Mimpi sadar (Inggris: Lucid dream) adalah sebuah mimpi ketika seseorang sadar bahwa ia sedang bermimpi. Istilah ini dicetuskan oleh psikiater dan penulis berkebangsaan Belanda, Frederik (Willem) van Eeden (1860–1932).[1] Ketika mimpi sadar, si pemimpi mampu berpartisipasi secara aktif dan mengubah pengalaman imajinasi dalam dunia mimpinya.[2] Mimpi sadar dapat terlihat nyata dan jelas.[3]

Sebuah mimpi sadar dapat muncul melalui dua cara. Mimpi sadar akibat mimpi (dream-initiated lucid dream; DILD) berawal sebagai mimpi biasa, dan si pemimpi langsung menyimpulkan bahwa ia sedang bermimpi, sementara mimpi sadar akibat terjaga (wake-initiated lucid dream; WILD) terjadi ketika si pemimpi pindah dari keadaan terjaga biasa ke keadaan bermimpi tanpa mengalami ketidaksadaran.

Mimpi sadar telah diteliti secara ilmiah dan keberadaannya sudah diakui.[4][5]

Tokoh penting

sunting
Ilmuwan
Pemimpi sadar

Lihat pula

sunting

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Frederik van Eeden (1913). "A study of Dreams". Proceedings of the Society for Psychical Research. 26.
  2. ^ Kahan, T., & LaBerge, S. (1994). Lucid dreaming as metacognition: Implications for cognitive science. Consciousness and Cognition 3, 246-264.
  3. ^ Lucid Dreaming FAQ LaBerge, S. & Levitan, L. (2004). Version 2.3
  4. ^ Watanabe Tsuneo (March 2003). "Lucid Dreaming: Its Experimental Proof and Psychological Conditions". Journal of International Society of Life Information Science. 21 (1). Japan: 159–162. The occurrence of lucid dreaming (dreaming while being conscious that one is dreaming) has been verified for four selected subjects who signaled that they knew they were dreaming. The signals consisted of particular dream actions having observable concomitants and were performed in accordance with a pre-sleep agreement.
  5. ^ LaBerge, Stephen (1990). Bootzen, R.R., Kihlstrom, J.F. & Schacter, D.L., (Eds.) (ed.). Lucid Dreaming: Psychophysiological Studies of Consciousness during REM Sleep Sleep and Cognition. Washington, D.C.: American Psychological Association. hlm. 109–126. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: editors list (link)
  6. ^ Entersection.com

Bahan pustaka

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Mimpi

Mimpi adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra dalam tidur. Kejadian dalam mimpi biasanya

Sigmund Freud

tentang mimpi. Kesimpulan yang diperolehnya dalam penelitiannya tentang mimpi, bahwa seluruh aktivitas manusia sangat dipengaruhi oleh alam bawah sadar. Kesimpulan

Sewu Dino

Sugik, supir keluarga Atmodjo, menuju sebuah gubuk di tengah hutan. Sri sadar bahwa tangannya saat ini mempunyai lambang keluarga Atmodjo, begitu pula

Mimpi basah

juga harus terjaga selama orgasme dan menyadari bahwa orgasme harus dialami wanita sebelum dianggap sebagai mimpi basah. Pelumasan vagina saja tidak menandakan

Carl Gustav Jung

mencakup perasaan dan tingkah laku manusia, baik di dalam keadaan sadar maupun tidak sadar sehingga kepribadian seseorang dibentuk oleh banyak aspek. Meskipun

Inception

eksperimental untuk menyusup ke alam bawah sadar target mereka dan mengekstrak informasi melalui dunia mimpi bersama. Target terbaru mereka, Saito, mengungkapkan

Halusinasi

Halusinasi adalah terjadinya persepsi dalam kondisi sadar tanpa adanya rangsang nyata terhadap indra. Kualitas dari persepsi itu dirasakan oleh penderita

Shutter (film 2025)

sakit pada leher dan bahu. Dia juga merasa seperti diawasi dan mengalami mimpi buruk serta halusinasi. Situasi makin genting, ketika satu per satu teman