📑 Table of Contents
Ompusunggu
Aksara Batakᯀᯬᯔ᯲ᯇᯮᯘᯮᯰᯎᯮ
(Surat Batak Toba)
Nama marga
  • Aritonang
  • Ompusunggu
  • Aritonang Ompusunggu
Artiompu + sunggu
(kakek + berkumpul; berkerumun)
Silsilah
Jarak
generasi
dengan
Siraja Batak
1Si Raja Batak
2Guru Tatea Bulan
3Tuan Saribu Raja
4Si Raja Lontung
5Toga Aritonang
6Ompusunggu
Nama lengkap
tokoh
Ompu Sunggu
Nama istriBoru Tamba
Nama anak
  • 1. Patuan Dolok
  • 2. Tuan Pangihuri
Kekerabatan
Induk margaAritonang
Persatuan
marga
Toga Aritonang
Kerabat
marga
Matani ari
binsar
Tamba
Asal
SukuBatak
EtnisBatak Toba
Daerah asalAritonang, Muara, Tapanuli Utara

Ompusunggu (Surat Batak: ᯀᯬᯔ᯲ᯇᯮᯘᯮᯰᯎᯮ) adalah salah satu marga Batak Toba yang berasal dari Aritonang, Muara, Tapanuli Utara. Ompusunggu merupakan sub-marga dari marga Aritonang yang mana leluhur marga Ompusunggu adalah anak pertama dari Toga Aritonang.

Asal

sunting

Dalam garis keturunannya, Si Raja Lontung memiliki tujuh anak laki-laki dan dua anak perempuan. Sesuai urutan kelahirannya, ketujuh anak laki-lakinya tersebut adalah: Sinaga, Situmorang, Pandiangan, Nainggolan, Simatupang, Aritonang, dan Siregar. Sedangkan anak perempuannya dinikahi oleh dua bersaudara dari anak Si Raja Sumba yakni Sihombing dan Simamora.

Dari perkawinannya, Aritonang memiliki tiga orang anak laki-laki yang tercatat hidup dan meneruskan keturunannya hingga saat ini. Ketiganya kini telah berkembang menjadi belahan marga Aritonang yang semi independen.

Sesuai urutan kelahirannya, ketiga anak laki-laki Aritonang ini adalah sebagai berikut:

  1. Ompusunggu
  2. Rajagukguk
  3. Simaremare

Konsentrasi marga Aritonang kebanyakan bermukim di daerah Muara yang terletak di pesisir Timur Danau Toba dan juga terdapat di Pulau Sibandang, Barus, dan Humbang Hasundutan, di Sumatera Utara. Namun di luar daerah-daerah itu banyak pula ditemukan keturunan Aritonang yang telah merantau dan berkembang sejak berabad yang lalu.

Desa Silando, Hutaginjang, Tapian Nauli adalah desa yang banyak didiami oleh marga Aritonang, yang walaupun jauh dari Muara tetapi hakekatnya Marga Aritonanglah yang menyatukan ketiga desa ini sehingga masuk dalam wilayah Kecamatan Muara.

Di daerah Muara yang mayoritas penduduknya adalah bermarga Aritonang, umumnya mereka sudah menggunakan nama marga sesuai alur percabangan dari ketiga anak laki-laki dari Aritonang tersebut. Namun untuk di luar Muara, para keturunan Marga Aritonang yang sudah merantau beberapa abad yang lalu, lebih suka menggunakan nama Marga Aritonang sebagai satu kesatuan.

Karena suatu masalah dalam keluarga besar keturunan Rajagukguk pada masa lalu, telah menyebabkan salah seorang generasi keturunannya memisahkan diri. Mereka membentuk marga sendiri khusus untuk keturunannya, yakni marga Haro (Rajagukguk). Meski tidak banyak, tetapi status marga ini juga sudah semi independen dan diakui oleh kalangan marga-marga Batak lainnya.

Karena itulah saat ini kerap ditemukan para keturunan Marga Aritonang dalam kesehariannya menggunakan nama marga yang bervariasi, yaitu:

  1. Marga Aritonang
  2. Marga Ompusunggu
  3. Marga Rajagukguk
  4. Marga Simaremare
Tugu Bintang Tujuon Ompusunggu di Desa Aritonang, Muara

Di beberapa tempat masih ditemukan mereka yang menggunakan nama marga Haro (Rajagukguk) sebagai nama marganya,umumnya di jumpai di daerah Tamba, Lumban Sirait Samosir, dan Laguboti, berbeda dengan yang bermukim di Uluan Narumonda Porsea mereka lebih dikenal dengan Naimunte. Meski begitu pada pesta bolon tahun 1964 di Bonapasogit Muara telah disampaikan agar seluruh keturunan Rajagukguk yang memakai marga Marga Haro, Haro Munte, Munthe, Dalimunthe, Naimunthe, Nanimunthe, agar sepenuhnya kembali memakai marga Rajagukguk. Namun walaupun demikian masih ada yang menggunakan sebutan tersebut sehingga dalam berbagai acara adat mereka umumnya Marga Haro (Rajagukguk) ini tetap digolongkan ke dalam Rajagukguk ataupun Aritonang secara secara garis besar.

Tokoh

sunting

Beberapa tokoh bermarga Ompusunggu:

Referensi

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Novri Ompusunggu

Novri Ompusunggu, S.H.., M.H., atau juga dikenal sebagai Novri Aritonang (lahir 16 November 1973) adalah seorang politikus Indonesia. Saat ini ia menjabat

Aritonang

kelahirannya, ketiga anak laki-laki Aritonang ini adalah sebagai berikut: Ompusunggu Rajagukguk Simaremare Konsentrasi marga Aritonang kebanyakan bermukim

Daftar marga Batak

Nadapdap Nadeak Nahampun Naibaho Naiborhu Napitu Napitupulu Ompusunggu (Aritonang Ompusunggu) Pagaraji (Tambunan Pagaraji) Pakpahan (Samosir) Pandiangan

Hotlin Ompusunggu

Hotlin Ompusunggu (lahir 19 Juli 1974) adalah aktivis lingkungan yang memadukan upaya pemberdayaan masyarakat, konservasi hutan, dan layanan kesehatan

Kabupaten Humbang Hasundutan

Lumbangaol, Nababan, Sihite, Marbun Banjarnahor, Siregar, Aritonang (Ompusunggu, Rajagukguk, Simaremare), Sinambela, Manalu, Hutasoit, Nainggolan, Sihotang

Republika (surat kabar)

Juaini; pendiri Yayasan Alam Sehat dan aktivis lingkungan, Asri Hotlin Ompusunggu; grup band Slank, dan Menkominfo, Rudiantara. 2014: Ketua PP Muhammadiyah

Rajagukguk

menggunakan nama marga yang bervariasi, yaitu: Marga Aritonang Marga Ompusunggu Marga Rajagukguk Marga Simaremare Di beberapa tempat masih ditemukan mereka

Tamba

Lumbantoruan Hutagurgur, (2) Siboru Sonang yang menikah dengan Bintang Tujuon Ompusunggu, dan (3) Seorang putri lainnya menikah dengan Tua Namora Nainggolan Batuara