Rangka baca terbuka, terkait dengan genomik, adalah bagian dari rangkaian DNA yang tidak menyertakan kodon stop (yang berfungsi sebagai sinyal stop).

Rangka baca terbuka atau open reading frame di dalam bahasa Inggris adalah bagian tanpa kodon stop dari rangka baca DNA. Di dalam proses translasi DNA, setiap tiga basa nukelotida (kodon) diterjemahkan menjadi satu asam amino. Menggunakan prinsip ini terdapat 6 rangka baca yang mungkin di dalam menerjemahkan kodon, yaitu +1, +2, +3, -1, -2, dan -3, di mana tanda + melambangkan utas sense, dan - melambangkan utas nonsense. Pada praktiknya, rangka baca terbuka cenderung merupakan rangka baca yang menghasilkan utas protein paling panjang.[1] Open Reading Frame (ORF) adalah urutan triplet nukleotida yang dibaca sebagai codon yang menentukan asam amino, satu untaian DNA memiliki tiga frame pembacaan yang memungkinkan. Panjang dari ORF dapat mengindikasikan daerah pengkodean protein kandidat dalam urutan DNA. Bentuk ORF dapat berupa DNA atau mRNA, hal ini bergantung pada kebutuhan peneliti. Suatu ORF dapat dikatakan ORF jika satu rangkaian dengan rangkaian lainnya tidak menggunakan start codon yang sama.

Referensi

sunting
  1. ^ http://www.ncbi.nlm.nih.gov/projects/gorf/ ORF Finder (Open Reading Frame Finder)

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Infectious myonecrosis virus

yang terdiri dari dua buah Open Reading Frame (ORF), yaitu ORF 1 dan ORF 2 yang saling tumpang tindih tapi terletak pada frame yang berbeda. ORF 1 menyandikan

React

component. React yang dibuat oleh Facebook (sekarang Meta) dan bersifat open source (sumber terbuka), sehingga dapat digunakan oleh siapa saja secara

Modifikasi histon

(sequencing) dan tidak dihitung berdasarkan kerangka bacaan terbuka (open reading frame) gen histon. Sebagai contoh, histon H3.3 pada manusia memiliki posisi

Mikropeptida

100-150 asam amino yang disandi oleh rangka baca terbuka pendek (short open reading frame, sORF). Dalam hal ini, mikropeptida berbeda dari banyak polipeptida

Protein pembentuk inti es

7,5 kbp. Gen penyandi protein nukleasi es atau gen ina memiliki 1 open reading frame (ORF), di mana 80%nya merupakan sekuen DNA berulang dan sangat homolog

Kodon stop

D. (2004). "The Ambush Hypothesis: Hidden Stop Codons Prevent Off-Frame Gene Reading". DNA and Cell Biology. 23 (10): 701โ€“5. doi:10.1089/1044549042476910

Model bahasa besar

dan bias yang ada dalam korpora. Contoh terkenal, termasuk model GPT oleh OpenAI (seperti, GPT-3.5 dan GPT-4, yang digunakan dalam ChatGPT), PaLM milik

Tilda Swinton

Dia juga berakting dalam film seperti Constantine (2005), Burn After Reading (2008), I Am Love (2009), We Need to Talk About Kevin (2011), Only Lovers