Modus optatif adalah modus yang menyatakan kemungkinan subyektif. Modus ini mengekspresikan keinginan atau harapan agar suatu tindakan tercapai walaupun kepastiannya diragukan. Menyatakan keadaan yang lebih "tak tentu" lagi dalam bentuk-bentuk modus Optatif vokal rangkap yang dimasukan sebelum akhiran-akhiran.

Contoh: Kiranya jangan terjadi!, Sekali-kali tidak!

Biasa dipakai untuk:

  1. Menyatakan suatu keinginan, permohonan. mis.: kiranya hal itu tidak terjadi
  2. Dalam pertanyaan yang tidak langsung. mis.: siapa kiranya di antara mereka yang akan berbuat demikian

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Modus

Modus optatif Modus imperatif Modus infinitif Modus partisip Modus impersonal Dalam pembelajaran matematika, modus berada dalam bab statistika. Modus ini

Modus imperatif

bahwa sesuatu sedang terjadi (modus indikatif), atau mungkin terjadi (modus subjungtif), atau dapat terjadi (modus optatif), tetapi menyatakan bahwa ia

Bahasa Pali

datang (dan terkadang pada modus optatif); sekunder: digunakan pada kala lampau dan kondisional (dan terkadang pada modus optatif); imperatif.ย  Akhirannya

Bahasa Tatar Siberia

(ั€ะฐะทะณะพะฒะฐั€ะธะฒะฐั‚ัŒ), kausatif ะนะตั‚ะบะตั€ (ะดะพะฒะตะดะธ); Modus: indikatif, imperatif ั‚ะฐัˆะปะฐ (ะฑั€ะพััŒ), kondisional ากะฐะนั‚ัะฐาฃ (ะตัะปะธ ะฒะตั€ะฝั‘ัˆัŒัั), optatif ะฟะฐั€า“ั‹ ะบะธะปำ™ั‚ะต (ั…ะพั‡ะตั‚ัั ะฟะพะนั‚ะธ); Orang

Daftar istilah linguistik

morfem - nosi obstruen โ€“ objek โ€“ oklusif โ€“ onomatope โ€“ oronasal - oposisi โ€“ optatif โ€“ oral - oksimoron palatal โ€“ palindrom - paradigma โ€“ partisipium โ€“ patiens