OBS Studio
Penulis asliLain Bailey
Rilis awalv0.32a / 1ย September 2012; 13 tahun laluย (2012-09-01)[1]
Templat:Kotak info perangkat lunak/simple
Ditulis dalamC, C++[2]
Sistem operasiWindows 10 or later, macOS Big Sur (11) or later, Linux (Ubuntu 20.04 or later), BSD[3][4]
Platformx86-64 and Apple silicon
Tersedia dalam59 bahasa[5]
JenisSoftware vision mixer, streaming media
LisensiGPL-2.0-or-later[6]
Situs webobsproject.com
Repositorigithub.com/obsproject/obs-studio

OBS Studio (Open Broadcaster Software, kadang disingkat OBS)[7] adalah aplikasi aliran langsung (live streaming) dan perekaman layar lintas platform yang gratis dan bersumber terbuka. Aplikasi ini tersedia untuk sistem operasi Windows, macOS, Linux, dan BSD. Proyek OBS mengumpulkan dana melalui platform Open Collective dan Patreon.[8][9]

Ringkasan

sunting

OBS Studio adalah aplikasi gratis dan sumber terbuka untuk perekaman layar dan live streaming. Ditulis dalam bahasa C / C++ dan dibangun dengan Qt, OBS Studio menyediakan berbagai fitur seperti perekaman secara langsung, komposisi adegan, perekaman, pengodean, dan penyiaran melalui Real-Time Messaging Protocol (RTMP), HLS, SRT, RIST atau WebRTC. Aplikasi ini dapat mengalirkan video ke berbagai platform yang mendukung RTMP, termasuk YouTube, Twitch, Instagram, dan Facebook.[10]

Untuk pengkodean video, OBS Studio dapat menggunakan transcoder x264, AOM-AV1, SVT-AV1,[11] Intel Quick Sync Video, Nvidia NVENC, AMD Video Coding Engine dan VAAPI untuk mengkodekan aliran video ke dalam format H.264/MPEG-4 AVC atau H.265/HEVC.[12] Aplikasi ini juga dapat mengodekan beberapa track audio dalam format AAC dan Opus. Pengguna yang lebih berpengalaman dapat memilih codec dan kontainer apa pun yang tersedia di libavcodec dan libavformat, atau memilih output stream ke URL FFmpeg khusus.[13]

OBS Studio juga mendukung plug-in untuk memperluas fiturnya.[14]

Antarmuka pengguna

sunting
OBS versi 26.1.0

Antarmuka pengguna utama OBS Studio tersusun menjadi lima bagian: scenes (adegan), sources (sumber), audio mixer (mixer audio), transitions (transisi), dan controls (kontrol).

Scenes adalah kelompok sumber seperti video langsung dan rekaman, teks, dan audio. Panel mixer memungkinkan pengguna untuk membisukan audio, mengatur volume melalui fader virtual, dan menerapkan efek dengan menekan ikon roda gigi di sebelah tombol bisu. Panel kontrol memiliki opsi untuk memulai/menghentikan stream atau rekaman, tombol untuk mengubah OBS ke Studio Mode yang lebih profesional (lihat di bawah), tombol untuk membuka menu pengaturan, dan tombol untuk keluar dari program. Bagian atas memiliki pratinjau video langsung yang digunakan untuk memantau dan mengedit adegan saat ini.

Antarmuka pengguna dapat dialihkan ke berbagai tema, termasuk tema gelap dan terang, tergantung pada preferensi pengguna. Tata letak antarmuka juga dapat disesuaikan lebih lanjut dengan melepaskan (undocking) atau menyesuaikan ukuran dan lokasi setiap panel.

Saat berada dalam Mode Studio, terdapat dua jendela pratinjau kanvas: jendela kiri berfungsi untuk memodifikasi dan melihat pratinjau adegan non-aktif (Preview), sementara jendela kanan menampilkan pratinjau adegan yang sedang tayang langsung (Program). Di bagian tengah, terdapat tombol transisi sekunder yang memungkinkan transisi ke adegan non-aktif di jendela kiri menggunakan "transisi cepat" yang ditentukan pengguna.

Riwayat pengembangan

sunting

OBS Studio dimulai sebagai proyek kecil yang dibuat oleh Lain Bailey, tetapi berkembang pesat dengan bantuan banyak kolaborator daring yang bekerja untuk meningkatkan OBS dan berbagi pengetahuan tentang program tersebut. Versi pertama dirilis pada bulan Agustus 2012.[15] Pada tahun 2013, pengembangan dimulai pada versi yang ditulis ulang, yang dikenal sebagai OBS Multiplatform (kemudian berganti nama menjadi OBS Studio) untuk dukungan multi-platform, rangkaian fitur yang lebih menyeluruh, dan API yang lebih canggih.[16] Pada tahun 2016, OBS "Klasik" tidak lagi didukung dan OBS Studio menjadi versi utama.[17] Pada bulan Maret 2022, OBS dirilis di Steam untuk Windows dan Mac.[18]

Pada tanggal 16 Desember 2021, seorang pengembang OBS Studio menyoroti perilisan aplikasi TikTok Live Studio yang hanya bisa diakses melalui undangan. Aplikasi tersebut tampak dibangun berdasarkan kode OBS Studio, tanpa pengakuan dan melanggar lisensi OBS Studio.[19][20]

