KRI Prabu Siliwangi pada upacara penggantian namanya, 29 Januari 2025
Sejarah
Italia
Nama Ruggiero di Lauria
Asal nama Roger dari Lauria
Dipesan 2014
Pembangun Fincantieri, Muggiano
Biaya €500 juta
Pasang lunas 7 April 2021
Diluncurkan 19 Oktober 2023
Identifikasi Nomor panji: P433
Indonesia
Nama KRI Prabu Siliwangi
Asal nama Prabu Siliwangi
Dibaptis 29 Januari 2025
Diperoleh 28 Maret 2024
Mulai berlayar 22 Desember 2025
Identifikasi Nomor panji: 321
Motto Bahasa Sansekerta: Palastra Sangkan Kadigjayan
Status Dalam layanan aktif
Lencana
Ciri-ciri umum
Kelas dan jenis Kapal patroli lepas pantai kelas Thaon di Revel
Berat benaman
  • bobot ringan: 4.994 t (4.915 ton panjang)
  • bobot penuh: 6.270 t (6.170 ton panjang)
Panjang
  • 143 m (469 ft 2 in) LOA
  • 133 m (436 ft 4 in) LPP
  • Lebar 16,5 m (54 ft 2 in)
    Daya muat 10,5 m (34 ft 5 in)
    Kedalaman 5 m (16 ft 5 in)
    Pendorong
    Kecepatan
  • 27 knot (50 km/h; 31 mph) hanya pada TAG
  • 25 knot (46 km/h; 29 mph) hanya pada 2 mesin diesel utama
  • 18 knot (33 km/h; 21 mph) hanya pada 1 mesin diesel utama
  • 10 knot (19 km/h; 12 mph) pada mesin diesel-elektrik
  • Jangkauan 5.000 nmi (9.300 km; 5.800 mi) pada 15 knot (28 km/h; 17 mph)
    Awak kapal 173 tempat tidur (+ 30 di zona belakang modular)
    Awak 90 (24 awak untuk dua helikopter dan 89/59 tempat tidur lainnya untuk tim asrama opsional, tim marinir, staf komando maritim, dll.)
    Sensor dan
    sistem pemroses
    • Kokpit angkatan laut Leonardo-Finmeccanica
    • Leonardo-Finmeccanica SADOC Mk4 CMS (Command Management System) dengan 28 MFC (20 pada versi PPA Light)

    Leonardo SAAM-ESD, sistem AAW

    • 1 × Radar pengawasan udara dan darat Leonardo LPI (SPS-732)
    • 2 × Radar navigasi Leonardo, radar pita ganda X/Ka
    • 1 × IRST statis Leonardo (InfraRed Search and Track)
    • 1 × Sensor IFF generasi berikutnya Leonardo (Identification Friend & Foe) dengan antena melingkar
    • 1 × Sonar Deteksi Penyelam Leonardo
    • 1 × Sistem Kontrol Kebakaran Leonardo, ADT NG NA30S Mk2
    • 1 × Antena SATCOM pita ganda
    • 1 × Antena SATCOM tiga pita
    • 1 × Antena SAT-TV
    • 1 x Radar Leonardo-Finmeccanica AESA C-band
    • 1 x Leonardo-Finmeccanica ATAS (Sonar Array Tarik Aktif), sonar VDS
    • RESM (Radar Elektronik Dukungan Penanggulangan)
    • RECM (Radar Penanggulangan Elektronik)
    • CESM (Komunikasi ESM)
    • 2 x peluncur umpan Oto Melara ODLS-20
    Senjata
  • 1 × Oto Melara 127 mm/64 Vulcano dengan Sistem Penanganan Amunisi Otomatis (AAHS)
  • 1 × Meriam anti-pesawat Oto Melara 76 mm/62 Strales Sovraponte
  • 2 × Oto Melara Oerlikon KBA B06, dudukan jarak jauh
  • 2 × 8-sel DCNS SYLVER A50 VLS untuk 16 Aster 30 Block 1NT atau Scalp Naval
  • 8 × Rudal anti-kapal dan serangan darat SSM (FFBNW)
  • 2 x peluncur tiga torpedo 324 mm (FFBNW)
  • Pesawat yang
    diangkut
  • 2 × Helikopter SH90
  • 1 × AW101
  • 2 × AS565 Panther
  • Fasilitas penerbangan
  • - hanggar ganda
  • - dek penerbangan 255 m × 165 m (836 ft 7 in × 541 ft 4 in)
  • KRI Prabu Siliwangi (321) merupakan sebuah kapal dari kapal patroli lepas pantai kelas Thaon di Revel yang akan dioperasikan oleh TNI Angkatan Laut. Kapal tersebut awal dibangun sebagai Ruggiero di Lauria (P435), merupakan kapal keenam dikelasnya yang dibangun untuk Angkatan Laut Italia.

