Okasionalisme adalah paham yang menyatakan bahwa jiwa dan tubuh tidak berinteraksi dalam hubungan kausalitas.[1] Jiwa dan tubuh hanya berhubungan pada saat-saat tertentu, di mana peristiwa tersebut dimungkinkan oleh perantaraan Allah.[2] Okasionalisme berasal dari bahasa Latin occasio yang berarti 'jatuh'.[2]

Nicolas Malebranche, seorang penganut paham okasionalisme

Okasionalisme ini berawal dari pemikiran Descartes yang memisahkan secara ketat antara tubuh dan jiwa (dualisme), di mana keduanya tidak ada hubungan sama sekali.[2] Menurut beberapa ahli, misalnya Malebranche dan Geulincx, setiap kali jiwa setuju dengan tindakan tertentu, Allah menggerakkan tubuh.[1][2] Beberapa pemikir lain yang dapat dikategorikan ke dalam paham ini adalah Johannes Clauberg dan Louis de la Forge.[2] Dengan demikian, menurut para penganut paham ini, hanya Allah sajalah yang sungguh-sungguh melakukan aktivitas dan mengintervensi tindakan manusia secara langsung.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ a b (Inggris)Albert E. Avey. 1954. Handbook in the History of Philosophy. New York: Barnes & Noble. 289.
  2. ^ a b c d e f Lorens Bagus. 2000. Kamus Filsafat. Jakarta:Gramedia Pustaka Utama. 735-737.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Ibnu Sina

banyak al-Farabi. Pencarian untuk filsafat Islam definitif terpisah dari okasionalisme dapat dilihat pada apa yang tersisa dari karyanya. Setelah memimpin

Al-Ghazali

Mistisisme, Psikologi, Logika, Kosmologi Gagasan penting skeptisisme, okasionalisme Dipengaruhi Al-Qur'an, Muhammad, Imam Syafi'i, Abu al-Hasan al-Asy'ari

Muktazilah

Sehingga dalam hal ini Muktazilah menentang bentuk-bentuk fatalisme, okasionalisme, dan kepasrahan yang sering kali dicampur adukan dengan unsur-unsur

Daftar aliran filsafat

Non-teisme – Nyaya Idealisme objektif – Objektivisme – Ockhamisme – Okasionalisme – Olympisme – Ontologi – Ontoteologi – Individualisme terbuka – Organisisme

Nicolas Malebranche

dalam pemikiran Descartes. Ia juga dikategorikan sebagai penganut paham okasionalisme. "How to pronounce Nicolas Malebranche (French/France)". YouTube. PronouceNames

Ibadi

seperti Muktazilah, Ibadi mengikuti posisi Asy'ari untuk persoalan okasionalisme. Ibadi berpendapat bahwa semua peristiwa disebabkan langsung oleh Tuhan

Filsafat budi

doktrin harmoni yang telah ditetapkan sebelumnya (harmonie préétablie). Okasionalisme adalah pandangan yang dikemukakan oleh Nicholas Malebranche. Menurutnya

Kosmologi Islam

lebih dikenal sebagai al-Ghazel di dunia barat. Ia merupakan penggagas okasionalisme yang merupakan kelanjutan dari atomisme. Dalam atomisme, semua materi