Operasi Singa Laut
Bagian dari Front Barat dalam Perang Dunia II
Rencana asli operasi ini
Lingkup operasiNormandia, garis pantai Belgia, Selat Inggris dan garis pantai Inggris dari Kent sampai Dorset, Pulau Wight dan bagian dari Devon, tapi terutama di Sussex dan Kent
DirencanakanSeptember 1940
PerencanaOKW
TujuanPemusnahan Britania Raya sebagai basis operasi militer terhadap Blok Poros[1]
HasilAkhirnya Blok Poros membatalkan operasi ini dan melancarkan Operasi Barbarossa

Operasi Singa Laut (Jerman Unternehmen Seelรถwe, Inggris Operation Sealion) adalah operasi yang sebenarnya akan dilancarkan Jerman untuk menginvasi Inggris pada Perang Dunia II. Angkatan Udara Jerman (Luftwaffe) ditugaskan untuk membombardir daratan Inggris terlebih dahulu dengan menghancurkan markas-markas militer, situs-situs pertahanan di pelabuhan, pabrik, dan lain sebagainya baru setelah itu pasukan darat Jerman akan masuk. Namun, pada kenyataannya, pihak Angkatan Udara Inggris (RAF) dengan mengandalkan pesawat pemburu Spitfire dapat memberikan perlawanan sengit kepada pesawat pembom dan pemburu jerman (berbagai varian Messerschmitt) yang datang sehingga terjadilah pertempuran udara yang seru dan terkenal dengan sebutan Battle of Britain. Akhirnya pertempuran udara ini dimenangkan oleh RAF sehingga memaksa Markas Besar Jerman di Berlin menunda dulu invasinya.

Kutipan

sunting
  1. ^ Fรผhrer Directive 16 Diarsipkan 2014-03-17 di Wayback Machine., July 16, 1940.

Rujukan

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Operasi Singa (1942)

Operasi Lion dilakukan untuk mendirikan pusat intelijen di Sulawesi Tengah (saat itu disebut Selebes). Letnan Satu I.H.T. Hees, Cl. B. Belloni ke-1, seorang

Shiva (seri televisi)

Simpanse Kera Monyet Harimau Singa Beruang Hitam Beruang Kutub Beruang Besar Anak Beruang Pinguin Pinguin Islandia Anjing Laut Banteng Serigala Anaconda

Pertempuran Britania Raya

apabila cuaca baik. Sehingga Laksamana Raeder menyimpulkan bahwa Operasi Singa Laut, operasi untuk mendarat di pantai Britania Raya, baru bisa dilaksanakan

Badan Keamanan Laut

tentang Pembentukan Badan Koordinasi Keamanan di Laut dan Komando Pelaksana Operasi Bersama Keamanan di Laut. Adanya perubahan tata pemerintahan dan perkembangan

The Blitz

dan negara itu tetap melanjutkan peperangan. The Blitz turut memicu Operasi Singa Laut, yaitu rencana invasi Jerman terhadap Britania Raya. Pada bulan Mei

Retiono Kunto Haridiningtias

Angkatan 38 (1992) Komandan KRI Singa Komandan KRI Lemadang Komandan KRI Hassanudin Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Asahan (2012)

Philip, Adipati Edinburgh

pendidikan di Prancis, Jerman, dan Inggris, ia bergabung dengan Angkatan Laut Kerajaan pada tahun 1939, saat ia berusia 18 tahun. Pada bulan Juli 1939

Operasi Apricot

orang Indonesia dengan kode nama Operasi Apricot meninggalkan Darwin untuk mencari tahu nasib dan kelanjutan Operasi Singa. Pada tanggal 14 Januari 1945