    Konstruksi dan karier

    sunting

    Lunasnya diletakkan pada tanggal 7 April 2021 Fincantieri Muggiano.[1] Ruggiero di Lauria diluncurkan pada tanggal 10 Oktober 2023.[2]

    Ruggiero di Lauria merupakan salah satu dari dua kapal kelas Thaon di Revel yang dijual kepada TNI Angkatan Laut dengan kontrak senilai 1,18 miliar Euro yang ditandatangani pada 28 Maret 2024.[3] Menurut Janes, Indonesia telah mendapatkan pendanaan sebesar 1,25 miliar dolar AS dari beberapa lembaga keuangan Eropa untuk akuisisi dua kapal tersebut, dengan fasilitas pendanaan ditandatangani pada akhir tahun 2024.[4] Namun, Indonesia telah menunjukkan minat untuk mengupgrade-nya ke konfigurasi "Full".[5]

    Kapal tersebut diganti namanya menjadi KRI Prabu Siliwangi (321) pada sebuah acara seremoni di galangan kapal Muggiano.[6] Prabu Siliwangi diserahkan kepada TNI Angkatan Laut dan ditugaskan pada tanggal 22 Desember 2025 di galangan kapal Muggiano,[7] komandan pertamanya adalah Kolonel Kurniawan Koes Atmadja.[8] Kapal tersebut direncanakan akan tiba di Indonesia pada bulan Januari 2026.[9][10]

    Senjata berat

    sunting

    Kecuali dua buah meriam berkaliber 76mm dan 127mm di geladak depan kapal, KRI Prabu SIliwangi dan kembarnya KRI Brawijaya tidak dilengkapi senjata seperti rudal atau torpedo, yang mmbuat dua kapal itu tidak berkemampuan untuk terlibat dalam peperangan.[11] [12]

    Komandan

    sunting

    Referensi

    sunting
    1. ^ "Italian Navy's Fifth PPA Launched By Fincantieri". Naval News. 26 November 2022.
    2. ^ Caroline, Britz (10 July 2023). "Le PPA italien Marcantonio Colonna débute ses essais en mer". Mer et Marine (dalam bahasa Prancis).
    3. ^ Peruzzi, Luca (5 April 2024). "New Details on Fincantieri's 'PPA frigates' programme for Indonesia". Naval News (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 20 December 2024.
    4. ^ Rahmat, Ridzwan (4 November 2024). "Indonesia secures facility to fund acquisition of Italian PPAs". Janes.com. Diakses tanggal 20 December 2024.
    5. ^ Malufti, Fauzan (19 June 2025). "Indonesian Navy Plans Full Combat Configuration for Incoming PPA Vessels". Naval News. Diakses tanggal 1 July 2025.
    6. ^ "Renaming Ceremony of two PPA Vessels for the Indonesian Navy". Naval News (dalam bahasa American English). 29 January 2025. Diakses tanggal 29 January 2025.
    7. ^ "Fincantieri delivers 2nd PPA to Indonesia". Naval News. 22 December 2025. Diakses tanggal 23 December 2025.
    8. ^ Marison, Walda; Ihsan, Nabil (23 December 2025). Febrianto, Vicki (ed.). "Indonesian Navy receives new frigate KRI Prabu Siliwangi-321". Antara News. Diakses tanggal 24 December 2025.
    9. ^ "Indonesian frigates delivery unaffected by Fincantieri leadership changed". Indonesia Business Post. 11 August 2025. Diakses tanggal 14 October 2025.
    10. ^ "Indonesia To Receive First Fincantieri PPA In September". Asian Defence Journal. 13 June 2025. Diakses tanggal 1 July 2025.
    11. ^ W, Veronica Sri Wahyu. "Mental dan Fisik Wajib Disiapkan, KRI Brawijaya dan Personel Bakal Ditempa". Mental dan Fisik Wajib Disiapkan, KRI Brawijaya dan Personel Bakal Ditempa Sebelum Ditugaskan Jaga Wilayah Laut Indonesia - Zona Jakarta - Halaman 3. Diakses tanggal 2025-09-17.
    12. ^ "Indonesia's KRI Brawijaya PPA Arrives In Jakarta – Asian Defence Journal" (dalam bahasa American English). 2025-09-08. Diakses tanggal 2025-09-17.

    Pranala luar

    sunting

    📚 Artikel Terkait di Wikipedia

    Daftar alutsista Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

    tanggal 2023-01-28. "SAR21: Senapan Serbu Bullpup Paskhas dengan Desain Modular – Indomiliter.com". www.indomiliter.com (dalam bahasa American English)

    Daftar kunjungan kerja Joko Widodo

    Barat Presiden Joko Widodo meninjau sekaligus meresmikan Rumah Sakit (RS) Modular Pertamina di Tanjung Duren, Jakarta Barat, Jakarta 9 Agustus Jakarta Selatan

    Dassault Rafale

    inti Rafale membekerjakan Avionik Modular Terintegrasi (IMA), yang disebut Satuan Pengolahan Data Modular (Modular Data Processing Unit), disingkat MDPU