihály Karolyi setelah Perang Dunia I yang menyebabkan berdirinya Republik Demokratik Hungaria.[1][2]

Dinamakan Revolusi Aster dikarenakan warga dan tentara yang mulai didemobilisasi di Budapest menempatkan bunga aster ( őszirózsa : secara harfiah berari mawar musim gugur, musim gugur = ősz dan mawar = rózsa ) di topi dan penutup kepala mereka untuk melambangkan dukungan untuk Demokrasi sosial Dewan Nasional Hungaria (HNC) dan Count Karolyi.

Károlyi telah membantu mendirikan Dewan Nasional Hungaria yang menuntut pemisahan Hungaria dari Kekaisaran Austria-Hungaria. Pada dini hari tanggal 31 Oktober 1918, dengan dukungan tentara dari Angkatan Darat Kerajaan Hungaria, pengunjuk rasa HNC yang mengenakan aster membantu merebut gedung-gedung umum di seluruh Budapest. Perdana Menteri Sándor Wekerle mengundurkan diri dan mantan Perdana Menteri István Tisza dibunuh.

Pada penghujung hari, Raja Karl IV dipaksa untuk menerima kudeta dan Károlyi menjadi Perdana Menteri baru Hungaria. Károlyi kemudian menghentikan Kompromi tahun 1867, sehingga secara resmi membubarkan Dwimonarki Austria-Hungaria. Pada 13 November, Karl mengeluarkan proklamasi yang mengakui hak Hungaria untuk menentukan bentuk negara dan menarik diri dari urusan negara Hungaria. Pemerintahan sementara Károlyi memproklamasikan Republik Demokratik Hungaria (Republik Rakyat Hungaria) pada 16 November 1918, dengan Károlyi ditunjuk sebagai presiden sementara.

Timeline

sunting
1921Perjanjian TrianonHorthy Miklós19201919Karl I dari Austria19181917191619151914

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Cornelius, Deborah S. (2017-02-25). Hungary in World War II: Caught in the Cauldron (dalam bahasa Inggris). Fordham Univ Press. hlm. 10. ISBN 9780823233434.
  2. ^ Rudnytsky, Peter L.; Bokay, Antal; Giampieri-Deutsch, Patrizia (2000-07-01). Ferenczi's Turn in Psychoanalysis (dalam bahasa Inggris). NYU Press. hlm. 43. ISBN 9780814775455.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar perdana menteri Hungaria

Oktober 1918 Pangeran János Hadik: 31 Oktober - 1 November 1918 Pangeran Mihály Károlyi (Partai Independen): 1 November 1918 - 11 Januari 1919 Dénes Berinkey:

Galeri Nasional Hungaria

Brassai, Ervin Marton, Mihály Munkácsy, László Paál, Károly Markó yang Tua, József Borsos, Miklós Barabás, Bertalan Székely, Károly Lotz, Pál Szinyei Merse

Daftar tokoh Hungaria

(1868 - 1957) I. István (Stephen I) (975 - 1038) * Károly Róbert (Charles I) (1288 - 1342) Mihály Károlyi (1875 - 1955) Kossuth Lajos, (1802 - 1894) Kun Béla

Austria-Hungaria

Austria, Pangeran Mihály Károlyi , merebut kekuasaan dalam Revolusi Aster pada tanggal 31 Oktober. Charles terpaksa menunjuk Károlyi sebagai perdana menteri

Republik Demokratik Hungaria

Republik rakyat Presiden   • 1918–1919 Mihály Károlyi • 1919 Gyula Peidl • 1919 István Friedrich • 1919–1920 Károly Huszár Bupati   • 1919 Joseph August

László Trócsányi

László Trócsányi sudah menikah dan dikaruniai tiga orang anak. Rózsa, Mihály (15 October 2010). "ENTRETIEN - László Trócsányi, nouvel ambassadeur de

Daftar pencetak gol Piala Dunia FIFA

4 Zoltán Czibor 3 3 László Kiss 3 3 Géza Toldi 3 2 1 László Fazekas 2 2 Mihály Lantos 2 2 Kálmán Mészöly 2 2 Tibor Nyilasi 2 2 Péter Palotás 2 2 Gábor

Karl I dari Austria

sebagai Presiden Didahului oleh: Franz Joseph I Raja Mahkota Suci Hungaria 1916-1918 Diteruskan oleh: Lowong Mihály Károlyi sebagai Presiden Sementara