Harvard biphase adalah metode pengkodean magnetisme dengan panjang lari terbatas (run-length limited) yang digunakan pada pita magnetik. Metode ini merupakan salah satu format pengkodean bit digital, bersama dengan non-return-to-zero (NRZ) dan bipolar return-to-zero (RZ).[1]
Dalam format Harvard biphase, setiap bit direpresentasikan oleh perubahan sinyal pada tepi akhir. Perubahan ini terjadi dari tingkat tinggi ke rendah atau dari rendah ke tinggi, terlepas dari nilai logika bit yang dikodekan.
FDR
suntingHarvard biphase pernah digunakan dalam perekam data penerbangan digital (flight data recorder, FDR). Dalam penerapannya, kata data 12-bit direkam ke pita magnetik dengan menggunakan kode Harvard biphase pada laju satu kata per detik. Data disusun dalam bentuk bingkai, yang masing-masing merepresentasikan cuplikan kondisi sistem avionik pesawat. Dalam pengkodean Harvard biphase, transisi fase di tengah sel bit menunjukkan nilai logika 1, sedangkan ketiadaan transisi menunjukkan nilai logika 0. Selain itu, terdapat transisi fase pada awal setiap sel bit. Standar ARINC 573 menetapkan penggunaan aliran data berkelanjutan yang dikodekan dengan Harvard biphase untuk sistem FDR.
Referensi
sunting- ^ Wyatt, David; Tooley, Mike (2009). Aircraft Electrical and Electronic Systems. Oxford: Butterworth-Heinemann. hlm. 328. ISBN 9780750686952.