Dual-but (Inggris: dual-boot) adalah metode instalasi dua sistem operasi (OS) dalam satu perangkat komputer atau laptop, sehingga pengguna dapat memilih salah satu OS saat proses pengebutan (mulai ulang/startup) berlangsung. Teknik ini memungkinkan fleksibilitas dalam penggunaan sistem operasi yang berbeda sesuai kebutuhan.[1] Saat melakukan dual-but mungkin memerlukan pemuat but (bootloader) khusus.

Dual-but bekerja dengan membagi ruang penyimpanan (bisa HDD atau SSD) ke dalam beberapa partisi. Setiap sistem operasi diinstal pada partisi terpisah, dan bootloader (seperti GRUB atau Windows Boot Manager) bertugas mengatur pilihan OS saat memulai perangkat.

Dengan menggunakan metode ini, perangkat akan memiliki performa yang lebih baik daripada menggunakan mesin virtual karena OS berjalan langsung di perangkat keras, sehingga performanya lebih optimal dibandingkan menjalankan OS dalam virtualisasi.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ "Dual Boot". RM Digital. 2021-11-20. Diakses tanggal 2025-10-26.
  2. ^ "Pengertian Dual Boot Serta Manfaat Dan Kekurangannya". Konsep Koding. Diakses tanggal 2025-10-26.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Partisi (sistem berkas)

disebut sebagai "partisi" di seluruh dunia. Sistem Multi-boot adalah komputer dimana pengguna dapat mem-boot ke lebih dari satu sistem operasi yang berbeda

Sistem operasi

awal. Sistem operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian: Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory Kernel, yaitu inti dari sebuah sistem

Liverpool F.C.

'The Boot Room' yang berhasil melahirkan manajer-manajer legendaris Liverpool di kemudian hari. Di ruangan inilah Bill Shankly dan anggota 'Boot Room'

Memori (komputer)

Organisasi memori flash termasuk sel yang mengandung satu bit dan sel multi-level, yang menyimpan beberapa bit per sel. Sel memori dikelompokkan menjadi

X86

dapat keluar dari modus tersebut tanpa harus mengalami reset (warm boot atau cold boot). Kesalahan ini telah diperbaiki oleh Intel dengan merilis prosesor

Qubes OS

melakukan boot. Namun pengguna masih memungkinkan untuk menggunakan Qubes sebagai bagian dari sistem multi-boot dan bahkan menggunakan boot loader atau boot manager

MasterChef Indonesia

tanpa melewati babak Boot Camp. Sementara itu, jika 2 dari 3 juri memberikan "Ya", maka peserta tersebut harus melalui babak Boot Camp terlebih dahulu

MasterChef Indonesia (musim 8)

Beberapa episode galeri ditayangkan bertepatan dengan kejuaraan olahraga multi-event. Babak Black Team dimulai saat jumlah kontestan yang masih bertahan