Nukleoid

Nukleoid adalah bagian dari sel prokariota berupa Asam deoksiribonukleat yang lebih kental daripada sel sitoplasma dan sepenuhnya tidak dilapisi oleh membran.[1] Pada nukleoid tidak ditemukan protein di dalam molekulnya. Selain itu, nukleoid juga memiliki struktur morfologi yang tidak kompleks.[2]

Rujukan

sunting
  1. ^ Nurhayati, B., dan Sri Darmawati (2017), hlm.ย 10."Sel prokaryotik merupakan sel tanpa membran inti. Sel ini mempunyai materi genetik berupa DNA yang tidak terbungkus oleh membran, tetapi hanya merupakan massa yang kekentalannya lebih tinggi dibandingkan dengan kekentalan sitoplasma di sekitarnya sehingga disebut sebagai nukleoid."
  2. ^ Nusantari, Elya. (2015), hlm.ย 28."Nukleoid digambarkan sebagai molekul yang telanjang (tanpa protein dan tidak memiliki morfologi yang kompleks ...)."

Daftar pustaka

sunting
  • Nusantari, Elya (2015). Belajar Genetika dengan Mudah & Komprehensif:(Dilengkapi Data Hasil Riset tentang Kesulitan Memahami Konsep Genetika dan Riset dalam Pembelajaran Genetika). Yogyakarta: Deepublish. ISBNย 978-602-280-340-9. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Nurhayati, Beti dan Sri Darmawati (2017). Bahan Ajar Teknologi Laboratorium Medis (TLM): Biologi Sel dan Molekuler. Jakarta Selatan: Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Sel (biologi)

sel lainnya, dan daerah tempat DNA terkonsentrasi di sitoplasma disebut nukleoid. Kebanyakan prokariota merupakan organisme uniseluler dengan sel berukuran

Kromosom

Oleh karenanya, DNA mereka diatur menjadi struktur yang disebut nukleoid. Nukleoid merupakan struktur khusus yang menempati area tertentu dalam sel bakteri

Prokariota

prokariota berada dalam suatu kompleks DNA/protein dalam sitosol, bernama nukleoid, yang tidak memiliki membran nukleus. Prokariota pada umumnya tidak memiliki

Bakteri

biasanya berupa nukleoid, yaitu DNA yang terletak di sitoplasma secara ireguler yang membentuk kromosom melingkar tunggal. Nukleoid mengandung kromosom

Asam deoksiribonukleat

Pada prokariota, DNA terkandung dalam wilayah sitoplasma yang disebut nukleoid. Informasi genetik dalam DNA diatur ke dalam gen, dan seluruh rangkaian

Asam ribonukleat

ditemukan di dalam nukleus atau inti sel dan juga didalam cairan inti sel atau nukleoid, sedangkan RNA ditemukan di sitoplasma sel, nukelus, dan ribosom. Bentuk

Biologi

kloroplas. Dalam prokariota, ADN ada di dalam sitoplasma yang disebut nukleoid. Informasi genetik dalam sebuah genom disimpan dalam gen, dan himpunan

Protein

segera setelah diproduksi atau diikat oleh ribosom setelah menjauh dari nukleoid. Sebaliknya, eukariota membuat mRNA di inti sel dan kemudian mentranslokasikannya