Referensi

sunting
  1. ^ "Open Broadcaster Software โ€“ Changelog". The OBS Project. Diarsipkan dari asli tanggal 17 May 2013. Diakses tanggal 2020-10-13.
  2. ^ "OBS". The OBS Project. Diakses tanggal 2022-01-15.
  3. ^ "Open Broadcaster Software | OBS". The OBS Project. Diakses tanggal 2020-10-13.
  4. ^ "Obs-studio Download (APK, DEB, EOPKG, RPM, TGZ, TXZ, ZST)". pkgs.org. Diakses tanggal 10 August 2021.
  5. ^ "Locales". The OBS Project. Diakses tanggal 2020-10-13.
  6. ^ "COPYING". obsproject/obs-studio (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-10-13 โ€“ via GitHub.
  7. ^ "OBS Classic is no longer supported โ€“ Here's how to easily switch to OBS Studio". The OBS Project. 11 October 2016. Diakses tanggal 26 March 2020.
  8. ^ "Open Broadcaster Software โ€“ Open Collective". opencollective.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-03-23.
  9. ^ "Hugh Bailey ("Jim") is creating the OBS Project". Patreon (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-03-23.
  10. ^ Wilde, Tyler (4 December 2012). "How to stream games with Open Broadcaster: a fast, free livestreaming application โ€“ News โ€“ PC Gamer". PC Gamer. Future Publishing Limited. Diakses tanggal 2 June 2013.
  11. ^ "x264 Home Page". VideoLan Organization. Diakses tanggal 2011-03-11. In addition to being free to use under the GNU GPL, x264 is also available under a commercial license from x264 LLC and CoreCodec.
  12. ^ "General Performance And Encoding Issues". obsproject.com.
  13. ^ "Surround Sound Streaming And Recording | OBS". obsproject.com.
  14. ^ "Plugins โ€“ OBS Studio 24.0.0 documentation". obsproject.com.
  15. ^ Bailey, Hugh (31 August 2012). "I made a streaming application so I could stream startcraft. Now it's open source and free for everyone". Reddit. Diakses tanggal 10 May 2021.
  16. ^ "obs-studio/README (first commit)". GitHub. Diakses tanggal 2021-11-19.
  17. ^ "OBS Classic is no longer supported โ€“ Here's how to easily switch to OBS Studio". The OBS Project. 11 October 2016. Diakses tanggal 30 April 2017.
  18. ^ "OBS Studio โ€“ Steam News Hub". store.steampowered.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-09-20.
  19. ^ Roth, Emma (2021-12-20). "TikTok's new Live Studio app allegedly violates OBS' licensing policy". The Verge. Diakses tanggal 2022-03-14.
  20. ^ Roettgers, Janko (2021-12-20). "TikTok is accused of violating GPL with new livestreaming software". Protocol. Diarsipkan dari asli tanggal 21 December 2021. Diakses tanggal 2022-03-14.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

TikTok

sumber terbuka OBS Studio. OBS membuat pernyataan yang mengatakan bahwa, di bawah GNU GPL versi 2, TikTok harus membuat kode Live Studio tersedia untuk

Yoo Ah-in

Diakses tanggal 2021-12-16. "[ํฌํ† ] '์— ๋„ท 20's choice' ๋งˆ์ดํ‹ฐ๋งˆ์šฐ์Šค, ์˜คํ”„๋‹์€ ์šฐ๋ฆฌ๊ฐ€!". OBS Plus (dalam bahasa Korea). 28 June 2012. Kesalahan pengutipan: Tanda <ref>

Player (seri televisi)

Korea). Diakses tanggal September 30, 2018. ๋ฏผ์ค€ํ˜„, 'ํ”Œ๋ ˆ์ด์–ด' ํ•ฉ๋ฅ˜โ€ฆ์†ก์Šนํ—Œยท์ •์ˆ˜์ •๊ณผ ํ˜ธํก. OBS News (dalam bahasa Korea). June 18, 2018. Diakses tanggal July 19, 2018.

Telegram (perangkat lunak)

peserta tanpa batas dan perangkat lunak streaming pihak ketiga seperti OBS Studio dan XSplit, yang mendukung antarmuka dan overlay khusus. Pada Mei 2025

ZE:A

ํ˜•์‹, ์ฒซ ๋ฎค์ง€์ปฌ ์„ฑ๊ณต์  ๋ฐ๋ท”". Naver. Diakses tanggal 2011-08-10. (Korea) [email protected] (2012-11-14). "[ONEWS] ์ œ๊ตญ์˜์•„์ด๋“ค ํ˜•์‹-์ผ€๋นˆ "๋ฎค์ง€์ปฌ '๊ด‘ํ™”๋ฌธ ์—ฐ๊ฐ€'๋กœ ๋งŒ๋‚˜์š”"". Naver. Diakses

Lee Sung-kyung

(model eksklusif) Uniqlo Unix Seoul Collection Ha;Sang;Beg push BUTTON the studio K Paul & Alice Gissen Enzuvan Roliat Kaal E. Suktae D.gnak Beyond Closet

Upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026

difilmkan oleh penyiar tuan rumah Olympic Broadcasting Services (OBS), di mana OBS mendistribusikan "siaran dunia" (*world feed*) untuk digunakan oleh

Lee Sung-min (penyanyi)

penampilannya di musikal Jack The Ripper, Menurut Unique Entertainment News OBS dia adalah idola musikal paling berpengaruh kedua setelah Kim Junsu atau